• Follow Us On : 

APBD Bengkalis 2018 Defisit Rp1,4 Triliun


Redaksi | Rabu,04 Juli 2018 - 21:14:04 WIB
Dibaca: 1254 kali 
APBD Bengkalis 2018 Defisit Rp1,4 Triliun Ketua DPRD Bengkalis, Abdul Kadir.

BENGKALIS – Terkait Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Bengkalis, Provinsi Riau mengalami defisit sebesar Rp1,4 Triliun, DPRD meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak melaksanakan kegiatan sebelum dilakukan rasionalisasi.

“Dari Rp 3,6 Triliun, APBD Bengkalis mengalami defisit sebesar Rp 1,4 triliun. Kita minta OPD untuk tidak melaksanakan kegiatan supaya  tidak terjadi tumpang tindih,” ujar Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir, Selasa (3/7/2018).

Dikatakan Abdul Kadir rasionalisasi harus segera dilakukan dan proses pembahasan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bengkalis sedang berjalan bersama Pemkab.

“Hari ini kita jadwalkan rapat Bamus untuk menentukan agenda-agenda rapat soal rasionalisasi APBD 2018 tersebut,“ ujarnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Bengkalis ini juga menjelaskan akibat defisit, APBD Bengkalis tinggal Rp 2,2 triliun, sementara belanja langsung yang tidak bisa diotak-atik sebesar Rp 1,4 trilun.

“Rp1,4 Triliun tersebut untuk belanja pegawai, belanja barang dan jasa dan APBD bersisa sebesar Rp800 miliar,” ujarnya.

Sisa anggaran Rp 800 miliar akan digunakan untuk semua kegiatan, termasuk untuk pelayanan kesehatan 10 persen, pendidikan 10 persen dan tunggakan 2017 untuk Alokasi Dana Desa (ADD).

Abdul Kadir merasa sanksi apabila  proyek multiyears tetap dilaksanakan berdampak terhadap  gaji honorer yang tidak bisa dibayarkan.

“Beberapa waktu yang lalu kita DPRD dan Sekda sudah sepakat, agar setiap OPD untuk tidak melakukan kegiatan apapun berasal dari anggaran APBD  sebelum dilakukan rasionalisasi,” kata Abdul Kadir.

Abdul Kadir juga menyayangkan terhadap beberapa OPD yang tidak mematuhi surat edaran dan masih melakukan kegiatan.

“OPD yang berani melaksanakan kegiatan akan kita panggil untuk mengetahui anggaran kegiatan tersebut berasal dari anggaran mana, sementara rasionalisasi belum kita lakukan,“ ujarnya lagi. (mcr/mcr)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,31 Mei 2017 - 23:09:15 WIB

Pencairan APBD Lambat, Ini Kata Plt Sekda Kuansing

TELUK KUANTAN - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris daerah (Sekda) Kuansing, H Muharlius luruskan pembe

Selasa,19 September 2017 - 10:59:02 WIB

Bikin Bingung, LPJ APBD 2016 Pemkab Inhil Dipertanyakan

INHIL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil), khususnya Fraksi Partai Keban

Senin,19 November 2018 - 14:39:59 WIB

Gerakan Kawal APBD Inhil, APMI Geruduk Kantor DPRD

TEMBILAHAN - Asosiasi Pemuda dan Mahasiswa Inhil (APMI) geruduk Kantor DPRD Kabupaten Inhil. Ak

Rabu,11 Juli 2018 - 01:16:26 WIB

Evaluasi APBD, Gubri Pimpin Rapat Tertutup Bersama OPD

PEKANBARU - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman pimpin rapat evaluasi pelaksanaan APBD 2018 bersama

Sabtu,25 November 2017 - 20:28:29 WIB

APBD Perubahan Rohil 2017 Disahkan Rp1,8 Triliun

ROHIL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (24/11/2017) menggelar ra

Jumat,03 Maret 2017 - 20:45:34 WIB

Perbup Bengkalis, Penjabaran Perubahan APBD 2017 Sudah Diteken

BENGKALIS - Pasca telah ditransfernya sisa dana bagi hasil (DBH) migas tahun 2016 untuk kabupaten Be

BERITA LAINNYA
Senin,01 Juni 2020 - 06:51:18 WIB

Abaikan Protokol Kesehatan Berpotensi Menimbulkan Gelombang Kedua Covid-19

BANDUNG - Hampir setiap hari berbagai media sering dihiasi oleh informasi seputar pandemi Coronaviru

Senin,01 Juni 2020 - 06:29:34 WIB

Emie Sukmasari Rilis Lagu Kerinduan Syawal

PADANG – Banyak situasi yang membuat seseorang tidak dapat merayakan Idul Fitri di kampung hal

Jumat,29 Mei 2020 - 17:53:50 WIB

Selamat Datang Era ''New Normal''

BANDUNG - Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang melanda dunia sehingga dinyatakan menjadi sebuah

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI