• Follow Us On : 

Dugaan Permainan Bongkar Wood Chips Milik IKPP, Aparat Hukum Diminta Usut Pelindo Dumai


Redaksi | Selasa,04 Desember 2018 - 15:38:57 WIB
Dibaca: 1546 kali 
Dugaan Permainan Bongkar Wood Chips Milik IKPP, Aparat Hukum Diminta Usut Pelindo Dumai

DUMAI - Aparat hukum diminta usut permainan di Perusahaan PT Pelindo I Cabang Dumai diduga tengah melakukan pembohongan publik terkait aktifitas bongkar wood chips milik PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) melalui kapal bendera Vietnam di Laut Dumai.

Manager Umum Pelindo Dumai Aguslianto dengan tegas mengatakan bahwa perusahaan bongkar muat (PBM) dan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) adalah dermaga umum.

"Pelindo Dumai sebagai ditunjuk PBM oleh Shipper dan TKBM yang bekerja adalah TKBM dermaga umum," kata Aguslianto.

Padahal secara terang bederang wood chips milik IKPP adalah umum dan pembongkaran dilakukan di dermaga umum. Namun pada realitanya kegiatan bongkar dilakukan oleh PBM dan TKBM yang berada di Terminal Khusus (Tersus) atau TUKS.

Hal ini dibenarkan Humas PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Armadi menegaskan bahwa Perusahaan Bongkar Muat (PBM) yang mengawasi dan melakukan pembongkaran adalah PT Maritim Sinar Utama (MSU).

"Benar, saya sudah kordinasi dengan agen kita di Dumai bahwa PBM untuk pembongkaran PT MSU," ujar Armadi, Sabtu (1/12/2018) kemarin.

Erisman, seorang pengamat ekonomi di Dumai mempertanyakan kinerja Pelindo Dumai yang dinilai tidak transparan setiap menjalankan usahanya.

"Ada apa Pelindo Dumai bisa menutupi informasi sebenarnya. Kalau memang PBM PT MSU sampaikan saja ke publik. Ini menyampaikan PBM dan TKBM adalah dermaga umum," ucapnya.

Dia menduga dalam kegiatan ini ada unsur permainan Pelindo Dumai dengan PBM PT MSU. "Kami menduga dua perusahaan ini sudah bermain. Karena keterangan Pelindo dan IKPP sudah bertolak belakang," tegasnya.

Erisman mendesak aparat hukum agar bisa mengusut terkait keluarnya Surat Perintah Kerja (SPK) yang dikeluarkan Pelindo Dumai terkait bongkar wood chips milik IKPP tersebut.

"Karena saya menduga ada yang janggal, maka aparat hukum bisa mengusut terkait masalah ini," harapnya. ***


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,03 Desember 2018 - 12:57:25 WIB

Dugaan Monopoli PBM Wood Chips PT IKPP, Ada Apa dengan Pelindo Dumai?

DUMAI - Kegiatan bongkar wood chips milik PT Indah Kiat & Paper (IKPP) dilaut Dumai menimbu

Rabu,22 Januari 2020 - 16:54:26 WIB

Dugaan Pencemaran Lingkungan, Pelindo Dumai Bakal Panggil Managemen PT EDI

DUMAI - General Manager Pelindo I Cabang Dumai Jonedi Ramli akan memanggil managemen PT Eka Dura Ind

Selasa,22 Agustus 2017 - 01:54:08 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Suap Penjualan Faktur Pajak

JAKARTA (Wahanariau) - Kejaksaan Agung melakukan pengembangan kasus dugaan penerimaan suap penjualan

Selasa,11 Februari 2020 - 16:31:16 WIB

Dugaan Tumpukan Limbah PT Bukara, Ini Tanggapan Legislator Dumai

DUMAI - Dugaan penumpukan limbah padat sisa produksi PT Bumi Karyatama Raharja (Bukara) Dumai (Taiko

BERITA LAINNYA
Rabu,08 Juli 2020 - 04:15:39 WIB

Tsimshatsui Overtakes Causeway Bay as the Most Expensive Retail District for First Time

Greater Central office availability reaches a 15-year high Grade A office rental declined for the

Rabu,08 Juli 2020 - 04:12:42 WIB

Vodacom Tanzania: Send Money to Tanzania from Anywhere Around the World

Over 200 countries can send and receive money via Vodacom's Tanzania M-Pesa. The mobile Money

Rabu,08 Juli 2020 - 04:04:55 WIB

Accuity Helps Leading Banks in Pakistan Stay Ahead of Global Regulatory Requirements

Financial crime compliance solutions ensure that local banks can fight AML/CFT threats in real-time

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI