• Follow Us On : 

Kompolnas Ingatkan Kewaspadaan Peningkatan Kejahatan di Tengah Pandemi Covid-19


Redaksi | Selasa,21 April 2020 - 10:16:23 WIB
Dibaca: 265 kali 
Kompolnas Ingatkan Kewaspadaan Peningkatan Kejahatan di Tengah Pandemi Covid-19

JAKARTA - Seluruh masyarakat dunia, termasuk masyarakat Indonesia tahu dan menyadari bahwa wabah Coronavirus Disease (Covid-19) sedang menyelimuti seluruh permukaan bumi. Hampir tidak ada lagi negara yang bebas wabah Covid-19, tinggal masalah manajemen informasi saja.

Ada negara yang mengambil kebijakan informasi tertutup, dan ada juga yang terbuka. Dalam situasi seperti ini, di beberapa wilayah tampaknya ada peningkatan jumlah tindak kejahatan.

Merujuk teori kejahatan, kejahatan bisa terjadi karena faktor "niat" dan "kesempatan". Para penjahat saat ini nampaknya merasa memiliki "kesempatan" karena Polri dinilai sedang sibuk mengurusi soal pencegahan penyebaran Covid-19. Karena merasa memiliki "kesempatan" inilah akhirnya banyak aksi kejahatan yang terjadi. Baik kejahatan konvensional seperti pencurian, penjambretan, begal, penyelundupan narkoba dan lain-lain. Juga kejahatan modern berbasis IT tidak ketinggalan.

"Untung saja Polri tidak lengah, makanya berhasil menggagalkan penyalahgunaan narkoba di Depok, Lampung Selatan, dan beberapa daerah lainnya. Ini dedikasi dan prestasi yang patut dihargai karena mampu bertindak profesional dalam berbagai tindak kejahatan yang terjadi di tengah masyarakat." kata Komisioner Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI, Dede Farhan Aulawi di Jakarta, saat berbincang-bincang dengan melalui sambungan telepon, Senin (20/4/2020).

Paralel dengan penindakan hukum, Polri juga sedang gencar menjalankan berbagai program Pemerintah di bidang pencegahan penyebaran Covid-19. Mulai dari berbagai aksi simpatik seperti pemberian berbagai bantuan, sosialisasi, sampai pembubaran kerumunan orang.

Menurut Dede, bagi yang tidak mengerti mungkin akan mempergunjingkan, tapi yang mengerti pasti akan berterima kasih. Saat orang lain harus "Stay at Home", sementara polisi harus keluar melakukan patroli untuk kepentingan keselamatan masyarat itu sendiri.

Anggota Polri sebagai manusia biasa yang punya keluarga, sebenarnya ingin beristirahat juga. Namun mengingat panggilan tugas untuk kemanusiaan dan keamanan, akhirnya selalu sigap jalankan kewajiban untuk pastikan masyarakat bisa aman dan tenteram.

"Oleh karenanya, mari bantu seluruh pejuang kemanusiaan yang sedang bertempur melawan Corona, dengan cara yang sangat sederhana "Stay at Home"," pungkas Dede mengakhiri perbincangan.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,07 Mei 2020 - 07:04:05 WIB

Kompolnas Nilai Wajar Penugasan Polri di Kementerian dan Lembaga

BANDUNG - Beberapa hari terakhir ada sorotan dari sebagian masyarakat soal penempatan personil Polri

Rabu,20 Mei 2020 - 18:03:19 WIB

Kompolnas Jelaskan Aturan Penggunaan Senjata Api Oleh Aparat

BANDUNG - Menanggapi beberapa kasus terkait dengan penggunaan senjata api oleh aparat, di media sosi

BERITA LAINNYA
Rabu,20 Mei 2020 - 23:30:40 WIB

Amazon to Help Local Retailers Grow their Businesses Online

Amazon supports local retailers on business continuity during COVID-19 and beyond through Enterpri

Selasa,19 Mei 2020 - 23:10:43 WIB

Modex Partners with UiPath to Offer Log Immutability for RPA Robots

UNITED KINGDOM - EQS Newswire - May 19, 2020 - Modex has partnered with UiPath, the leading enterpri

Selasa,19 Mei 2020 - 23:00:54 WIB

Infor Launches Infor Workforce Management Express Program in China to Help Companies Tackle Business Continuity Challenge and Aid Recovery

Pre-configured, easy-to-use intelligent-scheduling tool aims to help enterprises better manage workf

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI