• Follow Us On : 

PILKADA DUMAI

Kecam Paisal, Ketua DPRD Dumai Dihujat Warganet


Redaksi | Jumat,24 April 2020 - 05:40:54 WIB
Dibaca: 2545 kali 
Kecam Paisal, Ketua DPRD Dumai Dihujat Warganet

DUMAI - Ibarat Menepuk Air Didulang, Tepercik Muka Sendiri mungkin perumpamaan pribahasa ini yang pantas disematkan kepada Ketua DPRD Dumai, Agus Purwanto oleh warga netizen.

Pasalnya, postingan berita di Group Facebook Gerakan Cinta Dumai yang berjudul "Ketua DPRD Kecam Kunjungan Bacalon Wako Dumai ke Ruang Isolasi" mendapat berbagai tanggapan dari warga netizen.

Jumlah komentar pada postingan yang dishare pada hari Rabu pukul 16.22 WIB hingga Kamis 18.18 WIB sudah mencapai 258 komentar. Dilihat dari kolom komentar, kecaman Ketua DPRD kepada Paisal SKM dibanjiri komentar-komentar miring oleh netizen, tak banyak yang mendukung pernyataan Ketua DPRD tersebut.

"Pak Dewan Ketua DPRD Tolong Urus Dulu soal Sembako Warga Dumai ....Tolong pantau kebutuhan Nakes Frontliner covid19... Usah menyibukkan yang tak penting ..Beliau itu pernah jadi Kepala dinas kesehatan Jadi Beliau tau bagaimana Harus bertindak bukan Orang Awam.....Terimakasih banyak atas Perhatiannya," kata akun Facebook Sepni Wita.

"BARU TEDENGO SUARO. BPK DPR... SELAMA INI KEMANA AJO????" tanya akun Riski.

"Ketua DPRD tak usah bahas tu pak Ketua DPRD...kami ni masyarakat awam tak mengenal tu semua..jngan lari kesana kesini..buat beritasatu panas pak dew..bapak Ketua DPRD jadi haruss NETRAL..bantu dlu masyarakat..." Cetus akun Jhody Pratama.

"Hal yg g penting dikecam.......yg penting penting ajalah dulu pak," tutur akun Facebook lainnya Desi Gusmanti.

"Kami sejak di rumahkan belum.ada sembako datang ke rumah cuci tangan sering makan jarang," keluh akun Thalita Vany Aulia.

"Agus Purwanto Mohon di dengar pak aspirasi masyarakat Terima Kasih," tuntut akun Facebook Dwi Dwi.

"Hallo pak dewan,macam mano kami ini,udah lamo dirumah,satupun bantuan tak ado yg sampai,tolonglah kami ini dibantu,tak usah diurus haji faisal tu,taullah dio macam manobaiknyo," kesal akun Yulfarisna.

"Semoga Sehat biar tidak PDP....." Ucap akun Toy Jepreter Alami.

"Jauh Sebelum jadi calon lagi beliau tu memang peduli macam gtu..." Sebut akun Wan DEzha Firdaus.

"Tetap salah menurut undang2 walaupun org kesehatan dokter aja bisa meninggal kena corona," cetus akun Facebook Bayu Kurniawan. 

"Masker mano masker........... Klo tak sembako...mano..Sembako......Jelata Menunggu," komentar terakhir dari akun Rinaldi Palamin.*** (tim)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,05 Januari 2017

Seorang Warga Kecamatan Gaung Nekad Akhiri Hidup Menggunakan Sehelai Kain

TEMBILAHAN (WAHANARIAU) - Entah apa yang merasuki Y (41), warga Parit Setia Budi, Dusun Setia Budi,

Minggu,12 Maret 2017

Ribuan Kepala Keluarga Terdampak Banjir di 4 Kabupaten di Riau, 13 Kecamatan Terisolir Akibat Jalan Putus

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Bencana banjir akibat meluapnya sungai membuat rumah ribuan warga di empat

Sabtu,10 November 2018

Sudah Satu Bulan Gang Ade Kecamatan Bangko Tergenang Air

BAGANSIAPIAPI - Warga jalan Selamat tepatnya gang Ade RT 15 RW 04 Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan B

BERITA LAINNYA
Rabu,23 September 2020
PILKADA DUMAI

KPU Umumkan Empat Pasangan Calon Pilkada Dumai

DUMAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai resmi menetapkan empat pasang calon walikota dan waki

Rabu,23 September 2020

Furniture Anda Luncurkan Perabot Unik untuk Kenyamanan Saat Stay at Home

DEPOK - Pandemi Covid-19 yang masih terjadi membuat masyarakat selalu diminta untuk di rumah saja (S

Rabu,23 September 2020

Cabor Dumai Diminta Serahkan Nama Atlit dan Pelatih Penerima Dana Pembinaan KONI

DUMAI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai minta pengurus cabang olahraga ag

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI