• Follow Us On : 

Pulihkan Pariwisata, Disporaparbud Tasikmalaya Gelar Pelatihan Tata Kelola Objek Wisata


Redaksi | Selasa,07 Juli 2020 - 14:45:28 WIB
Dibaca: 232 kali 
Pulihkan Pariwisata, Disporaparbud Tasikmalaya Gelar Pelatihan Tata Kelola Objek Wisata

TASIKMALAYA - Dimasa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), industri kepariwisataan merupakan salah satu sektor yang kena imbas ekonomi luar biasa sehingga dampaknya aktivitas masyarakat yang terkait dengan sektor ini sangat terpukul.

Kemudian dimasa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Dinas Pemuda, Olah raga, Pariwisata dan Budaya Kota Tasikmalaya segera melakukan pelatihan Tata Kelola Objek Wisata pada hari Jum’at (2/7/2020) yang bertempat di Hotel Grand Metro Kota Tasikmalaya dalam rangka menyiapkan SDM kepariwisataan yang siap melayani para calon wisatawan dengan baik. Bertindak selaku narasumber dalam kesempatan ini adalah Ketua Umum Prawita Genppari Dede Farhan Aulawi.

Pada kesempatan tersebut Dede sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Disporaparbud Kota Tasikmalaya, juga menekankan pentingnya terobosan inovatif dalam tata kelola objek wisata untuk menarik para wisatawan.

Salah satu hal yang perlu dilakukan adalah menggugah kesadaran kolektif masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan, khususnya di lingkungan objek wisata dan umumnya di lingkungannya masing masing.

Disamping itu Dede juga menyarankan agar Covid-19 dijadikan momentum untuk berkontemplasi dalam rangka melakukan penguatan internal dan eksternal. Secara internal perlu ditekankan penguatan kompetensi SDM kepariwisataan, baik menyangkut pelayanan (service excellent) maupun kreativitas dalam pengembangan produk kepariwisataan. Bukan sekedar wisata hiburan saja, tetapi juga wisata produktif, wisata edukasi, wisata religi, wisata kreatif, dan wisata tantangan.

Lalu yang berkaitan dengan penguatan eksternal merupakan perluasan jaringan bisnis kepariwisataan melalui network yang luas, baik di dalam maupun luar negeri. Berbagai organisasi pegiat kepariwisataan perlu dirangkul untuk membantu pemasaran dan promosinya. Termasuk para pengrajin / UMKM yang terkait dengan produk cindera mata kepariwisataan khas daerah.

Termasuk pentingnya membangun sistem untuk mengikat semua sektor terkait dalam sebuah nota kesepahaman yang perlu dipegang sebagai panduan dalam melaksanakan komitmen bersama. Semua tentu ingin maju dan ingin berkembang, maka kerjasama yang satu dengan yang lainnya menjadi sangat penting. Jangan lupakan peran travel agent, tour guide, dan lain lain.

Kemudian Dede juga menyampaikan saran saran perbaikan tata kelola objek wisata secara umum, karena peserta yang hadir bersifat heterogen. Sementara untuk saran saran yang bersifat spesifik biasanya didahului dengan kunjungan ke objek tersebut untuk selanjutnya dianalisa dan dievaluasi.

"Setelah itu baru disampaikan saran saran perbaikan yang implementatif tergantung pada jenis objek wisatanya masing masing. Model ini menjadi salah satu strategi pemulihan dalam rangka menyongsong era baru agar aktivitas kepariwisataan segera pulih namun tetap berpedoman pada protokol kesehatan yang sudah ditetapkan Pemerintah," Pungkas Dede mengakhiri keterangan.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumat,14 Agustus 2020

Kapolda Riau Resmikan Program Jaga Pemilu

PEKANBARU - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH SIK MSi

Jumat,14 Agustus 2020

Hasil Pengawasan, Bawaslu Riau Temukan 51.520 Pemilih Tidak Memenuhi Syarat Masuk Dalam Daftar Pemilih

PEKANBARU - Di Provinsi Riau terdapat 9 Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah Tah

Jumat,07 Agustus 2020

Sun Life Opens Singapore Branch

Move expands Sun Life's presence to eight markets in Asia SINGAPORE - Media OutReach 

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI