• Follow Us On : 

Kisah Mahasiswa Pekanbaru Ambil Bagian dalam Misi Kemanusian di Semeru


Redaksi | Selasa,04 Januari 2022 - 10:51:34 WIB
Dibaca: 155 kali 
Kisah Mahasiswa Pekanbaru Ambil Bagian dalam Misi Kemanusian di Semeru

PEKANBARU - Bencana alam erupsi Gunung Semeru yang terjadi di akhir tahun 2021 telah menimbulkan rasa empati bagi masyarakat Indonesia. Erupsi dari gunung di pulau Jawa ini telah merenggut korban jiwa, harta, dan benda. Ribuan orang telah turun menjadi relawan untuk membantu masyarakat sekitarnya. Satu di antaranya adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (Unilak) Vivaldi Emri Nobel.

Vivaldi bergabung bersama Pusat Koordinasi Daerah Mapala se-Riau/relawan berangkat ke pulau Jawa. Saat berangkat ia menjadi satu-satunya relawan mahasiswa yang berasal dari Riau.

Ia berangkat ke pulau Jawa menggunakan pesawat dengan tujuan Jawa Timur. Kemudian, di sana bergabung bersama relawan lainnya dari seluruh Indonesia, dan melakukan misi kemanusian dari 19-23 Desember 2021.

"Selama di lokasi Erupsi memberikan bantuan dari penggalangan dana. Kemudian diawal-awal melakukan penyisiran lokasi, membersihkan mushola dan kegiatan lainnya. Saat tiba di sana kan abu gunungnya masih panas, jadi memang harus hati-hati. Di awal-awal air besih menjadi kebutuhan mendasar, selain itu pakaian dan makan anak anak dan orang tua juga," ujar Vivaldi.

Diceritakan Vivaldi, saat di candi puro Lumajang, Desa Sipiturang, SAR dan relawan melakukan SAR Sisir.  1 tim SAR berjumlah 10 orang memiliki 1 koordinasi untuk ke tim lain.

Ketika SAR dan relawan melakukan penyisiran lokasi, imbuh Vivaldi, bencana alam yang terjadi di desa Sipiturang Kabupaten Lumajang provinsi Jawa Timur Gunung Semeru, tim menemukan 3 korban jiwa yang meninggal dunia tertimbun di abu vulkanik gunung Semeru. Korban lansung di bawa ke rumah sakit untuk dilakukan atopsi.

"Banyak manfaat yang di dapatkan selama disana, melihat langsung kondisi dari korban Semeru, rasanya kita harus banyak-banyak bersyukur, pelajaran itu yang saya dapatkan," ujarnya. 

Vivaldi mengaku, semangat juang dan rasa kemanusiaan di sana betul betul menggugah hati dan pikiran untuk tetap semangat menjalani hidup.

"Alhamdulillah saya tiba di Pekanbaru 28 Desember 2021 kemarin," tandas Vivaldi, ketika diwawancarai, di Pekanbaru, Senin (3/1/2022).

[Mediacenterriau]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,20 April 2018
Ditembak Bius Dari Jarak 15 Meter

Kisah Panjang Perburan Harimau Bonita Berakhir di Perkebunan Sawit

TEMBILAHAN - Kisah panjang 'perburuan' harimau liar Bonita berakhir sudah. Satwa langka yang

Rabu,03 Agustus 2016

Ini Kisah Kakek Setahun yang Lalu Meninggal dan Dimakamkan Tiba-tiba Pulang Kerumah

YOGYAKARTA (WR) - Cerita unik datang dari Yogyakarta. Waluyo (62) yang telah dinyatakan meninggal da

Sabtu,12 Agustus 2017

Kisah Ibu Monster, Menyiksa Anak dan Membiarkannya Kelaparan

LONDON (WAHANARIAU)  -- Bagi Andrew Copley, monster itu adalah ibu kandungnya, Christine Copley

BERITA LAINNYA
Senin,24 Januari 2022

Hang Lung Properties Commits to Setting Science-Based Targets to Reach Net-Zero Emissions by 2050

HONG KONG SAR - 24 January 2022 - Hang Lung Properties (Stock Code: 00101) (the "Company"

Senin,24 Januari 2022

Hong Kong Rejoins Global Top Ten Data Center Markets, Ranked Second in Asia Pacific

Hong Kong is in sixth position in 2022 data center global rankings Shanghai retains fourth-placed

Senin,24 Januari 2022

Spackman Media Group Artist Lee Cho-Hee Set To Star In Upcoming Korean TV Drama, President Jeong Yak-Yong, Slated To Be Released In February 2022

Represented by MSteam, a wholly-owned subsidiary of Spackman Media Group, Lee Cho-hee of MSteam is

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI