• Follow Us On : 

Indonesia dan Malaysia Jalin Operasi Bersama Perangi Illegal Fishing


Redaksi | Selasa,25 Januari 2022 - 01:21:14 WIB
Dibaca: 375 kali 
Indonesia dan Malaysia Jalin Operasi Bersama Perangi Illegal Fishing Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (batik kuning) menerima kunjungan Menteri Dalam Negeri Malaysia Dato’ Seri Hamzah Bin Zainudin di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Senin (24/1/2022).

PEKANBARU - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan komitmennya dalam menjaga laut dari praktik illegal fishing saat bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Malaysia Dato’ Seri Hamzah Bin Zainudin di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Senin (24/1/2022).

Keduanya sepakat melakukan operasi pengawasan bersama (joint operation) untuk menekan terjadinya praktik illegal fishing yang masih saja terjadi di perairan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya di wilayah perairan Selat Malaka yang masih tumpang tindih (unresolved maritime boundary).

Dalam keterangan tertulis resmi, Wahyu Trenggono mengatakan, pengawasan bersama ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada nelayan kedua negara, supaya tidak ada lagi penangkapan yang dilakukan oleh otoritas Malaysia terhadap nelayan Indonesia begitu pun sebaliknya.

"Perlu adanya operasi bersama (joint operation) antara otoritas Malaysia dengan PSDKP KKP, tidak hanya dengan Kepolisian dan Bakamla," ujar Menteri Trenggono dalam keterangan resminya, dikutip Senin (24/1/2022).

Di samping patroli bersama secara langsung di laut, Menteri Trenggono dan Menteri Dato’ Seri Hamzah juga sepakat perlunya penguatan teknologi agar pengawasan bersama tersebut bisa berjalan optimal.

Menteri Trenggono menambahkan, pengawasan bersama juga dalam rangka menjaga ekosistem perikanan tetap berkelanjutan. Kapal illegal fishing yang selama ini berhasil ditangkap, kebanyakan menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan demi mendapat hasil tangkapan melimpah.

"Saat ini masih ada 14 nelayan Indonesia yang menjalani proses hukum di Malaysia. Begitu juga dengan nelayan Malaysia yang menjalani proses hukum di Indonesia. Harapannya dengan operasi bersama, tidak ada lagi yang melanggar aturan dan tidak ada lagi penangkapan," pungkas Menteri Trenggono.

Menteri Dalam Negeri Malaysia Dato’ Seri Hamzah Bin Zainudin mengusulkan, joint operation dilakukan rutin tiga sampai empat kali dalam satu tahun. Operasi ini menurutnya sebagai langkah tegas Pemerintah Indonesia dan Malaysia dalam memerangi praktik illegal fishing.

"Bahwa operasi yang dilakukan bukan untuk nelayan negara luar, tapi nelayan dari negara kita sendiri (Indonesia - Malaysia) yang tidak mau mengikuti undang-undang," tegasnya.

Langkah selanjutnya setelah pertemuan dua menteri, akan dilakukan penyusunan dokumen kerja sama oleh kementerian/lembaga masing-masing yang terkait sebagai wujud kesepakatan secara formal.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Trenggono didampingi oleh para pejabat eselon I lingkup KKP. Sementara Menteri Dalam Negeri Malaysia Dato’ Seri Hamzah Bin Zainudin didampingi oleh pejabat teras kementeriannya, Kuasa Usaha Ad interim Kedubes Malaysia untuk Indonesia, serta Kepala Kepolisian Malaysia.

Berdasarkan data, Ditjen PSDKP menangkap 22 KIA Malaysia sepanjang tahun 2021, karena melakukan aktivitas IUU Fishing dengan jenis alat tangkap mayoritas adalah trawl di perairan Selat Malaka (WPPNRI 571) dan perairan Laut Natuna Utara (WPPNRI 711).

Sumber : Mediacenterriau


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,17 April 2017

Peduli Jurnalisme Berkualitas, Sejumlah Media Online Dirikan Asosiasi Media Siber Indonesia

JAKARTA - Perkembangan teknologi informasi telah meningkatkan dan mengembangkan industri konten digi

Kamis,17 Agustus 2017

Kapolri Tito: Tidak Ada Negara Lain Sekaya Indonesia

JAKARTA (Wahanariau) -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, tidak ada negara lain di dunia i

Senin,26 Maret 2018
Alokasi Minimum 100.000 Formasi Tiap Tahun

Ciptakan Pendidikan Indonesia Berkelas Dunia, Kemendikbud Butuh 736.000 Guru Baru

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, meminta Menteri Pendayagunaan Aparatu

Senin,11 Juli 2016

WNI Kembali Disandera, Kemenhub Larang Pelayaran Indonesia ke Filipina

Samarinda - Senin (11/7/2016), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Dirjen Perhubungan Laut (H

Sabtu,25 Februari 2017

Di Australia, Jokowi Nyatakan Iklim Investasi Indonesia Positif

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa iklim investasi di Indonesia saat ini

Senin,26 Februari 2018

Presiden Berharap Film ‘Dilan 1990’ Jadi Inspirasi Industri Kreatif Indonesia

JAKARTA - Kreativitas dapat timbul dari sebuah kesederhanaan. Film ‘Dilan 1990’ adalah c

BERITA LAINNYA
Kamis,19 Mei 2022

Top Cryptocurrency Exchange Bybit Offers Up to 30% APY on Its New Liquidity Mining Pools

DUBAI - 19 May 2022 - Bybit, a cryptocurrency with the second largest BTC Futures exchange by open i

Kamis,19 Mei 2022

Far East Hospitality Beralih ke Merek Australia untuk Percepat Pertumbuhan

Mendayagunakan kemitraan usaha bersama jangka panjang dengan TFE Hotels (Toga Far East Hotels) untuk

Kamis,19 Mei 2022

VinFuture Prize 2022 Officially Announces Commencement of the Pre-screening Round

HANOI - 19 May 2022 - On May 18th, 2022 – The commencement of VinFuture Pre-Screening Round ha

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI