AACHEN, JERMAN – Newsaktuell – Aachen, FEV bekerja sama dengan Daimler Buses untuk menciptakan bus jarak jauh pertama dengan sistem penggerak sel bahan bakar hidrogen. Titik awal untuk demonstrator teknologi “H₂ Coach”, yang ditujukan untuk tujuan pengujian, adalah bus Setra konvensional. Ini menandai langkah penting menuju perjalanan jarak jauh yang bebas emisi secara lokal: waktu pengisian bahan bakar yang singkat, jarak tempuh minimal 800 kilometer per tangki, serta operasi yang senyap menegaskan nilai praktisnya.

Daimler Buses dan FEV secara bersama-sama melakukan transformasi sistem lengkap dari penggerak diesel menjadi kendaraan listrik sel bahan bakar. Setelah merancang konsep kendaraan secara keseluruhan, FEV mengambil alih integrasi mekanik dan E/E (elektrik/elektronik). Salah satu fitur yang membedakan adalah bahwa komponen individual yang digunakan — termasuk sel bahan bakar, komponen tegangan tinggi (seperti baterai dan motor listrik), rakitan tangki H₂, unit kontrol termasuk perangkat lunak — berasal dari berbagai platform teknologi Daimler Buses dan Daimler Truck. FEV mengintegrasikan sistem-sistem tersebut menjadi powertrain fungsional dalam kendaraan secara keseluruhan.
Faktor penting dalam proses pengembangan adalah keselamatan. Berbagai langkah keselamatan dikembangkan untuk berbagai skenario benturan, serta untuk keselamatan fungsional, tegangan tinggi, dan hidrogen.
“‘H₂ Coach’ menunjukkan secara mengesankan bagaimana subsistem yang kompleks dapat diintegrasikan menjadi kendaraan lengkap yang dapat diuji dan aman ketika keahlian kendaraan, powertrain, dan E/E berasal dari satu sumber. Dengan pendekatan one-stop-shop kami, kami mampu memberikan solusi kustom yang diinginkan pelanggan dengan cepat dan efisien – dari konsep hingga persetujuan,” ungkap Klaus Wolff, Wakil Presiden Manajemen Proyek di FEV, dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026).
Setelah mendapatkan persetujuan dari otoritas inspeksi teknis Jerman TÜV dan lulus uji kompatibilitas elektromagnetik, FEV menyerahkan kendaraan tersebut kepada Daimler Buses pada musim panas 2025 setelah sekitar dua tahun kerja proyek bersama.
Hashtag: #RMBThe issuer is solely responsible for the content of this announcement.
