DUMAI – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan jajaran Kodim 0320/Dumai melalui patroli dan sosialisasi langsung kepada masyarakat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan Babinsa Kelurahan Bukit Batrem, Koramil 01/Dumai, Sertu Nono Supriadi bersama Ketua RT setempat, Emi, pada Sabtu (4/4/2026).
Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah titik rawan di Jalan Perjuangan, Jalan Sukarno-Hatta, Jalan Keluarga Ujung, serta Jalan Batu Bintang, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur. Wilayah tersebut didominasi lahan gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran, terutama pada musim kemarau.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memantau langsung area perkebunan masyarakat serta lahan kosong semak belukar yang berpotensi terbakar. Kondisi lahan gambut dengan kedalaman mencapai sekitar tiga meter dan keterbatasan sumber air menjadi faktor yang membuat kebakaran sulit dipadamkan apabila terjadi.
Selain patroli, Babinsa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Warga dihimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan karena selain merusak lingkungan, juga berpotensi melanggar hukum.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi sejak dini potensi kebakaran hutan dan lahan, sekaligus sebagai langkah monitoring titik api di wilayah rawan karhutla. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar serta tidak ditemukan adanya titik api maupun asap.
Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso menegaskan bahwa patroli rutin yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari implementasi instruksi pimpinan dalam menjaga wilayah dari ancaman karhutla.
“Patroli dan sosialisasi harus terus dilakukan secara konsisten sebagai langkah deteksi dini. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan bebas dari karhutla,” tegas Dandim.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kota Dumai.
“Keterlibatan masyarakat sangat penting. Dengan kepedulian bersama, kita bisa meminimalisir risiko karhutla yang berdampak luas bagi kesehatan, lingkungan, dan perekonomian,” pungkasnya.***
