DUMAI – Pembangunan jembatan Armco di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, terus berjalan sebagai upaya mendukung akses transportasi dan meningkatkan konektivitas masyarakat di daerah tersebut.
Kegiatan pembangunan yang berada di bawah pengawasan Kodim 0320/Dumai melalui Koramil 03/Sungai Sembilan itu dilaksanakan pada Kamis (28/5/2026).
Adapun pembangunan dilakukan di dua titik, yakni di Jalan Cempaka Gang Listrik dan Jalan Sukaramai, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan.
Untuk lokasi pertama di Jalan Cempaka Gang Listrik, jembatan Armco dibangun sebagai penghubung antara Kelurahan Lubuk Gaung dan Kelurahan Basilam Baru. Jembatan memiliki bentangan sepanjang 8 meter dengan lebar sungai sekitar 5 meter dan kedalaman air mencapai 1 hingga 3 meter.
Pekerjaan yang dilakukan saat ini meliputi pengalihan aliran air guna mendukung proses pembangunan. Meski demikian, tim di lapangan masih menghadapi kendala berupa arus air yang cukup deras serta sebagian material yang harus didatangkan dari luar kota.
Sementara itu, pembangunan jembatan Armco di Jalan Sukaramai memiliki bentangan lebih panjang, yakni 22 meter dengan lebar sungai mencapai 10,40 meter. Jembatan tersebut nantinya akan dimanfaatkan sekitar 850 warga dari 380 kepala keluarga sebagai akses penghubung antarwilayah.
Pada lokasi kedua ini, pekerjaan difokuskan pada proses perakitan besi jembatan. Kendala yang dihadapi di antaranya kondisi sungai yang masih banjir serta pengaruh pasang surut air laut yang cukup mempengaruhi proses pengerjaan.
Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, mengatakan pembangunan jembatan Armco tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga.
“Pembangunan jembatan Armco ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga dan meningkatkan akses antarwilayah. Walaupun terdapat sejumlah kendala di lapangan, personel bersama masyarakat tetap bekerja semaksimal mungkin agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Dandim.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menyukseskan pembangunan tersebut.
“Kami mengapresiasi dukungan masyarakat yang ikut membantu proses pekerjaan di lapangan. Semangat gotong royong ini menjadi kekuatan bersama dalam membangun wilayah dan membantu kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Hingga saat ini, situasi di lokasi pembangunan dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.***
