DUMAI – Program pembangunan jembatan Armco yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan terus menunjukkan progres positif. Personel Koramil 03/Sungai Sembilan bersama pekerja dan masyarakat setempat secara bergotong royong melanjutkan pengerjaan dua titik jembatan yang menjadi akses vital penghubung antarwilayah di Kelurahan Lubuk Gaung dan Kelurahan Basilam Baru, Selasa (2/6/2026).
Pada titik pertama yang berada di Jalan Cempaka Gang Listrik, Kelurahan Lubuk Gaung, pekerjaan difokuskan pada menunggu proses pengeringan hasil pengecoran sebelum dilanjutkan dengan perakitan konstruksi Armco.
Jembatan dengan bentangan 8 meter tersebut nantinya akan menjadi akses penting bagi sekitar 300 jiwa atau 170 Kepala Keluarga yang selama ini mengalami keterbatasan mobilitas akibat kondisi infrastruktur yang belum memadai.
Sementara itu, pada titik kedua di Jalan Sukaramai, Kelurahan Lubuk Gaung, kegiatan pembangunan memasuki tahap pengalihan arus sungai sebagai persiapan pekerjaan konstruksi utama. Jembatan dengan bentangan sepanjang 22 meter tersebut diproyeksikan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 850 jiwa atau 380 Kepala Keluarga yang bermukim di kawasan sekitar.
Meski dihadapkan pada sejumlah kendala seperti kondisi pasang surut air laut, tingginya debit air sungai saat banjir, serta sebagian material yang harus didatangkan dari luar daerah, proses pembangunan tetap berjalan sesuai rencana dengan mengedepankan faktor keselamatan dan kualitas pekerjaan.
Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, mengatakan bahwa pembangunan jembatan Armco ini merupakan bentuk komitmen TNI AD melalui satuan kewilayahan dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan Armco ini nantinya mampu meningkatkan konektivitas antar-kelurahan serta memberikan kemudahan akses bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa keterlibatan personel TNI dalam pembangunan tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus dijaga dan diperkuat melalui berbagai kegiatan pembangunan di wilayah.
"Sinergi antara TNI, pemerintah, pekerja lapangan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan ini. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi energi positif untuk menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang maksimal dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang," tambahnya.
Hingga saat ini, situasi di kedua lokasi pembangunan terpantau aman dan kondusif. Seluruh kegiatan berjalan lancar dengan dukungan penuh dari masyarakat yang turut berpartisipasi dalam proses pembangunan demi terwujudnya akses transportasi yang lebih baik di Kecamatan Sungai Sembilan.***
