DUMAI - Babinsa Kelurahan Teluk Binjai Koramil 01/Dumai, Serka Arjuna Endar, melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut dipadukan dengan pendampingan karya nyata tanaman kacang panjang milik Abdul yang berada di Jalan MTs, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Patroli dan sosialisasi dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan dampak luas bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Dalam kesempatan itu, Babinsa juga mengingatkan warga untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan di wilayah binaan.
"Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena selain berbahaya bagi lingkungan, tindakan tersebut juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas," ujar Serka Arjuna Endar.
Selain memberikan sosialisasi Karhutla, Babinsa turut melakukan pendampingan terhadap kegiatan pertanian warga melalui pemantauan tanaman kacang panjang yang dikembangkan pada lahan seluas sekitar satu hektare. Pendampingan tersebut dilakukan untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
"Kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Dumai," kata Serka Arjuna Endar.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mengurangi risiko banjir serta menciptakan kawasan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Edukasi diberikan secara langsung kepada warga agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik.
"Menjaga alam dan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian masyarakat, potensi terjadinya Karhutla maupun bencana lingkungan lainnya dapat diminimalkan," ungkap Serka Arjuna Endar.
Berdasarkan hasil patroli, lokasi yang dipantau berada di lahan berstatus tanah mineral dengan tingkat kerawanan masih dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terkait bahaya pembakaran lahan.
Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman dan kondusif, cuaca mendung, serta tidak ditemukan adanya titik api maupun titik asap di wilayah yang dipantau.***
