DUMAI – Komitmen Kodim 0320/Dumai dalam membantu meningkatkan infrastruktur bagi masyarakat terus diwujudkan melalui pembangunan dua unit Jembatan Armco di wilayah Koramil 03/Sungai Sembilan. Meski dihadapkan pada cuaca hujan serta kondisi pasang surut air laut, progres pembangunan tetap berjalan, Rabu (24/6/2026).
Pembangunan pertama berada di Jalan Cempaka Gang Listrik, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan. Jembatan dengan bentangan 8 meter tersebut akan menghubungkan Kelurahan Lubuk Gaung dengan Kelurahan Basilam Baru dan diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 300 jiwa dari 170 kepala keluarga.
Pada lokasi ini, pekerjaan difokuskan pada penimbunan lantai jembatan. Pengerjaan melibatkan dua personel TNI, empat pekerja, serta dua warga setempat yang bergotong royong menyelesaikan pembangunan.
Sementara itu, pembangunan Jembatan Armco kedua berada di Jalan Sukaramai, Kelurahan Lubuk Gaung. Jembatan sepanjang 22 meter tersebut akan menjadi akses penghubung antara Kelurahan Lubuk Gaung dan Kelurahan Basilam Baru serta memberikan manfaat bagi sekitar 850 jiwa dari 380 kepala keluarga.
Di lokasi kedua, pekerjaan difokuskan pada perakitan rangka besi jembatan dengan melibatkan dua personel TNI, empat pekerja, dan tiga warga.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan di kedua titik menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi sungai yang dipengaruhi arus deras serta pasang surut air laut. Selain itu, sebagian material konstruksi harus didatangkan dari luar Kota Dumai. Meski demikian, seluruh rangkaian pekerjaan tetap berlangsung dengan aman dan terkendali.
Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Armco merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi dan memperlancar aktivitas perekonomian warga.
"Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi juga menjadi akses yang akan mempermudah mobilitas masyarakat, mempercepat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan lainnya. Kami akan terus berupaya menyelesaikan pembangunan ini dengan tetap mengutamakan kualitas, meskipun menghadapi tantangan cuaca maupun kondisi alam di lapangan," ujar Dandim.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang turut berpartisipasi dalam pembangunan tersebut.
"Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam setiap pembangunan di wilayah. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa dengan semangat gotong royong, berbagai tantangan dapat dihadapi demi kepentingan bersama," tutup Letkol Arm Herman Santoso.***
