Karhutla Kembali Terjadi di Mundam, 1,5 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Karhutla Kembali Terjadi di Mundam, 1,5 Hektare Lahan Gambut Terbakar

DUMAI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Selasa (18/8/2026). Kebakaran melanda lahan semak belukar dan tanah gambut di sekitar Jalan Nenas dan Jalan Parit Tugu.

Lokasi kebakaran berada di Jalan Parit Tugu RT 04, Kelurahan Mundam, dengan titik koordinat 1.648124° N dan 101.492622° E. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare.

Dalam upaya penanganan, personel TNI dari Koramil 02/Bukit Kapur (BK) Kodim 0320/Dumai bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai turun langsung melakukan pemadaman.

Sebanyak 8 personel TNI dan 9 personel BPBD dikerahkan ke lokasi. Petugas menggunakan dua unit mesin pemadam, masing-masing satu unit milik BPBD dan satu unit milik TNI, dengan dukungan 21 rol selang buang serta dua selang hisap.

Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso mengatakan, penanganan karhutla terus dilakukan secara cepat dan terpadu guna mencegah api meluas, terlebih kondisi lahan yang terbakar merupakan kawasan semak belukar dan tanah gambut.

“Personel kita bersama BPBD langsung melakukan pemadaman di lokasi. Kondisi lahan gambut membutuhkan penanganan ekstra karena api dapat merambat dan muncul kembali di bawah permukaan tanah,” ujar Letkol Arm Herman Santoso.

Ia menyebutkan, dari sekitar 1,5 hektare lahan yang terbakar, petugas telah berhasil memadamkan sekitar 1 hektare. Saat ini titik api dilaporkan sudah nihil, namun masih terdapat asap di sejumlah bagian lahan.

“Walaupun titik api sudah nihil, kita tetap melakukan pemantauan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala. Angin yang cukup kencang menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman,” katanya.

Dandim juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat memicu cepatnya penyebaran api.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Pencegahan dan penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak,” tegasnya.

Jarak lokasi kebakaran dari Koramil 02/Bukit Kapur mencapai sekitar 38 kilometer. Hingga kegiatan berlangsung, proses pemadaman dan penanganan karhutla berjalan aman dan lancar.***

Berita Lainnya

Index