Amankan Jalur Pipa PHR, Koramil 02/BK dan Security Lakukan Patroli hingga Km 22

Amankan Jalur Pipa PHR, Koramil 02/BK dan Security Lakukan Patroli hingga Km 22

DUMAI - Tim Patroli SKK Migas Koramil 02/BK bersama Security PT Pertamina Hulu Rokan melaksanakan patroli keamanan dan pengecekan jalur pipa minyak PT Pertamina Hulu Rokan, Senin (31/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung mulai sekira pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB dengan menyusuri jalur pipa di wilayah Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai.

Patroli melibatkan personel Koramil 02/BK Sertu Roni Sandra bersama dua orang Security PT Pertamina Hulu Rokan, yakni Alvian dan Ari. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan pembinaan teritorial (Binter) melalui kerja sama SKK Migas Sub Sektor dengan Kodim 0320/Dumai.

Dalam pelaksanaannya, tim menyusuri jalur pipa minyak PT Pertamina Hulu Rokan di sepanjang Jalan Soekarno Hatta, mulai dari Kelurahan Bagan Besar Km 16 hingga Km 22 dan berakhir di wilayah Kelurahan Bukit Kapur, Kecamatan Bukit Kapur.

Babinsa Sertu Roni Sandra mengatakan patroli dilakukan untuk memastikan kondisi jalur pipa tetap aman sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat yang berada di sekitar jalur tersebut.

"Kegiatan patroli ini dilaksanakan untuk mengecek kondisi jalur pipa minyak sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan keberadaan fasilitas milik PT Pertamina Hulu Rokan," ujar Sertu Roni Sandra.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat di sepanjang jalur pipa diimbau agar tidak mendirikan bangunan di atas zona jalur pipa. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan pengeboran terhadap pipa karena dapat menimbulkan risiko dan berhadapan dengan proses hukum.

Sertu Roni Sandra juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil besi-besi milik PT Pertamina Hulu Rokan serta tidak melakukan pembakaran sampah di atas jalur pipa karena dapat membahayakan keamanan fasilitas dan lingkungan sekitar.

"Selain menjaga jalur pipa, masyarakat juga diharapkan tidak mengambil material milik Pertamina maupun membakar sampah di atas jalur pipa. Apabila ada hal yang mencurigakan, segera disampaikan agar dapat ditindaklanjuti," kata Sertu Roni Sandra.***

Berita Lainnya

Index