Cegah Gangguan Aset Vital, Babinsa Koramil 01 Dumai Bersama PHR Sasar Jalur Pipa

Cegah Gangguan Aset Vital, Babinsa Koramil 01 Dumai Bersama PHR Sasar Jalur Pipa

DUMAI - Patroli bersama SKK Migas dan Security Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyasar jalur pipa minyak di sejumlah wilayah Kota Dumai, Minggu (30/8/2026). Kegiatan yang melibatkan Babinsa Koramil 01/Dumai ini tidak hanya memastikan keamanan aset vital, tetapi juga memperkuat komunikasi dengan masyarakat terkait keselamatan di sekitar jalur pipa.

Patroli dan sosialisasi tersebut dimulai sekira pukul 09.10 WIB dengan melibatkan Serda K.J. Saragih bersama dua personel Security PT PHR, yakni Ferdi Hasanova Zebua dan Rozali. Tim melakukan pengecekan kondisi pipa minyak sekaligus menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat.

Rute patroli dimulai dari Jalan Soekarno Hatta, tepatnya dari depan Pos Pertamina, kemudian menuju kawasan Jalan Soekarno Hatta atau Bukit Jin, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur. Selanjutnya, tim bergerak menuju jalur pipa di Jalan Abdul Rab Khan hingga berakhir di Jalan Gatot Subroto Kilometer 12, Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Selatan.

Babinsa Koramil 01/Dumai Serda K.J. Saragih mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari kegiatan penguatan pembinaan teritorial melalui kerja sama dengan SKK Migas dan Security PT PHR.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari patroli penguatan pembinaan teritorial bersama SKK Migas dan Security PT PHR. Selain melakukan pengecekan keamanan pipa, kami juga melaksanakan Komsos dengan masyarakat di sekitar jalur pipa,” ujar Serda K.J. Saragih.

Dalam Komsos tersebut, Babinsa menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berjualan di sepanjang jalur pipa Pertamina, khususnya di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mekar Sari. Sosialisasi dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menjaga keamanan dan keselamatan di sekitar aset vital tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berjualan atau melakukan aktivitas yang dapat mengganggu keamanan di sepanjang jalur pipa. Keselamatan masyarakat dan keamanan aset harus menjadi perhatian bersama,” kata Serda K.J. Saragih.

Menurutnya, sinergi antara aparat kewilayahan, pihak pengamanan perusahaan dan masyarakat diperlukan untuk menjaga kondisi wilayah tetap aman. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan atau hal mencurigakan di sekitar jalur pipa.

Hasil patroli tidak menemukan adanya hal-hal menonjol (HHM), sehingga seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi, Komsos dan pengecekan jalur pipa dapat berjalan dengan tertib dan lancar.***

Berita Lainnya

Index