DUMAI — TNI jajaran Kodim 0320/Dumai melalui Babinsa Kelurahan Lubuk Gaung Koramil 03/Sungai Sembilan, Pelda Tarmin, memantau kegiatan pembangunan Jembatan Beton Tahap VII di Jalan KUD RT 21, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Minggu (4/10/2026).
Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu sarana penting bagi masyarakat setempat karena berfungsi sebagai penghubung wilayah RT 21. Jembatan memiliki panjang bentangan sekitar 8 meter dan melintasi sungai dengan lebar sekitar 5 meter.
Dalam kegiatan tersebut, pekerjaan yang dilakukan meliputi perakitan besi balok dan pengemalan. Proses pengerjaan melibatkan dua personel TNI, tiga pekerja serta dua orang masyarakat.
Jembatan tersebut nantinya diharapkan memberikan manfaat bagi sekitar 413 jiwa atau 240 kepala keluarga yang berada di wilayah tersebut.
Babinsa Pelda Tarmin turut memantau kondisi pekerjaan di lapangan sekaligus memastikan kegiatan pembangunan berjalan dengan aman dan terkendali. Salah satu kendala yang ditemukan dalam proses pengerjaan adalah kondisi air sungai yang sedang pasang.
Komandan Kodim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso mengatakan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan pembangunan infrastruktur masyarakat merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan warga.
“Babinsa harus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan pembangunan fasilitas umum yang memiliki manfaat langsung bagi warga. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat membantu memonitor perkembangan pekerjaan serta menjaga komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat,” ujar Letkol Arm Herman Santoso.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut memiliki arti penting karena dapat mendukung mobilitas masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar RT 21 Kelurahan Lubuk Gaung.
“Kita berharap pembangunan jembatan ini dapat berjalan dengan baik dan selesai sesuai rencana, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari,” katanya.
Dandim juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar tetap memperhatikan faktor keselamatan selama proses pembangunan, terlebih kondisi sungai yang dipengaruhi pasang air.
“Kita juga mengimbau agar aspek keselamatan tetap menjadi perhatian selama pekerjaan berlangsung. Koordinasi antara pekerja, masyarakat dan Babinsa perlu terus dijaga agar pembangunan berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.
Hingga kegiatan pemantauan berlangsung, situasi di lokasi pembangunan jembatan dalam keadaan aman dan terkendali.***
