• Follow Us On : 

Mantap...! Antisipasi Obral Remisi Bagi Para Koruptor, KPK Siapkan Tuntutan Hukuman Mati


Redaksi | Minggu,21 Agustus 2016 - 02:26:23 WIB
Dibaca: 1622 kali 
Mantap...! Antisipasi Obral Remisi Bagi Para Koruptor, KPK Siapkan Tuntutan Hukuman Mati Ilustrasi @Internet

JAKARTA (WR) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kebijakan pemerintah yang memberikan remisi bagi koruptor. Oleh karena itu lembaga antikorupsi tersebut akan menyiapkan tuntutan pidana hukuman mati bagi terdakwa kasus korupsi

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menilai, pemberian remisi bagi koruptor yang terus menerus diberikan pemerintah lewat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tidak mencerminkan semangat pemberantasan korupsi.

Apalagi pemberian itu bertepatan dengan perayaan HUT ke-71 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2016. Adapun jumlah narapidana kasus korupsi yang mendapatkan remisi sebanyak 428 orang.

Dua di antaranya, terpidana tujuh tahun penjara kasus suap pengurusan anggaran proyek pembangunan Wisma Atlet, SEA Games, Palembang (remisi lima bulan). Berikutnya, terpidana 30 tahun kasus dugaan suap pajak dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Gayus Halomoan Tambunan (remisi enam bulan). Kasus Nazaruddin ditangani KPK sedangkan Gayus ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).

Menurut Basaria, untuk mengantisipasi pemberian atau obral remisi bagi koruptor maka KPK berencena menerapkan tuntutan pidana mati. “Kalau syarat terpenuhi kita tuntut hukuman mati aja,” kata Basaria kepada KORAN SINDO, Kamis (18/8/2016).

Syarat yang dimaksud Basari terkait pidana mati tertuang dalam Pasal 2 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Hukuman pidana mati adalah terusan dari Pasal 2 ayat 1 tentang perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi sehingga mengakibatkan kerugian negara dalam pengadaan barang/jasa.

Add Friend


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,01 Agustus 2016 - 15:41:04 WIB
Terkait Kerusuhan SARA di Tanjungbalai

Mantap...! Kapolri Sudah Kantongi Nama Provokator Penyebab Kerusuhan

JAKARTA(WR) - Kerusuhan bernuansa SARA di Tanjungbalai, Sumatera Utara, meluas akibat provokasi yang

Senin,18 September 2017 - 11:51:34 WIB

Mantap...! Negara Lain Belajar Bagaimana Indonesia Mengelola Kerukunan, Kemajemukan, dan Kebinekaan

SOLO - Indonesia adalah negara besar. Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Negara Indone

Selasa,29 Agustus 2017 - 03:52:12 WIB

Mantap...! Aset Nazaruddin Sebesar Rp24,5 Miliar Dihibakan KPK ke Lembaga Arsip

JAKARTA (Wahanariau) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghibahkan aset mantan Bendahara Umum (B

Kamis,29 Desember 2016 - 15:42:33 WIB

Mantap...! Ini 6 Pemusnahan yang Digelar Bea Cukai di Penghujung Tahun

WAHANARIAU -- Berakit ke hulu, berenang ke tepian. Menuju tahun baru, Bea Cukai gelar pemusnahan. Na

Rabu,14 Desember 2016 - 19:26:42 WIB

Mantap...! Dalam Waktu 4 Bulan, Sudah 129 Kapal Ditenggelamkan

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Nama Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, tak bisa jauh-jauh da

Selasa,29 Agustus 2017 - 02:51:06 WIB

Mantap...! Pemerintah Ingin Beli Sukoi Pakai Kerupuk

JAKARTA (Wahanariau) - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, pemerintah akan menukar s

BERITA LAINNYA
Rabu,15 Agustus 2018 - 00:28:28 WIB

More than 400 IT Professionals Joined CLOUDSEC Hong Kong 2018

CHINA - 14 August 2018 - More than 400 professionals from Hong Kong and Macau today joined CLOUDSEC

Rabu,15 Agustus 2018 - 00:22:40 WIB

Avnet Memperluas Jaringan dengan Microchip

Dinobatkan sebagai Mitra Pemasaran Global bagi Microsemi Portfolio   PHOENIX - 14 AGUSTUS 201

Selasa,14 Agustus 2018 - 00:01:23 WIB

Sihuan Pharmaceutical’s Self-Developed Innovative Oncology Drug Pirotinib Commenced Phase II Clinical Trial in China

Led by Top Oncologist Professor Wu Yilong Expected to Commence Phase III Clinical Trial in 2H2019. D

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI