• Follow Us On : 

Korupsi Militer, Menanti 'Puisi' Lain Panglima Gatot


Alink Mhd Iskandar | Rabu,31 Mei 2017 - 11:05:06 WIB
Dibaca: 1602 kali 
Korupsi Militer, Menanti 'Puisi' Lain Panglima Gatot Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyatakan pengungkapan kasus korupsi militer merupakan hasil kerja dengan KPK. Namun efektivitas penyelidikan dipertanyakan. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

JAKARTA -- Langkah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengusut kasus dugaan korupsi proyek pengadaan helikopter Augusta Westland (AW)-101 diapresiasi sejumlah pihak. 

Kasus yang diduga menimbulkan kerugian negara hingga Rp220 miliar itu menetapkan tiga nama anggota militer sebagai tersangka, salah satunya perwira tinggi TNI AU Marsekal Pertama berinisial FA.

Gatot menyatakan, penetapan tiga tersangka ini merupakan hasil pengusutan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tiga bulan terakhir. Pihaknya bersama KPK telah memeriksa enam orang dari militer dan tujuh orang dari pihak sipil atau nonmiliter.

Kerja sama ini, kata Gatot, sejak lama telah menjadi kesepakatan antara TNI dan KPK. Namun ia menegaskan, penanganan tersangka militer tetap menjadi ranah hukum TNI, sementara KPK berwenang mengusut pihak sipil.

Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya juga mengungkapkan, kerja sama TNI dengan lembaga antirasuah sebatas pertukaran data dan informasi.

"Kami sudah sepakat bahwa TNI akan diproses di peradilan militer, sementara untuk pihak sipil tetap di peradilan tipikor," ujar Agus di gedung KPK beberapa waktu lalu. 


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,06 Maret 2018 - 17:07:32 WIB

KSP Gagas Kolaborasi Pencegahan Korupsi Yang Lebih Efektif

JAKARTA - Guna mendorong terciptanya sistem kolaborasi pencegahan korupsi yang lebih efektif itu, Ke

Rabu,28 November 2018 - 02:02:51 WIB

Korupsi Miris di Negeri Ini, KPK Klaim Bisa OTT Tiap Hari

JAKARTA - Korupsi yang terjadi di negeri ini kian miris. Bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) b

Minggu,02 Desember 2018 - 23:51:21 WIB

Menurut Sudirman Said, Ini Pemicu Korupsi Marak di Indonesia

JAKARTA - Politisi Gerindra Sudirman Said menilai sistem kontrol dan keseimbangan (Checks and Balanc

Sabtu,08 April 2017 - 15:10:11 WIB

GNPK-RI Kab. Indramayu Siap Cegah Korupsi Di Indramayu

INDRAMAYU - PimpinanDaerah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Kabupate

Jumat,20 Juli 2018 - 14:38:53 WIB

Kadin Inhil Ikuti Tindak Lanjut Komite Advokasi Daerah Anti Korupsi Riau

PEKANBARU - Dipimpin Edy Indra Kesuma, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Indragiri Hilir m

Senin,17 Juli 2017 - 21:45:15 WIB
Jadi Tersangka e-KTP

Begini Detail Peran Novanto di Kasus Korupsi e-KTP

JAKARTA (WR) - KPK menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP. Sebelum jadi tersangka, n

BERITA LAINNYA
Rabu,20 Februari 2019 - 02:15:54 WIB

D-EDGE Hospitality Solutions: The Marriage of Technology & Marketing

Born from the union of Availpro and Fastbooking, D-EDGE proposes a unique suite of technology soluti

Selasa,19 Februari 2019 - 23:43:40 WIB

Bawaslu Dumai Imbau Caleg Pindahkan APK

DUMAI - Bawaslu Kota Dumai mengimbau kepada seluruh partai politik dan calon legislatif (Caleg) agar

Kamis,07 Februari 2019 - 14:03:48 WIB

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI