• Follow Us On : 

Sudah Rekaman E-KTP Tapi Belum Jadi, Ternyata Ini Penyebabnya


Redaksi | Rabu,20 September 2017 - 02:14:59 WIB
Dibaca: 608 kali 
Sudah Rekaman E-KTP Tapi Belum Jadi, Ternyata Ini Penyebabnya

JAKARTA - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Zudan Arief Fakrullah menyebut, sebanyak 9,3 juta warga belum melakukan perekaman e-KTP. Dia meminta 9,3 juta warga wajib KTP itu segera melakukan perekaman.

"Karena kalau tidak, saya khawatir masyarakat sulit mendapatkan pelayanan BPJS, imigrasi, perbankan, asuransi, penegakan hukum (SKCK), karena semua lembaga ini sudah bekerja sama dengan Dukcapil terkait data penduduk," ujar Zudan di Jakarta, Selasa (19/9/2017).

Zudan mengakui, sampai saat ini masih ada masyarakat yang belum menerima fisik e-KTP meski telah melakukan perekaman.

Penyebabnya tidak semua karena terlambatnya pencetakan blangko akibat sempat gagal lelang. Namun juga ada yang diakibatkan kelalaian maupun kesengajaan masyarakat.

"Saya sampaikan, kalau ada keluhan satu tahun dua tahun belum jadi, di data center kami ada 1,2 juta penduduk merekam lebih dari satu kali. Biometriknya ada yang lebih dari dari satu," ucapnya.

Menurut Zudan, penduduk yang melakukan perekaman lebih dari satu kali, e-KTP-nya tidak akan jadi sebelum penduduk yang di maksud melapor ke dinas dukcapil terkait.

"Bisa saja terjadi sebelumnya telah merekam, kemudian karena pindah ke daerah lain juga melakukan perekaman. Untuk itu perlu melapor ke Disdukcapil terkait. Tinggal pilih, mau alamat mana. Jadi mekanismenya, kalau ada penduduk yang merekam lebih dari satu kali, maka untuk penghapusan data harus datang melapor," ucapnya.

Selain itu, penduduk yang saat merekam data menggunakan kontak lens kata Zudan, juga kemungkinan e-KTP-nya tidak jadi. Karena proses perekaman iris mata tidak berlangsung sempurna," pungkas Zudan. [jpnn]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,07 September 2018 - 05:20:41 WIB

UAS Sudah Maafkan Jony Boyok Sipembuat Ujaran Kebencian

PEKANBARU - Gamal Abdul Nasir, pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Bidang Agama Islam menyatakan

Jumat,09 Maret 2018 - 12:53:03 WIB

Jokowi Targetkan Tahun 2025 Tanah di Indonesia Sudah Disertifikasi

LAMONGAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dari 126 juta sertifikat yang harus dibagi ke

Jumat,04 Agustus 2017 - 13:59:43 WIB

40ribu Jemaah Indonesia Sudah Berada Di Madinah

MADINAH (Wahanariau) - Memasuki hari ke delapan fase kadatangan, lebih 40ribu jemaah haji Indonesia

Jumat,09 September 2016 - 14:44:03 WIB

Halangi Sidak Kepala Badan Restorasi Gambut, Nazir Foead : RAPP Sudah Minta Maaf

JAKARTA (WR) - Kepala Badan Restorasi Gambut, Nazir Foead, menyebut PT Riau Andalan Pulp and Paper (

Selasa,03 Oktober 2017 - 11:05:55 WIB

30 Instansi Sudah Umumkan Hasil Seleksi Administrasi CPNS, Cek Disini

JAKARTA - Sebanyak 30 kementerian/ lembaga (K/L) dari 61 instansi pemerintah yang membuka lowongan p

Jumat,02 Maret 2018 - 14:48:40 WIB

KPK Sudah Kantongi Nama Yang Akan Menggantikan Posisi Heru Winarko

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan mengatakan

BERITA LAINNYA
Rabu,12 Desember 2018 - 02:06:54 WIB

Second Yidan Prize Summit Sets Forth Ideas for Educating for the Future

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 11 December 2018 - The second Yidan Prize Su

Selasa,11 Desember 2018 - 16:48:42 WIB

Amiruddin Dinilai Layak Jadi Sekda Kota Dumai

DUMAI - Sekretaris Daerah Kota Dumai Muhammad Nasir resmi ditahan Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK)

Selasa,11 Desember 2018 - 08:00:10 WIB

Abdul Wahid Serahkan Bantuan 1 Unit Mobil Ambulance Kepada Puskesmas Kota Baru Seberida

KERITANG - Kepedulian Abdul Wahid sebagai anggota DPRD Provinsi Riau terhadap kesehatan masyarakat p

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI