• Follow Us On : 

Fraksi Demokrat Duga Banyak Perusahaan di Inhil Tidak Bayar Pajak


Dedek Pratama | Jumat,15 September 2017 - 10:56:30 WIB
Dibaca: 176 kali 
Fraksi Demokrat Duga Banyak Perusahaan di Inhil Tidak Bayar Pajak

INHIL - Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Inhil, menduga banyak pengusaha dari perusahaan besar yang beroperasi di Negeri Seribu Parit ini tidak membayar pajak.

Hal ini berani ditegaskan karena realisasi pendapatan daerah yang bersumber dari dana perimbangan keuangan daerah dari pos dana bagi hasil pajak tahun 2016 tidak mengalami peningkatan yang signifikan.
 
''Fraksi Demokrat berpandangan bahwa patut diduga adanya kemungkinan para pengusaha dan perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Inhil belum melaksanakan kewajibannya untuk membayar pajak dengan baik dan benar,'' ujar juru bicara Fraksi Partai Demokrat, M Sabit Bahar saat rapat paripurna pandangan umum fraksi-fraksi terhadap pidato pengantar Bupati Inhil tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2016.
 
Tidak hanya menyoroti soal tidak adanya peningkatan signifikan dari dana realisasi pendapatan daerah, Fraksi Partai Demokrat juga menyoroti realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) APBD Inhil 2016 sebesar Rp132 miliar mengalami peningkatan sebesar R1,3 miliar, bila dibandingkan dengan realisasi PAD APBD Inhil tahun 2015 yang sebesar Rp131 miliar.
 
''Namunlah demikian, peningkatan tersebut hanya setara dengan peningkatan pagu anggaran yang dialokasikan kepada Badan Pendapatan Daerah yang pada tahun 2016 dianggarkan sebesar Rp16 miliar. Sementara pada tahun 2015 hanya dianggarkan sebesar Rp15 miliar,'' jelasnya.
 
Sementara itu, realisasi pendapatan daerah yang bersumber dari pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan pada APBD Inhil 2016 sebesar Rp7 miliar dikatakannya malah mengalami penurunan bila dibandingkan dengan pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan pada 2015 yang sebesar Rp11 miliar.

Padahal pada tahun anggaran 2016, dikatakannya telah dilakukan penambahan penyertaan modal daerah sebesar Rp17 miliar. (Dex)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,20 November 2017 - 00:36:46 WIB

Ini Pandangan Fraksi-fraksi DPRD Inhil Terhadap RAPBD 2018

TEMBILAHAN - DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna ke-10 masa persidangan

Jumat,22 September 2017 - 11:04:42 WIB

Fraksi Golkar Pertanyakan Pernyataan Fraksi PKB Soal Pemkab Inhil Tidak Serius Selamatkan Kebun Kelapa

INHIL - Ketua Pansus Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Indragir

Jumat,08 September 2017 - 10:48:26 WIB

Dana Penyelamatan Kebun Kelapa Berkurang, Fraksi PKB Sebut Pemkab Inhil Lakukan Kesalahan Fatal

INHIL - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Indragiri Hilir (Inhil) mempertegas akan mempe

Rabu,07 Juni 2017 - 12:11:54 WIB

Pandangan Umum Fraksi Tentang Ranperda, Ini Tanggapan Bupati Amril

BENGKALIS - Bupati Bengkalis Amril Mukminin yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (S

Selasa,31 Oktober 2017 - 12:15:14 WIB

Bupati Inhil Beri Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi Tentang RAPBD Perubahan TA 2017

  Tembilahan - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan memberikan jawaban atas

Kamis,07 September 2017 - 10:45:28 WIB

Terkait Silpa 2016, Fraksi GBAK Pinta Pemda Memetakan Kegiatan Prioritas

INHIL - Terkait Silpa tahun anggaran 2016, pemerintah daerah Kabupaten Indragiri Hilir diminta lebih

BERITA LAINNYA
Sabtu,17 Februari 2018 - 13:56:09 WIB

Putri Elvy Sukaesih Patungan Rp 200 Ribu Perorang Buat Beli Sabu

JAKARTA - Putri Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, disebut patungan untuk membeli sabu buat dikonsum

Sabtu,17 Februari 2018 - 13:49:56 WIB

Dhawiya Putri Elvy Sukaesih Jadi Tersangka Kasus Sabu

JAKARTA - Putri Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida, menjadi tersangka terkait kasus sabu. Polisi

Jumat,16 Februari 2018 - 21:31:13 WIB

Isu BPJS Guru Bantu Riau Juga Diduga Sarat Muatan Politik

PEKANBARU - Belum selesai isu mutasi Kepala Sekolah (Kepsek) yang disebut sarat kepentingan pol


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI