• Follow Us On : 

Pasca FKI, Bupati Wardan Harapkan Pusat Terbitkan Regulasi Penetapan Harga Terendah Komoditas Kelapa


Dedek Pratama | Kamis,14 September 2017 - 14:13:46 WIB
Dibaca: 395 kali 
Pasca FKI, Bupati Wardan Harapkan Pusat Terbitkan Regulasi Penetapan Harga Terendah Komoditas Kelapa

 

Pekanbaru - Pasca penyelenggaran Festival Kelapa Internasional (FKI) tahun 2017 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Bupati Inhil, HM Wardan mengharapkan Pemerintah Pusat menerbitkan regulasi tentang penetapan harga terendah komoditas kelapa.

Standarisasi ini dimaksudkan agar fluktuasi harga jual komoditas kelapa yang terjadi dalam momen - momen tertentu tidak lagi memberatkan para petani kelapa di Kabupaten Inhil. Sebab, komoditas kelapa merupakan komoditas unggulan yang menjadi sumber penghidupan mayoritas masyarakat Kabupaten yang berjuluk 'Negeri Hamparan Kelapa Dunia' ini.

"Fluktuasi harga kelapa cukup tinggi. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Jika ada standarisasi harga terendah oleh pemerintah pusat, maka stabilitas harga jual kelapa akan menjadi tangggung jawab mereka ketika terjadi penurunan melewati batas bawah harga jual kelapa," kata Bupati, Kamis (14/9/2017).

Fluktuasi harga, dijelaskan Bupati, memang sulit untuk diprediksi waktu terjadinya. Ini dikarenakan sistem perekonomian di Indonesia mengacu pada mekanisme pasar yang ditentukan oleh tingkat permintaan dan penawaran suatu barang.

"Untuk itu, kita perlu proteksi harga sebagai patron bagi petani terhadap perubahan harga yang begitu dinamis dan berdampak luas. Ini semua tentunya, demi kesejahteraan para petani kita yang mayoritas di Inhil," pungkas Bupati.

Kekhawatiran Pemerintah Kabupaten Inhil ihwal fluktuasi harga, diungkapkan Bupati Wardan semakin meningkat, manakala produktifitas kelapa tidak berbanding lurus dengan jumlah perusahaan industri pengolahan kelapa di Kabupaten yang memiliki bentangan perkebunan kelapa terluas di Indonesia ini.

"Kalau kita berbicara mekanisme pasar dalam scope lokal, yang mana harga ditentukan oleh tingkat permintaan dari pemasok. Maka, Inhil berada dalam keadaan 'terancam' karena tidak ada jaminan untuk permintaan akan terus tinggi atau stabil. Untuk itu perlu, dukungan dari kami (Pemkab, red) untuk meningkatkan kapasitas serap komoditas kelapa oleh industri melalui FKI," papar Bupati.

Bupati Wardan menuturkan, peningkatan daya serap industri terhadap komoditas kelapa diasumsikan akan dapat dilakukan melalui pertumbuhan ataupun pengembangan sektor industri pengolahan kelapa.

"Oleh karenanya perlu sarana promosi, salah satunya melalui FKI. Melalui FKI, para calon investor akan lebih tahu dan dapat mengukur seberapa besar potensi kelapa di Inhil, baik dari sisi produktifitas maupun kapasitas terpasang dari hamparan luas kebun kelapa masyarakat yang pada akhirnya akan menumbuhkan minat para pemodal untuk berinvestasi di bidang industri pengolahan kelapa ini," ungkap Bupati.

Setelah adanya pertumbuhan jumlah industri pengolahan kelapa maka, Bupati Wardan meyakini iklim bisnis akan semakin 'mengental'. Setiap industri akan berlomba memberikan permintaan akan komoditas kelapa pada petani. Dengan begitu, harga pun akan meningkat sesuai dengan ketentuan harga oleh mekanisme pasar yang pada akhirnya akan memberikan imbas positif berupa kesejahteraan bagi masyarakat petani kelapa di Kabupaten Inhil. (Dex)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,25 Juni 2018 - 15:19:21 WIB

Pasca Mudik dan Balik Lebaran 1439 H, 11.281 Orang Berangkat Dari Terminal Dumai

DUMAI – Pasca mudik dan Balik sempena Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, tercatat total p

Senin,31 Juli 2017 - 15:31:37 WIB

Pasca Tumpahan Stearin Nagamas, Ini Tanggapan Kepala KSOP Dumai Baru

DUMAI (WR) - Kepala Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Dumai, Capt Jonggung

Minggu,05 Maret 2017 - 18:45:34 WIB

Pemkab Inhil Tetapkan Status Siaga Darurat Pasca Ambruknya Jembatan Saka

MANDAH - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kamis,06 Juli 2017 - 13:02:22 WIB

Sidak Ke Sejumlah Instansi, Bupati Wardan Apresiasi Tingkat Kehadiran PNS Pasca Libur Lebaran Relatif Tinggi

  Tembilahan - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengapresiasi tingkat k

Senin,22 Januari 2018 - 15:05:13 WIB

Pasca Kunjungan Ke 'Kampoeng Selfie', Bupati Inhil Ingin Ciptakan Destinasi Wisata Khas Daerah

  Tembilahan - Pasca kunjungan ke 'Kampoeng Selfie' di Jalan Datuk Bandar, Tembilahan bebe

Rabu,28 Desember 2016 - 17:21:59 WIB

Pasca Tewasnya Yaya, Komisi I Akan Panggil Satpol PP

INDRAGIRI HILIR (WAHANARIAU) -- Pasca tewasnya Yaya bocah berumur 10 tahun yang diduga tewas akibat

BERITA LAINNYA
Senin,19 November 2018 - 20:39:58 WIB

Truk Bermuatan Material Bangunan Terperosok Akibatkan Macet Selama 1,5 Jam

  Tembilahan - Sebuah truk bermuatan material bangunan terperosok di ruas jalan Sungai Ber

Senin,19 November 2018 - 15:27:10 WIB

Pabrik Pengolah Inti Sawit PT SDS Terbakar

DUMAI - Pabrik pengolah inti sawit di PT Sari Dumai Sejati (SDS) yang berada di Kawasan Industr

Senin,19 November 2018 - 14:39:59 WIB

Gerakan Kawal APBD Inhil, APMI Geruduk Kantor DPRD

  Tembilahan - Asosiasi Pemuda dan Mahasiswa Inhil (APMI) geruduk Kantor DPRD Kabupaten In

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI