• Follow Us On : 

Dengan Demokrasi, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Cukup Kuat


Redaksi | Sabtu,27 Januari 2018 - 14:13:36 WIB
Dibaca: 303 kali 
Dengan Demokrasi, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Cukup Kuat Presiden Jokowi bersama anggota Parlemen (National Assembly) Pakistan, di Islamabad, pada Jumat (26/1) malam. (Foto: Humas/Rahmat)

JAKARTA - Demokrasi merupakan cara yang paling tepat untuk melayani kepentingan masyarakat Indonesia. Demokrasi juga memberikan ruang bagi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.

Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berbicara di hadapan anggota Parlemen (National Assembly) Pakistan, di Islamabad, pada Jumat (26/1/2018) malam.

Jokowi menunjuk contoh Indonesia, dimana demokrasi telah membuat stabilitas politik di Indonesia dapat terjaga, dan menjadikan pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup kuat di atas 5% setiap tahun.

“Dengan demokrasi, ekonomi Indonesia merupakan salah satu dari 20 terbesar di dunia,” kata  Presiden Jokowi saat berbicara di hadapan anggota Parlemen (National Assembly) Pakistan, di Islamabad, pada Jumat (26/1/2018) malam.

Jokowi juga memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi ini dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. “Pembangunan yang berkeadilan terus menjadi prioritas,” kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi menekankan, yang diperlukan adalah komitmen kuat semua elemen bangsa, komitmen untuk bertoleransi agar kemajemukan terjaga, dan komitmen untuk saling menghormati agar demokrasi berfungsi dengan baik.

Sebelumnya saat mengawali sambutannya, Jokowi menyampaikan bahwa menjadi kehormatan bagi dirinya untuk dapat berbicara di depan Sidang Joint Session of the Parliament itu.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,16 Februari 2018 - 08:48:36 WIB

Jokowi Minta Menristekdikti Bicara Dengan Para Rektor Soal Masuknya Perguruan Tinggi Asing

MAKASSAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memahami rencana Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidik

Jumat,11 November 2016 - 13:11:47 WIB

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Kecewa Dengan Sikap SBY

Jakarta, Wahanariau -- Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar kecewa dengan

Jumat,06 April 2018 - 12:53:25 WIB

Pencantuman Aliran Kepercayaan di KTP Elektronik, Menag : Sudah Dikomunikasikan Dengan Tokoh Agama

JAKARTA - Pemerintah memastikan sudah komunikasi dengan para tokoh agama, pimpinan majelis agama, or

Senin,23 April 2018 - 21:37:32 WIB

Misteri Bonita yang Gegerkan Ahli Harimau Dunia, Nyaman Hidup Berdampingan Dengan Manusia

PEKANBARU - Harimau liar yang diberi nama Bonita menggegerkan dunia. Terlebih para ahli harimau yang

Kamis,31 Agustus 2017 - 15:34:00 WIB
Isu SARA

Kata Jokowi, Sibuk dengan Saracen Hingga Lupa Momentum Ekonomi

JAKARTA (Wahanariau) -- Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan bahwa Indonesia kini tengah mendap

Sabtu,31 Maret 2018 - 19:50:09 WIB

Beda Pendapat BPOM dengan Menkes Soal Parasit Cacing Pada Makarel Kaleng

JAKARTA - Masyarakat dibingungkan dengan perbedaan pendapat antara Badan Pengawas Obat dan Maka

BERITA LAINNYA
Selasa,22 Mei 2018 - 02:18:10 WIB

39 JCH Pelalawan Belum Lunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji

PELALAWAN - Tahap I pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) telah berakhir pekan lalu (4 Mei,r

Selasa,22 Mei 2018 - 01:33:16 WIB

Pasokan Daging Beku Bulog Naik 300 Persen di Riau

PEKANBARU - Kepala Bidang Komersial Bulog Divre Riau-Kepri Hendra Gunafi Senin (21/5/2018) meny

Selasa,22 Mei 2018 - 01:23:39 WIB

Revisi Perda Pajak Pertalite Provinsi Riau Sudah Ditandatangi Mendagri

PEKANBARU - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo akhirnya menyetujui revisi Peraturan Daera


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI