• Follow Us On : 

Trend Pertumbuhan Meningkat, Jokowi Terus Dorong Perbaikan Iklim Investasi dan Ekspor


Redaksi | Selasa,13 Februari 2018 - 12:28:16 WIB
Dibaca: 151 kali 
Trend Pertumbuhan Meningkat, Jokowi Terus Dorong Perbaikan Iklim Investasi dan Ekspor Presiden Jokowi didampingi Mensesneg, Seskab, dan KSP memberikan ucapan selamat kepada Menkeu Sri Mulyani yang terpilih sebagai menteri terbaik di dunia, di Istana Negara, Jakarta, Senin (12/2/2018) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi momentum pertumbuhan ekonomi yang trend-nya semakin meningkat. Dari 5,06% di triwulan ketiga  2017, tumbuh menjadi 5,19 di triwulan keempat 2017. Ia menginginkan, agar trend peningkatan pertumbuhan ekonomi ini terus berlanjut di 2018.

“Apalagi saya melihat langkah ekspor kita, terutama di sektor komoditas dan batubara menunjukkan kinerjanya yang semakin meningkat. Begitu pula dengan konsumsi rumah tangga yang kita harapkan semakin membaik sejalan dengan berjalannya program Padat Karya Tunai di beberapa daerah,” kata Presiden Jokowi dalam arahannya pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, Senin (12/2/2018) siang.

Presiden juga mengingatkan, bahwa investasi dan ekspor adalah kunci untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi agar bisa tumbuh lebih tinggi lagi.

Oleh sebab itu, Jokowi meminta agar kita harus terus memperbaiki iklim kemudahan berusaha, berinvestasi dari pusat sampai provinsi, kabupaten, dan kota. ”Ini sudah lama di tunggu-tunggu oleh para pengusaha,”ujarnya.

Menurut Jokowi, kita sedang adu kecepatan dengan negara lain yang juga melakukan langkah-langkah yang hampir sama dengan kita. Jika kita terlambat, artinya kita akan ditinggal, dan investasi akan beralih ke negara-negara yang menawarkan iklim yang lebih baik.

Padahal, lanjut Jokowi, kita membutuhkan tambahan lapangan pekerjaan baru untuk mengatasi pengangguran yang ada.

Selain investasi, Presiden Jokowi mengingatkan bahwa ekpsor memiliki kontribusi 20,37 persen dari PDB (Product Domestic Brutto).

Menurut Jokowi, ini seharusnya bisa ditingkatkan lagi dengan langkah-langkah terobosan, mulai dari percepatan penyelesaian hambatan-hambatan yang dihadapi para eksportir dalam negeri, dan juga harus mulai melibatkan para pelaku usaha dan BUMN untuk menggarap pasar-pasar ekspor non tradisional.

Untuk itu, menurut Presiden, dirinya telah memerintahkan di Kementerian Luar Negeri untuk pameran di negara-negara non tradisional ini di mulai tahun depan.

“Awal tahun depan sudah mulai dilakukan untuk terutama negara-negara yang berpenduduk besar, seperti Pakistan, Bangladesh, atau misalnya di Afrika yang penduduknya banyak dengan pertumbuhan ekonomi yang juga di sana tinggi,” ujar Jokowi.

Seraya menambahkan, dirinya juga memerintahkan para duta besar, para Konjen, Konsul, Atase Perdagangan untuk memperkuat diplomasi ekonomi, memperkuat intelijen ekonomi agar mereka menjadi ujung tombak promosi, ruang investasi, dan juga jeli melihat peluang-peluang ekspor yang bisa dilakukan dari negara kita.

Sidang Kabinet Paripurna itu dihadiri antara lain oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menkeu Sri Mulyani Indrawati.

Kemudian, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menperin Airlangga Hartarto, Mendag Enggartiasto Lukita, Menkominfo Rudiantara, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkumham Yasonna Laoly, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menhan Ryamizrad Ryacudu. (setkab)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumat,25 Mei 2018 - 17:13:25 WIB

Pemprov Riau Komitment Rebut Blok Rokan

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mempertegas komitmen untuk merebut Blok Rokan. Hal ini bukan ta

Jumat,25 Mei 2018 - 17:00:51 WIB

Jelang Lebaran Jalur Udara Diprediksi Meningkat

PEKANBARU - Memasuki pekan ke dua bulan suci Ramadhan, akses arus mudik mulai dipetakan. Salah satun

Jumat,25 Mei 2018 - 14:22:50 WIB

BUMN Dilarang Ikut Lelang Proyek di Bawah Rp100 Miliar

PEKANBARU - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Riau mengingatkan agar Badan Usaha


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI