• Follow Us On : 

Eksekusi Mati Jilid III, Kejagung Harus Transparan Terkait Anggaran


Redaksi | Sabtu,10 Maret 2018 - 21:15:30 WIB
Dibaca: 258 kali 
Eksekusi Mati Jilid III, Kejagung Harus Transparan Terkait Anggaran Jaksa Agung M Prasetyo (baju putih)

JAKARTA - Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) Willy Prakarsa mendesak Kejaksaan Agung di bawah kendali M Prasetyo transparan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran dalam pelaksanaan eksekusi terhadap sejumlah terpidana mati jilid III kasus narkotika di Indonesia yang pernah dicurigai oleh Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA).

"Ini era demokrasi jadi sah-sah saja memberikan kritikan bersama pada instansi pelayanan publik. Khususnya di Kejaksaan soal anggaran pelaksanaan eksekusi terhadap sejumlah terpidana mati kasus narkotika," ungkap Willy di Jakarta, Jumat (09/03/2018).

Hal ini demi meningkatkan pelayanan publik di Indonesia yang masih jauh tertinggal daripada negara lain. Bahkan, Rilis hasil riset Ombudsman akhir tahun 2017 menunjukkan fakta bahwa sebagian besar instansi pelayanan publik di Indonesia memiliki rapor merah, baik di tingkat nasional maupun daerah.

BACA : Tantangan Ekstremisme Dalam Beragama

"Sekarang eranya serba transparan, maka harus dibangun kesadaran dalam membuka ruang keterbukaan informasi anggaran secara transparan ke publik," kata Willy.

Sebelumnya, Fitra menemukan pihak Kejaksaan mengajukan Rp200 juta untuk masing-masing narapidana. Dalam eksekusi mati gelombang tiga diketahui bahwa terdapat 14 narapidana yang semula akan menjalani eksekusi. Total keseluruhan dalam satu kali pelaksanaan eksekusi di lembaga Kejaksaan sebesar Rp2,8 miliar.

"Dan kemarin itu yang dieksekusi hanya empat, sisa dananya ke mana? Syukur kalau dikembalikan, nah kalau tidak? Asal pas eksekusi jangan minta dana lagi saja," kata Staf Advokasi Fitra Gulfino Che Guevarrato.

BACA : Jokowi Berharap Bank Wakaf Bisa Selesaikan Masalah Yang Tidak Bisa Diselesaikan Perbankan


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,20 September 2017 - 16:16:27 WIB

KPK Butuh Waktu Eksekusi Rp 414 Miliar Hasil Korupsi Fuad Amin

JAKARTA - Mantan Bupati Bangkalan 2003-2013 divonis hukuman 13 tahun penjara karena terbukti melakuk

Jumat,29 Juli 2016 - 22:03:43 WIB

Kapolda Jateng Sebut Eksekusi Mati 2 Warga Meranti Ditunda, Bukan Dibatalkan.

CILACAP - Dari 14 orang tahanan yang masuk dalam daftar eksekusi mati di Pulau Nusakambangan Kabupat

Senin,12 Maret 2018 - 11:59:48 WIB
Ketua DPR Ingin Revisi UU Narkotika

Percepatan Eksekusi Mati Bandar Narkotika

JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo ingin Undang-undang Narkotika segera direvisi demi memperk

Jumat,30 Maret 2018 - 21:30:11 WIB

Permintaan Eksekusi Mati Bandar Narkoba Dipertontonkan ke Publik

JAKARTA - Peredaran narkoba dan tindak pidana mati menjadi salah satu pembahasan yang terungkap dala

BERITA LAINNYA
Sabtu,26 Mei 2018 - 21:11:33 WIB

RAPP Santuni Lima Panti Asuhan di Pekanbaru

PEKANBARU - PT Riau Andalan Pulp and Paper mengadakan acara buka bersama kalangan insan pers, pemeri

Sabtu,26 Mei 2018 - 21:07:25 WIB

RAPP Gelar Buka Bersama Stakeholder Riau dan Media

PEKANBARU  - Sebagai upaya untuk meningkatkan silaturahmi di bulan Ramadan, PT Riau Andalan Pul

Sabtu,26 Mei 2018 - 20:50:10 WIB

Disnakertrans Riau Bakal Buka Posko Pengaduan THR

PEKANBARU - Jelang Lebaran Idul Fitri 1439 Hijriyah, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertr


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI