• Follow Us On : 

Rugikan Ratusan Miliar

Tidak Tepat Janji, Masyarakat Rupat Gugat PT Marita Makmur Jaya ke PN Bengkalis


Redaksi | Rabu,21 Maret 2018 - 16:28:09 WIB
Dibaca: 743 kali 
Tidak Tepat Janji, Masyarakat Rupat Gugat PT Marita Makmur Jaya ke PN Bengkalis Suasana sidang perdana gugatan lima Kelompok Tani Rupat Selatan dengan tergugat PT MMJ di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Dumai. Rabu (21/3/2018) siang. (Photo : Iskandar/wahanariau)

BENGKALIS - Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Bengkalis menggelar sidang perdana pembacaan gugatan masyarakat rupat yang tergabung dalam lima kelompok tani dengan tergugat perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Marita Makmur Jaya (MMJ) pada Rabu (21/3/2018) siang.

Sidang perdana dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Zia Ul Jannah, SH, dua hakim anggota Wimmi D Simarmata, SH, dan Aulia Fhatma Widhola, SH, dan dihadiri oleh kedua Pendamping Hukum (PH).

Ratusan masyarakat Kecamatan Rupat Selatan, Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam lima kelompok tani memenuhi ruang sidang utama PN Bengkalis untuk mengawal sidang tersebut.

Adapun lima kelompok tani yang menggugat ke PN Bengkalis diantaranya; kelompok tani Darussalam, Darul Ihksan, Tunas Harapan, Tunas Gemilang dan kelompok tani Pasir Indah.

BACA : Wawako Dumai Pantau Langsung Upaya Pemadaman Si Jago Merah di Depan Pasar Senggol

Kuasa hukum Sabarudin SHI mengatakan, gugatan ini dilakukan lantaran pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit PT MMJ tersebut tidak menepati janji bagi hasil plasma sesuai dengan kesepakatan antara masyarakat melalui Koperasi Unit Desa (KUD) Rupat Jaya yang dibuat sejak tahun 2004 lalu.

“Baru sekarang masyarakat berani bersuara dengan menggugat pihak PT MMJ ke PN Bengkalis. Seharusnya yang melakukan gugatan adalah pihak Koperasi. Namun kejadiannya malah masyarakat yang menggugat. Kita menilai ada unsur permufakatan jahat pihak koperasi bersama perusahaan,“ ungkap Sabarudin SHI kepada sejumlah wartawan usai sidang perdananya di PN Bengkalis.

Dikatakannya, sejak adanya kesepakatan yang dibuat tahun 2004 lalu, PT MMJ diberikan "Spare Time" (waktu terluang) selama tiga tahun untuk mengelola lahan. Kemudian perusahaan harus membagi hasil pada tahun berikutnya kepada masyarakat tanggal 15 setiap bulannya.

Namun sangat disayangkan, hak bagi hasil yang seharusnya diterima masyarakat dimulai pada tahun 2007 dan diberikan pada tanggal 15 tiap bulannya tidak kunjung diterima oleh masyarakat hingga sekarang 2018 ini. Bahkan ada masyarakat yang sudah meninggal dunia, lantaran menunggu bagi hasil yang tidak pasti tersebut.

BACA : Si Jago Merah Mengamuk di Depan Pasar Senggol Dumai


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,19 Agustus 2017 - 20:22:09 WIB

Telan Lilin Malam untuk Mainan, Bayi Ini Sempat Tidak Bisa Bernafas

MALAYSIA (Wahanariau) -- Peristiwa yang dialami bayi  berumur 8 bulan, Elya Elisa Mohd Kadafi m

Senin,10 April 2017 - 10:33:52 WIB

Tiga Oknum Polisi di Bengkalis Akan Dipecat Tidak Hormat

BENGKALIS - Tiga oknum anggota dari Kepolisian Resort (Polres) Bengkalis dipastikan dipecat dari pro

Kamis,31 Agustus 2017 - 23:05:49 WIB

Buat Malu Institusi, 11 Polisi Riau Diberhentikan Tidak Hormat

PEKANBARU (Wahanariau) - Kepolisian Daerah Riau memproses pemberhentian dengan tidak hormat 11 perso

Selasa,07 Maret 2017 - 07:22:21 WIB

Kapolres Kampar Sebut Putusnya Akses Riau-Sumbar Tidak Sebabkan Harga Sembako Naik

KAMPAR (WAHANARIAU) -- Harga sembako yang diisukan akan melambung tinggi, akibat dari putusnya jalur

Jumat,08 September 2017 - 17:16:36 WIB
Sebelumnya Menjabat Tahun 2000

Kembali Resmi Jabat Kapolda Riau, Brigjend Pol Nandang: Tidak Ada Kata Maaf Bagi Pengedar dan Pemakai

PEKANBARU (Wahanariau) - Brigjend Pol Nandang resmi menjabat Kepala Kepolisian Daerah Riau mengganti

Senin,21 Agustus 2017 - 12:57:23 WIB

Tidak Disangka, Begini Keseharian Remaja Penghina Presiden Jokowi

MEDAN (Wahanariau) -- Marwah (51), ibu kandung dari MFB, remaja yang menghina Presiden RI Jokowidodo

BERITA LAINNYA
Sabtu,15 Desember 2018 - 02:47:42 WIB

PT Nagamas Dumai Gelar Operasi Minyak Goreng Murah

DUMAI - Program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan pengelolaan minyak goreng PT Nagam

Sabtu,15 Desember 2018 - 01:30:04 WIB

The AIA Carnival Returns, Kicking-off the Festive Season and the 100th Anniversary of the AIA Group

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - December 14, 2018 - The AIA Carnival opened today

Sabtu,15 Desember 2018 - 01:13:10 WIB

Madison Partnered With BitMEX to Build The World’s Leading Licensed Cryptocurrency Exchange?

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 14 December 2018 - Recently, Hongk

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI