• Follow Us On : 

Ini Alasan Menteri Susi Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan


Redaksi | Kamis,04 Oktober 2018 - 15:23:07 WIB
Dibaca: 117 kali 
Ini Alasan Menteri Susi Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan

PEKANBARU - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastusi mengatakan penenggelaman kapal merupakan cara yang paling tepat untuk menuntaskan kasus pencurian ikan oleh asing.

"Jalan satu-satunya harus ditenggelamkan. Kalau dilelang nanti bisa dibeli lagi oleh pemilik sebelumnya dari pelelang. Dapat lagi itu, maling ikan kapalnya lagi. Nggak selesai-selesai," kata Menteri Susi saat menghadiri kegiatan parenting akbar dan makan ikan di Al-Ihsan Boarding School (IBS) Kubang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Rabu (3/10/2018).

"Sekarang jika ada kapal asing yang coba-coba mencuri ikan di perairan Indonesia maka akan kita tenggelamkan. Indonesia memiliki garis pantai terbesar kedua di dunia. Mari kita jaga, kelola dan lestarikan untuk kesejahteraan masyarakat," ajaknya.

Susi juga menerangkan, bahwa pembakaran dan penenggelaman kapal asing yang kedapatan menangkap ikan secara ilegal di Indonesia telah diatur dalam Pasal 69 Ayat 4 Undang-undang Nomor 45/2009 tentang Perikanan.

"Ada pasalnya, kalau ada kapal asing yang mencuri ikan boleh ditangkap dan ditenggelamkan. Saya juga sudah bicarakan itu dengan presiden," tuturnya.

Dahulu, lanjut Susi, sekitar 10.000 kapal asing selalu berlayar di perairan Indonesia dan mengeruk potensi perikanan yang seharusnya menjadi hak nelayan dan masyarakat di tanah air.

"Jangan biarkan kapal asing merampas hak anak bangsa dan potensi kelautan yang seharusnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia," tegasnya. (mcr/mcr)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,18 Agustus 2017 - 20:38:17 WIB

Produsen Garam ini Laporkan Akun yang Viralkan Garam Campur Kaca

SURABAYA (Wahanariau) -- PT Sumatraco Langgeng Makmur, pemegang garam merk Kerapan Sapi dan Sarcil,

Selasa,13 Desember 2016 - 17:46:18 WIB

Penetapan Buni Yani Sebagai Tersangka Dinilai Tidak Sah

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Penetapan Buni Yani sebagai tersangka penyebar kebencian di media sosial din

Sabtu,14 Januari 2017 - 00:31:48 WIB

Remaja Korban Gempa ini Semir Sepatu Keliling Demi Lanjutkan Sekolah

PADANGSIDIMPUAN (WAHANARIAU) - Perjuangan Muhammad Adrian Tanjung (14), siswa Sekolah Menengah Perta

Sabtu,19 Agustus 2017 - 16:01:55 WIB

Saat Mengambil Bendera Pusaka Merah Putih, Ini Bisikan Jokowi Kepada Pembawa Baki

JAKARTA (Wahanariau) - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengaku lupa harus mengangkat ba

Selasa,19 September 2017 - 16:19:25 WIB

Jokowi Ingin Film Bahaya PKI Diproduksi Ulang, Agar Lebih Kekinian dan Dipahami

JAKARTA - Presiden Joko Widodo tidak mempersoalkan kegiatan nonton bareng (nobar) film G30S/PKI yang

Rabu,30 Agustus 2017 - 22:13:25 WIB

Dari Balik Penjara, Ini Isi Doa Ahok untuk Najwa Shihab

JAKARTA (Wahanariau) -- Acara Mata Najwa episode terakhir ditayangkan pada Rabu (30/8/2017). Dalam a

BERITA LAINNYA
Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:42:12 WIB

Arrow Electronics Collaborates with Infineon Technologies to Raise Innovation Capability and Engineering Competency of Start-ups in South East Asia, India, Australia and New Zealand

SINGAPORE - Media OutReach - October 19, 2018 - Global technology solutions provider

Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:34:17 WIB

DHL and Shopee Launch New Partnership, Enabling China Sellers to Easily Access Thai Consumers

Excellent cross border and domestic delivery solution provided by DHL eCommerce now integrated on

Sabtu,20 Oktober 2018 - 00:26:52 WIB

Reaping the Bounty of Courage

Filipino business leader Ronald R. Mascariñas named Outstanding Leader in Asia at the Asia Co

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI