• Follow Us On : 

Tingkatkan Kinerja, Ini Strategi BPJS Ketenagakerjaan pada 2017


Lidya Anggraini | Senin,09 Januari 2017 - 17:38:00 WIB
Dibaca: 1330 kali 
Tingkatkan Kinerja, Ini Strategi BPJS Ketenagakerjaan pada 2017 BPJS Ketenagakerjaan

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Kondisi perekonomian domestik dan global tahun 2017 diperkirakan masih diselimuti ketidakpastian.

Mengantisipasi hal tersebut, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan pun mengambil strategi jangka panjang dan strategi jangka pendek agar kinerja tetap tumbuh baik.

"Pertama, kita tetap menyesuaikan dengan kewajiban. Jadi, kita punya data tahun ini, kewajiban yang harus kita bayar untuk tiap program berapa," kata Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja, di Jakarta, Senin (9/1/2017).

Setelah membayarkan kewajiban untuk tiap program, BPJS Ketenagakerjaan lantas mengalokasikan aset jangka pendeknya.

Dalam mengalokasikan aset jangka pendek ini, BPJS Ketenagakerjaan melakukan management aktiva dan pasiva atau Assets and Liabilities Management (ALMA). "Aset jangka pendeknya berapa persen, instrumennya di mana," kata Utoh.

Strategi kedua dalam menghadapi fluktuasi di pasar yaitu dengan melakukan alokasi aset taktis (TAA).

Utoh menjelaskan, strategi ini maksudnya adalah setiap tiga bulan BPJS Ketenagakerjaan melakukan evaluasi kondisi pasar. BPJS Ketenagakerjaan akan menyesuaikan diri dengan kondisi pasar.

Menurut Utoh, dengan kekuatan dana kelolaan yang besar, BPJS Ketenagakerjaan bisa menjadi salah satubig player dan penentu kondisi market Indonesia. "Jadi ada strategi jangka panjang dan strategi pendek," kata Utoh.

Dengan capaian yang diraih pada 2016 dan prediksi ekonomi yang lebih baik di 2017, Utoh optimistis BPJS Ketenagakerjaan kembali bisa membukukan hasil investasi double digit pada tahun ayam api ini.

Per November 2016, BPJS Ketenagakerjaan mendapat keuntungan dari hasil investasi sebesar Rp 20,91 triliun atau 10,01 persen dari dana kelolaan sebesar Rp 249,66 triliun.

Rincian alokasi aset per November 2016 yakni deposito (9 persen), surat utang pemerintah (65 persen), saham (17 persen), reksadana (7 persen), serta properti dan penyertaan langsung (1 persen). (kompas)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,02 April 2018

Tingkatkan Akurasi Data Properti, BI Gandeng REI

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dan Real Estate Indonesia (REI) bekerja sama untuk meningkatkan kualit

Selasa,27 Maret 2018

Jokowi Berharap Program Padat Karya Tunai Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

BANJAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan kunjunga

Rabu,07 Maret 2018

Tingkatkan Daya Tarik Investasi, Jokowi : Perlu Penataan Masuknya Tenaga Kerja Asing

JAKARTA - Agar bisa memastikan kepentingan nasional kita, baik kepentingan meningkatkan daya tarik i

Rabu,11 April 2018

Pemerintah Terus Berupaya Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat dan Tuntaskan Kemiskinan

BOGOR - Dengan selalu memohon ridha Allah SWT dengan pikiran yang jernih dan kerja keras, pemerintah

BERITA LAINNYA
Rabu,23 September 2020
PILKADA DUMAI

KPU Umumkan Empat Pasangan Calon Pilkada Dumai

DUMAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Dumai resmi menetapkan empat pasang calon walikota dan waki

Rabu,23 September 2020

Furniture Anda Luncurkan Perabot Unik untuk Kenyamanan Saat Stay at Home

DEPOK - Pandemi Covid-19 yang masih terjadi membuat masyarakat selalu diminta untuk di rumah saja (S

Rabu,23 September 2020

Cabor Dumai Diminta Serahkan Nama Atlit dan Pelatih Penerima Dana Pembinaan KONI

DUMAI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai minta pengurus cabang olahraga ag

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI