• Follow Us On : 

Peti Kemas di Jembatan Sungai Dumai, Ini Penjelasan Pelindo


Redaksi | Kamis,23 Januari 2020 - 18:29:15 WIB
Dibaca: 2188 kali 
Peti Kemas di Jembatan Sungai Dumai, Ini Penjelasan Pelindo Foto : Porosriau.com

DUMAI - PT Pelindo I Cabang Dumai tengah persiapkan proses dimulai beroperasi Jembatan Sungai Dumai yang baru dibangun, dan agar tidak dilewati truk kapasitas berat, untuk sementara diletakkan peti kemas sebagai pembatas akses masuk.

GM Pelindo I Dumai Jonedi Ramli mengatakan, pembatasan akses jembatan dengan peti kemas itu untuk menjaga ketahanan konstruksi bangunan baru karena belum resmi beroperasi dan agar tidak mengalami kerusakan.

"Saat ini masih proses dimulai beroperasi, dan untuk sementara kita batasi akses keluar masuk agar terjaga kekuatan dan ketahanan jembatan itu," kata Jonedi, Kamis (23/1/2020).

Dijelaskan, pembatasan jembatan di Jalan Datuk Laksamana ini hanya diberlakukan bagi kendaraan roda empat, terutama truk angkutan berat, sedangkan roda dua bisa melintas.

Pembangunan Jembatan Sungai Dumai baru rampung ini sebelumnya sudah dilintasi kendaraan angkutan berat, namun karena masih ada prosedur yang dilengkapi maka dilakukan pembatasan lewat di jembatan dua jalur itu.

"Hanya kendaraan roda dua yang masih dibolehkan melintas, dan pengoperasian jembatan ini nantinya juga akan dilakukan serah terima dan prosedur lain sesuai ketentuan," sebutnya.

Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar meminta Pelindo I dapat membuka Jembatan Sungai Dumai sepanjang 450 meter itu agar dapat digunakan masyarakat umum.

"Jembatan itu dibangun dengan dana Pelindo. Mereka juga sudah minta solusi kepada kami, bisa tidak dipungut biaya bagi yang melintas jembatan itu," kata Syamsuar kepada media beberapa waktu lalu.

Pungutan itu diminta jangan memberatkan masyarakat, terutama rakyat biasa pengendara sepeda motor dan mobil pribadi, sedangkan kendaraan yang memiliki nilai ekonomi seperti mengangkut sawit dan minyak diberlakukan tarif melintas.

Setelah dipertanyakan pada Kementerian PUPR terkait pungutan, ternyata dibolehkan karena yang membangun jembatan itu bukan pemerintah daerah tapi perusahaan. "Kita harap jembatan ini dapat mendorong perekonomian masyarakat," harapnya.*** (zk)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,06 Agustus 2016

Petisi Dukung Haris Azhar Ungkap Kebenaran Soal Mafia Narkoba Sudah Capai 23.000 Tanda Tangan!

JAKARTA (WR) - Hampir 23 ribu tanda tangan yang dibubuhkan untuk memberikan dukungan atas petisi "Ka

Selasa,13 Juni 2017

Murid SD STIC Madinatul Ulum Ikut Kompetisi OSK Mewakili Siak

TANGGERANG - Dua murid SD Sains Tahfiz Islamic Center (STIC) Madinatul Ulum Kabupaten Siak, masuk ba

Rabu,31 Januari 2018

Negara Kompetitif Yang Akan Bertumbuh Lebih Cepat

BANDUNG – Pembangunan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek), merupakan fakto

Minggu,25 Agustus 2019

Lewat Petisi, Beberapa Nama Capim KPK Diminta untuk Dicoret

JAKARTA - Koalisi kawal calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendesak Presiden

BERITA LAINNYA
Kamis,10 September 2020

Taiwans Tang Prize Foundation Collaborates with the National Taiwan University to stage the 2020 Tang Prize Masters Forum on the Power of Civil Society for Realization of the Rule of Law

TAIWAN - Media OutReach - 10 September 2020 - In the advent of challenges posed by critical issues s

Kamis,10 September 2020

LIKE App Siap Menjelajahi Pasar Populasi Terbesar di Asia Tenggara, yaitu Indonesia

INDONESIA - Media OutReach - 10 September 2020 - LIKE App merupakan platform pemasaran media sosial

Kamis,10 September 2020

LIKE App is Ready to Venture Into Largest Population Market in the SE Asia, Indonesia

INDONESIA - Media OutReach - 10 September 2020 - LIKE App is a disrupting social media marketing pla

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI