DUMAI - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan jajaran TNI di wilayah Kota Dumai melalui patroli rutin dan sosialisasi langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah antisipatif guna menekan potensi Karhutla, khususnya di wilayah rawan yang didominasi lahan gambut.
Seperti yang dilaksanakan Sertu Muh Ali Mustofa, Babinsa Kelurahan Batu Teritip Koramil 03/Sungai Sembilan, pada Jumat, 9 Januari 2026. Ia melaksanakan patroli Karhutla sekaligus sosialisasi kepada masyarakat bertempat di Jalan M. Soleh RT 05 Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan.
Patroli tersebut difokuskan pada kawasan lahan seluas kurang lebih tiga hektare dengan status tanah gambut yang dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kering.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga memberikan pemahaman kepada warga tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar serta menjelaskan sanksi hukum yang dapat dikenakan apabila terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Sertu Muh Ali Mustofa mengatakan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya Karhutla.
“Kami terus mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat merugikan, baik bagi kesehatan, lingkungan, maupun secara hukum,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan Karhutla. Menurutnya, pengawasan bersama dan kepedulian lingkungan menjadi kunci utama agar wilayah tetap aman dari kebakaran.
Dari hasil patroli yang dilakukan, tidak ditemukan adanya titik api maupun titik asap di lokasi kegiatan. Situasi selama patroli berlangsung terpantau aman dan kondusif dengan kondisi cuaca mendung.
Sertu Muh Ali Mustofa menambahkan bahwa patroli dan sosialisasi Karhutla akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar dan mau bekerja sama sehingga wilayah Batu Teritip dan sekitarnya terhindar dari kebakaran hutan dan lahan,” tutupnya.***
