BARCELONA, SPANYOL – Media OutReach Newswire – Sepanjang tahun 2025 saja, lebih dari 10 pemadaman listrik besar mengganggu pasokan listrik di berbagai belahan dunia, yang berdampak pada lebih dari 1,2 miliar orang. Menjamin stabilitas sistem tetap menjadi prioritas utama bagi perusahaan ketenagalistrikan global.
Keterangan Foto: Jason Li, Presiden Global Marketing & Solutions, Electric Power Digitalization BU, Huawei.
Namun, stabilitas bukanlah satu-satunya perhatian. Dorongan menuju netralitas karbon semakin mempercepat adopsi energi terbarukan dan elektrifikasi. Integrasi sumber energi baru dalam jumlah besar serta pengelolaan beban baru yang tidak terprediksi menuntut sistem ketenagalistrikan yang semakin fleksibel.
“Di masa lalu, kami sebagian besar mengandalkan otomatisasi untuk mengatasi berbagai permasalahan pada jaringan listrik. Namun ke depan, jaringan listrik akan bertransformasi dari sekadar sistem transmisi menjadi pemain kunci dalam transisi energi. Digitalisasi dan AI akan bergeser dari peningkatan opsional menjadi elemen yang esensial dalam inti pembangkitan listrik. Bersama dengan otomatisasi, keduanya menjadi pendorong utama modernisasi jaringan listrik,” kata Jason Li, Presiden Departemen Marketing & Solution Sales Huawei Electric Power Digitalization BU.
“Kami percaya bahwa integrasi mendalam teknologi digital ke dalam skenario ketenagalistrikan serta pembentukan ulang produksi dan operasional melalui telekomunikasi dan AI akan memungkinkan jaringan listrik mencapai stabilitas dan fleksibilitas yang optimal,” tambahnya.

Integrasi skala besar pembangkit listrik tenaga surya terdistribusi (PV), penyimpanan energi, dan stasiun pengisian daya ke dalam jaringan listrik, yang disertai dengan meningkatnya interaksi pengguna serta potensi transaksi di sisi beban, menimbulkan tantangan baru dalam menjaga keseimbangan, stabilitas, dan keamanan jaringan distribusi.
“Terobosan untuk sistem ketenagalistrikan masa depan terletak pada jaringan distribusi. Dan kunci untuk mengatasi tantangan distribusi adalah transparansi pada level tegangan rendah 400 V. Untuk mencapai hal ini, Huawei bersama para mitra telah mengembangkan solusi distribusi cerdas (Intelligent Distribution Solution/IDS) untuk manajemen tegangan rendah yang transparan,” ujar Jason.
Pada ajang Mobile World Congress 2026 di Barcelona, Huawei akan memamerkan aplikasi AI terbarunya dalam digitalisasi ketenagalistrikan, termasuk solusi inovatif untuk distribusi listrik cerdas, gardu induk, dan inspeksi pembangkit listrik. Untuk mengeksplorasi transformasi digital yang sukses di sektor ketenagalistrikan, kunjungi booth Huawei di stand 1H50, Fira Gran Via Hall 1.
Hashtag: #HuaweiThe issuer is solely responsible for the content of this announcement.
