Sebulan Operasi Kepabeanan Khusus, Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan Tunjukkan Kinerja Stabil dan Dampak Positif Pembukaan Ekonomi

Sebulan Operasi Kepabeanan Khusus, Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan Tunjukkan Kinerja Stabil dan Dampak Positif Pembukaan Ekonomi
Yangpu Port, the largest cargo port in the Hainan FTP.

HAIKOU, CHINA – Media OutReach Newswire – Satu bulan sejak diberlakukannya operasi kepabeanan khusus di seluruh pulau, Pelabuhan Perdagangan Bebas (Free Trade Port/FTP) Hainan di China selatan tetap beroperasi secara lancar dan tertib. Sejumlah capaian awal terlihat pada peningkatan efisiensi logistik, kemudahan bagi penumpang, serta penguatan agregasi ekonomi, yang menegaskan komitmen China terhadap pembukaan ekonomi tingkat tinggi.

Keterangan Foto: Pelabuhan Yangpu, pelabuhan kargo terbesar di Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan.

Hainan Heren Pearl Co., Ltd., perusahaan yang terutama mengimpor mutiara dari luar negeri, muncul sebagai salah satu penerima manfaat langsung dari kebijakan Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan.

Di bawah kebijakan pemrosesan bernilai tambah, perusahaan tersebut dapat menjual produk bernilai tinggi ke daratan China tanpa bea masuk, sehingga menurunkan beban pajak keseluruhan dari sekitar 52 persen menjadi kurang lebih 26 persen. Penghematan ini kemudian dialihkan untuk kegiatan penelitian dan pengembangan, ujar Zhang Shizhong, ketua perusahaan.

“FTP memiliki potensi yang sangat besar, dengan lebih banyak dividen kebijakan yang akan dilepaskan di masa depan,” kata Zhang.

Salah satu kebijakan kepabeanan khusus yang menonjol adalah penerapan “akses lebih bebas di garis pertama,” yang mengacu pada perdagangan yang lebih bebas antara Hainan dan wilayah di luar perbatasan kepabeanan China, serta “akses terkelola di garis kedua,” yaitu penerapan pengawasan kepabeanan standar terhadap barang yang bergerak dari Hainan ke daratan China.

Menurut Bea Cukai Haikou, dari 18 Desember 2025 hingga dini hari 18 Januari 2026, nilai barang impor bebas tarif melalui “garis pertama” mencapai 753 juta yuan (sekitar 107 juta dolar AS). Sementara itu, nilai barang hasil pemrosesan dan bernilai tambah yang dijual ke dalam negeri melalui “garis kedua” mencapai sekitar 85,9 juta yuan.

Di Kota Wanning, lini produksi Chia Tai (Hainan) Xinglong Coffee Industry Development Co., Ltd. beroperasi pada kapasitas penuh. Perusahaan ini mengimpor biji kopi hijau dari Kolombia dan memprosesnya di Hainan sebelum mengirimkan produk jadi ke daratan China, dengan menikmati pengurangan tarif sebesar 8 persen berdasarkan kebijakan FTP.

“Setelah penerapan operasi kepabeanan khusus di seluruh pulau, Hainan secara bertahap akan menjadi pusat pemrosesan bernilai tambah dan hub perdagangan dengan kemampuan alokasi sumber daya global. Perusahaan tidak hanya akan sekadar singgah di Hainan, tetapi juga dapat berakar di sini dan menciptakan nilai yang lebih tinggi,” jelas Ye Jian, manajer umum perusahaan.

Keterangan Foto: Belanja bebas bea melonjak di Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan.

Didorong oleh insentif kebijakan, semakin banyak perusahaan memilih untuk berbisnis di Hainan. Administrasi Umum Kepabeanan China menyatakan bahwa total 5.132 perusahaan perdagangan luar negeri baru menyelesaikan pendaftaran di Hainan selama satu bulan terakhir, peningkatan bulanan yang hampir setara dengan total pendaftaran sepanjang satu kuartal penuh pada tahun 2024.

Menurut data resmi, jumlah total entitas pasar perdagangan luar negeri yang terdaftar di Hainan kini telah melampaui 100.000.

Seiring diberlakukannya kebijakan tersebut, pelabuhan-pelabuhan utama di seluruh Hainan mengalami lonjakan aktivitas.

Beberapa hari setelah Hainan memulai operasi kepabeanan khusus di seluruh pulau, sebuah penerbangan dari Praha yang membawa 115 penumpang Eropa mendarat di kota wisata Sanya. Peristiwa ini menandai terobosan dalam pembukaan tingkat tinggi sektor penerbangan di Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan.

Kedatangan tersebut menandai peluncuran rute penumpang resmi pertama di China yang dioperasikan berdasarkan Kebebasan Udara Ketujuh (Seventh Freedom of the Air), yang memungkinkan maskapai asing mengoperasikan penerbangan antara dua negara asing tanpa harus mendarat di negara asalnya.

Rute ini dioperasikan oleh Scat Airlines dari Kazakhstan, dengan jadwal satu penerbangan pulang-pergi setiap pekan.

Di Pelabuhan Yangpu, pelabuhan kargo terbesar di Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan, kapal-kapal raksasa yang bersandar secara bergantian, derek gantri yang beroperasi tanpa henti, serta truk kontainer yang bergerak dalam alur terkoordinasi dengan ketat telah menjadi pemandangan sehari-hari.

“Yangpu akan memikul peran sebagai gerbang logistik utama Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan. Pelabuhan ini bertujuan membangun pusat pelayaran internasional dan logistik yang cerdas serta ramah lingkungan,” kata Yang Xiaobin, wakil kepala Biro Transportasi, Pelabuhan, dan Jalur Air Zona Pengembangan Ekonomi Yangpu.

Volume arus peti kemas di Pelabuhan Yangpu mencapai 3,31 juta unit setara dua puluh kaki (TEU) pada tahun 2025, meningkat lebih dari 65 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Yang patut dicatat adalah Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan meluncurkan operasi kepabeanan khusus di seluruh pulau pada saat deglobalisasi semakin menguat dan ketidakpastian global meningkat,” ujar Cui Weijie, wakil direktur Akademi Kerja Sama Perdagangan dan Ekonomi Internasional China, sebuah lembaga pemikir di bawah Kementerian Perdagangan.

“Langkah ini tidak hanya menunjukkan komitmen teguh China terhadap pembukaan ekonomi berstandar tinggi, tetapi juga menyuntikkan kepastian yang lebih besar serta momentum positif bagi perekonomian global dan kerja sama perdagangan internasional,” tutup Cui.

Hashtag: #HainanFreeTradePort #HainanFTP #CustomsReform #FreeTradePort #DutyFreeTrade

The issuer is solely responsible for the content of this announcement.

Berita Lainnya

Index