DUMAI – Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan oleh jajaran Kodim 0320/Dumai. Babinsa Kelurahan Lubuk Gaung Koramil 03/Sungai Sembilan, Serma Tarmin, melaksanakan kegiatan pemadaman dan pendinginan karhutla hari kedua yang berlokasi di Jalan Sidodadi RT 07, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Selasa (10/2/2026).
Kebakaran terjadi di lahan gambut milik masyarakat dengan luas terbakar sekitar ±0,5 hektare, di mana ±0,2 hektare telah berhasil ditangani. Vegetasi yang terbakar berupa semak belukar, pakis, serta kebun sawit. Hingga saat ini, sumber api masih belum diketahui.
Jenis kebakaran tergolong kebakaran permukaan dan bawah, dengan kondisi cuaca cerah. Sumber air tersedia namun terbatas, dengan memanfaatkan embung di sekitar lokasi. Pada saat pelaksanaan kegiatan, masih terpantau adanya titik api dan titik asap.
Kegiatan pemadaman dan pendinginan melibatkan unsur TNI sebanyak 2 personel, Masyarakat Peduli Api (MPA) 1 orang, pihak kelurahan 1 orang, serta masyarakat sekitar sebanyak 3 orang. Sarana yang digunakan berupa 1 unit mesin minitracker milik Koramil.
Komandan Kodim 0320/Dumai, Letkol Arm Herman Santoso, menegaskan bahwa jajaran Kodim akan terus hadir di lapangan untuk mencegah meluasnya karhutla, khususnya di wilayah rawan kebakaran lahan gambut.
“Kami terus menginstruksikan Babinsa untuk siaga dan bergerak cepat dalam penanganan karhutla. Pemadaman dan pendinginan ini bertujuan memastikan api benar-benar padam hingga ke lapisan bawah tanah gambut agar tidak muncul kembali,” tegas Letkol Arm Herman Santoso.
Dandim juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.
“Karhutla adalah ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayahnya dan tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun,” tambahnya.
Kegiatan pemadaman dan pendinginan berlangsung aman dan terkendali. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bahan laporan.***
