DUMAI - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan aparat teritorial di wilayah binaan Kodim 0320/Dumai melalui kegiatan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026 di Jalan H. Abdul Aziz RT 02, Kelurahan Sungai Geniot, dengan menyasar lahan rawan kebakaran.
Kegiatan lapangan dilakukan oleh personel Koramil 03/Sungai Sembilan dengan meninjau langsung kondisi lahan gambut seluas kurang lebih dua hektare yang memiliki potensi kerawanan kebakaran, terutama pada musim panas dan saat pengolahan lahan masyarakat.
Selain patroli wilayah, personel di lapangan juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar serta menyampaikan konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dalam kegiatan tersebut, aparat juga melakukan pengecekan titik koordinat lahan guna memastikan kondisi wilayah tetap terkendali. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa tidak ditemukan adanya titik api maupun asap di lokasi yang dipantau.
Serda Bambang Irwanto menyampaikan bahwa patroli dan sosialisasi dilakukan sebagai langkah pencegahan agar masyarakat lebih memahami dampak kerusakan lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena selain merusak lingkungan, tindakan tersebut juga memiliki sanksi hukum yang tegas," tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan patroli difokuskan pada wilayah lahan gambut karena memiliki tingkat kerawanan tinggi apabila terjadi kebakaran.
“Lahan gambut sangat mudah terbakar dan sulit dipadamkan, sehingga perlu pengawasan serta kesadaran bersama untuk mencegah terjadinya kebakaran,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dengan kondisi cuaca cerah yang mendukung pelaksanaan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar wilayah binaan.
Serda Bambang Irwanto juga menuturkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara rutin guna menekan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Kami akan terus melakukan patroli dan pendekatan kepada masyarakat agar kesadaran menjaga lingkungan semakin meningkat sehingga wilayah tetap aman dari ancaman karhutla,” ungkapnya.***
