• Follow Us On : 

Diduga Makar, Ini Alasan Mabes Polri Bebaskan 8 Aktivis


Alink Mhd Iskandar | Sabtu,03 Desember 2016 - 17:24:07 WIB
Dibaca: 1051 kali 
Diduga Makar, Ini Alasan Mabes Polri Bebaskan 8 Aktivis Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Mabes Polri mengungkapkan alasan tidak melakukan penahanan terhadap 8 orang aktivis yang diduga akan melakukan tindakan makar.

"Penilaian subjektif penyidik, dinilai kooperatif dan lebih pada alasan kemanusian," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, dilansir Rimanews, Sabtu (3/12/2016).

Pelepasan terhadap 8 orang dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan selama 1x24 jam. Penyidik juga tak mempermasalahkan dengan tidak dilakukannya penahanan. Penyidik menyatakan seorang tersangka tak harus dilakukan penahanan.

"Yang penting penyidik tidak merasa dipersulit," ungkap Boy.

Barang bukti seperti tulisan tangan dan hasil monitoring percakapan dari para tersangka untuk melakukan upaya makar juga saat ini telah dipegang oleh penyidik.

Dari bukti itu, para tersangka telah memenuhi unsur makar seperti pemanfaatan massa saat aksi damai 2 desember untuk menduduki kantor DPR RI.

"Berencana pemaksaan sidang istimewa yang kemudian menuntut pergantian pemerintahan. Ini masuk tataran inkonstitusional," jelas Boy.

Kemarin polisi menyatakan telah menangkap 10 orang yang diduga melakukan makar dan langsung dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Dari 10 orang, terdapat nama anak Proklamator Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri.

Belakangan polisi meralat jumlah tersangka yang kemarin dibawa ke Mako Brimob. Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar, menyatakan polisi menangkap 11 orang.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,30 Maret 2017 - 14:18:06 WIB

Diduga Dikeroyok, Seorang Pria Ditemukan Tewas Terkapar Depan Kafe Jalan SM Amin

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Warga jalan SM Amin (Arengka II), Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau

Minggu,26 Februari 2017 - 08:37:01 WIB

Polisi Sita Sabu Senilai Rp 3,6 Miliar, Diduga dari Malaysia

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Kepolisian Resor Dumai menyita narkoba jenis sabu seberat 3,3 kilogram dal

Jumat,30 Maret 2018 - 14:18:38 WIB

Misteri Kematian Abellia Delta Wahyuni Berprofesi PSK Diduga Karena Cemburu

NONGSA - Misteri kematian Abellia Delta Wahyuni alias Meli yang ditemukan tewas di kamar kosnya

Jumat,25 Agustus 2017 - 23:37:18 WIB

Diduga Dendam, Seorang Ibu Potong Penis Anaknya Sendiri

FUZHOU (Wahanariau) -- Seorang ibu di Kota Fuzhou, Provinsi Jiangxi, China memotong penis putranya s

Rabu,17 Agustus 2016 - 16:39:12 WIB
Kasus Sari Rejo Medan

Waduh...! TNI AU Diduga Menyerang Orang yang Sedang Berada di Mesjid

MEDAN (WR) - Bentrokan antara TNI AU dan warga pecah di kawasan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia,

Jumat,20 Januari 2017 - 14:06:38 WIB

Gadis Dibawah Umur Diduga Dilecehkan 9 Orang, Peran KPPAD Dipertanyakan

LINGGA (WAHANARIAU) - Peran Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) jadi pertanyaan s

BERITA LAINNYA
Senin,22 Oktober 2018 - 04:53:48 WIB

Pasca Penemuan Mayat Gantung Diri, Ratusaan Massa Datangi Polsek GAS Pertanyakan Hasil Visum

TEMBILAHAN - Ratusan massa sejak tadi sore sekira pukul 16.00 Wib mengepung Kantor Polsek Gaung Anak

Senin,22 Oktober 2018 - 01:07:55 WIB

Catat... Ini Lokasi Ujian CAT Peserta CPNS di Riau

PEKANBARU - Pelaksanaan ujian Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) d

Sabtu,20 Oktober 2018 - 02:37:50 WIB

Korupsi Pipa Transmisi Inhil, Tiga Ditahan dan Satu Tersangka Bakal Dijemput Paksa

PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, menahan tiga tersangka kasus korupsi pipa

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI