• Follow Us On : 

Diduga Makar, Ini Alasan Mabes Polri Bebaskan 8 Aktivis


Alink Mhd Iskandar | Sabtu,03 Desember 2016 - 17:24:07 WIB
Dibaca: 1217 kali 
Diduga Makar, Ini Alasan Mabes Polri Bebaskan 8 Aktivis Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Mabes Polri mengungkapkan alasan tidak melakukan penahanan terhadap 8 orang aktivis yang diduga akan melakukan tindakan makar.

"Penilaian subjektif penyidik, dinilai kooperatif dan lebih pada alasan kemanusian," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, dilansir Rimanews, Sabtu (3/12/2016).

Pelepasan terhadap 8 orang dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan selama 1x24 jam. Penyidik juga tak mempermasalahkan dengan tidak dilakukannya penahanan. Penyidik menyatakan seorang tersangka tak harus dilakukan penahanan.

"Yang penting penyidik tidak merasa dipersulit," ungkap Boy.

Barang bukti seperti tulisan tangan dan hasil monitoring percakapan dari para tersangka untuk melakukan upaya makar juga saat ini telah dipegang oleh penyidik.

Dari bukti itu, para tersangka telah memenuhi unsur makar seperti pemanfaatan massa saat aksi damai 2 desember untuk menduduki kantor DPR RI.

"Berencana pemaksaan sidang istimewa yang kemudian menuntut pergantian pemerintahan. Ini masuk tataran inkonstitusional," jelas Boy.

Kemarin polisi menyatakan telah menangkap 10 orang yang diduga melakukan makar dan langsung dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Dari 10 orang, terdapat nama anak Proklamator Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri.

Belakangan polisi meralat jumlah tersangka yang kemarin dibawa ke Mako Brimob. Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar, menyatakan polisi menangkap 11 orang.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,16 Oktober 2018 - 00:22:34 WIB

KPK OTT di Bekasi, Diduga Terkait Izin Properti di Meikarta

BEKASI - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 10 orang dalam operasi tangkap ta

Minggu,26 Februari 2017 - 08:37:01 WIB

Polisi Sita Sabu Senilai Rp 3,6 Miliar, Diduga dari Malaysia

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Kepolisian Resor Dumai menyita narkoba jenis sabu seberat 3,3 kilogram dal

Rabu,11 April 2018 - 01:14:01 WIB

Diduga Lakukan Kegiatan Ilegal, Pengacara PT MSCU Somasi Fika Wulandari

DUMAI - Diduga telah melakukan kegiatan ilegal dengan cara membuka pendaftaran stand UMKM dan Parkir

Rabu,30 Agustus 2017 - 17:35:04 WIB

Polisi Tangkap Satu Warga Pekanbaru yang Diduga Terkait Saracen

PEKANBARU (Wahanariau) -- Polisi menangkap Muhammad Abdullah Harsono, Rabu subuh, 30 Agustus 2017, w

Kamis,14 Juli 2016 - 11:52:20 WIB

Diduga Rugikan Negara Ratusan Miliar, KRD : Copot Oknum Petinggi dan Kasi Lala KSOP Dumai

DUMAI - Koalisi Rakyat Dumai, dan Manager Umum PT Indomas Jaya Raya, Ir Muhammad Hasbi, meminta kepa

Rabu,17 Agustus 2016 - 16:39:12 WIB
Kasus Sari Rejo Medan

Waduh...! TNI AU Diduga Menyerang Orang yang Sedang Berada di Mesjid

MEDAN (WR) - Bentrokan antara TNI AU dan warga pecah di kawasan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia,

BERITA LAINNYA
Sabtu,13 April 2019 - 02:03:12 WIB

The Ancient Art of a Powerful Divination Method is Sparking Global Interest

Chinese Metaphysics Expert Dato' Joey Yap Held the Biggest-ever Qi Men Dun Jia Class for over 2,

Sabtu,13 April 2019 - 01:53:33 WIB

MSIG Launches Gluco SafeGuard

The First General Insurer To Launch An Innovative Product For People With Pre-Diabetes And Type

Sabtu,13 April 2019 - 01:49:13 WIB

Sega Entertainment Selects Infor ERP Solution to Modernise its Operating Environment

Deploys versatile “Infor LN” to streamline workflows limited by highly-customized missio

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI