• Follow Us On : 

Diduga Makar, Ini Alasan Mabes Polri Bebaskan 8 Aktivis


Alink Mhd Iskandar | Sabtu,03 Desember 2016 - 17:24:07 WIB
Dibaca: 1138 kali 
Diduga Makar, Ini Alasan Mabes Polri Bebaskan 8 Aktivis Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Mabes Polri mengungkapkan alasan tidak melakukan penahanan terhadap 8 orang aktivis yang diduga akan melakukan tindakan makar.

"Penilaian subjektif penyidik, dinilai kooperatif dan lebih pada alasan kemanusian," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, dilansir Rimanews, Sabtu (3/12/2016).

Pelepasan terhadap 8 orang dilakukan setelah dilakukan pemeriksaan selama 1x24 jam. Penyidik juga tak mempermasalahkan dengan tidak dilakukannya penahanan. Penyidik menyatakan seorang tersangka tak harus dilakukan penahanan.

"Yang penting penyidik tidak merasa dipersulit," ungkap Boy.

Barang bukti seperti tulisan tangan dan hasil monitoring percakapan dari para tersangka untuk melakukan upaya makar juga saat ini telah dipegang oleh penyidik.

Dari bukti itu, para tersangka telah memenuhi unsur makar seperti pemanfaatan massa saat aksi damai 2 desember untuk menduduki kantor DPR RI.

"Berencana pemaksaan sidang istimewa yang kemudian menuntut pergantian pemerintahan. Ini masuk tataran inkonstitusional," jelas Boy.

Kemarin polisi menyatakan telah menangkap 10 orang yang diduga melakukan makar dan langsung dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Dari 10 orang, terdapat nama anak Proklamator Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri.

Belakangan polisi meralat jumlah tersangka yang kemarin dibawa ke Mako Brimob. Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar, menyatakan polisi menangkap 11 orang.


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,24 Agustus 2017 - 13:26:58 WIB

Diduga Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Diringkus Polisi

PASIR PANGARAIAN (Wahanariau) - Seorang pria di Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) b

Rabu,03 Mei 2017 - 13:35:45 WIB

Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Wanita Nyaris Bugil Bikin Geger Warga Tangkerang Tengah

PEKANBARU - Warga Jalan Paus Ujung, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai mendadak g

Rabu,17 Agustus 2016 - 16:39:12 WIB
Kasus Sari Rejo Medan

Waduh...! TNI AU Diduga Menyerang Orang yang Sedang Berada di Mesjid

MEDAN (WR) - Bentrokan antara TNI AU dan warga pecah di kawasan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia,

Selasa,10 April 2018 - 13:25:43 WIB

Oknum Polwan Juga Diduga Tipu IRT Hingga Ratusan Juta

MEDAN - Korban dugaan penipuaan Briptu AAH, oknum polwan disebut-sebut bertugas di Satres Narkoba Po

Selasa,11 Desember 2018 - 03:26:45 WIB

2 Orang Ditembak Mati Diduga Begal Neng Perawat Bandung

BANDUNG - Polisi menembak mati 2 begal di Bandung. Kedua pria diindikasi merupakan begal yang menewa

Senin,18 September 2017 - 14:30:09 WIB

Penemuan Mayat Wanita di Kamar 137, Diduga Tewas Akibat Kekerasan Benda Tumpul di Kepala

PEKANBARU - Hingga saat ini, Polsek Bukitraya dan Polresta Pekanbaru, masih mengusut tewasnya wanita

BERITA LAINNYA
Selasa,15 Januari 2019 - 02:08:37 WIB

Blockchain Project OASIS BEBIT Hosted Singapore Meetup Successfully

SINGAPORE - Media OutReach - 14 January 2019 - January 10, 2018, project OASIS B

Selasa,15 Januari 2019 - 02:04:25 WIB

ABACA member CEZEX becomes Asia’s First Digital Asset Exchange for Currency, Asset-Backed Security Tokens and Derivatives

SINGAPORE - Media OutReach - 14 January 2019 - Asia Blockchain and Crypto Associ

Selasa,15 Januari 2019 - 02:00:58 WIB

Chubb Appoints Glen Browne Deputy Regional President for Asia Pacific and Division President, Southeast Asia

SINGAPORE - Media OutReach - 14 January 2019 - Chubb announced today the appoint

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI