• Follow Us On : 

Dugaan Tandatangan Bupati Bengkalis Palsu, ISMAPI Minta Polisi Selidiki Unsur Suap


Redaksi | Selasa,28 Februari 2017 - 21:18:03 WIB
Dibaca: 983 kali 
Dugaan Tandatangan Bupati Bengkalis Palsu, ISMAPI Minta Polisi Selidiki Unsur Suap Andika Fitrian

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Dugaan pemalsuan tandatangan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, terkait Izin Persetujuan Prinsip Pembangunan Kepariwisataan di Kecamatan Rupat Utara pada PT Bumi Rupat Indah (BRI) telah dilaporkan oleh ke Polres Bengkalis. Langkah hukum yang dilakukan oleh Bupati dinilai tepat dan didukung oleh Ikatan Sarjana Mandau-Pinggir (ISMAPI) Pekanbaru.

"Kami nilai langkah Bupati menempuh jalur hukum sudah tepat karena beliau merasa dirugikan dalam kasus ini. Kami ISMAPI akan memberikan dukungan pada sikap Bupati tersebut," kata Ketua ISMAPI Pekanbaru, Andika Fitrian, ST, Selasa (27/2/2017).

Sebelumnya, Bupati Amril Mukminin merasa tandatangan dirinya dipalsukan, karena Pemkab tidak pernah mengeluarkan izin prinsip untuk pembangunan kepariwisataan di Pulau Rupat. Seseorang diduga sebagai makelar dalam kasus ini berinisial B telah diperiksa Polres Bengkalis. Disebut-sebut B telah menerima uang sebesar Rp700 juta dari pihak PT BRI.

"ISMAPI berharap Polres Bengkalis tak hanya mengusut soal tandatangan palsu saja. Kami minta Polres juga mengusut dugaan unsur suap. Terjadinya tandatangan palsu inikan karena ada uang atas permintaan tertentu," ujar Andika lagi.

Andika juga meminta Bupati Amril jangan takut untuk membuka seluas-luasnya kasus ini, sekalipun oknum yang diduga terlibat merupakan orang dekat dirinya. Kedepan Bupati harus lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. (goriau)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,09 November 2017 - 10:55:44 WIB

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Penggelapan Dalam Jabatan, Penasehat Hukum Bacakan Esepsi

DUMAI – Pengadilan Negeri (PN) Kota Dumai menggelar sidang lanjutan pembacaan esepsi pada kasu

Kamis,18 Oktober 2018 - 00:50:50 WIB

Warga Laporkan Dugaan Korupsi di Kota Sungai Penuh ke KPK

JAKARTA - Sejumlah warga Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Provinsi J

Rabu,19 Juli 2017 - 12:09:33 WIB

Dugaan Pungli Rutan, Polda Riau Telusuri Aliran Uang di Rekening Tersangka

PEKANBARU (WR) - Dugaan pungutan liar terhadap tahanan di Rutan Klas IIB Pekanbaru masih terus diusu

Kamis,23 Maret 2017 - 15:32:53 WIB

Dugaan Korupsi ADD, Kades dan Bendahara Desa Tanjung Punak Rupat Utara Kab Bengkalis Ditahan

BENGKALIS - Kejaksaan Negeri Bengkalis menahan tersangka IS (51) kepala desa (kades) dan SY bendahar

Senin,11 September 2017 - 15:44:08 WIB

Dugaan Korupsi Disidik Lagi, Polda Kembali Geledah Kantor Dispenda Riau

PEKANBARU (Wahanariau) - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Jepolisian Daerah Riau kembali melakukan

Selasa,27 Maret 2018 - 20:09:26 WIB
Korban Sudah lapor ke Mapolda Riau

Dugaan Penggelapan dan Penipuan Dana Ribuan Jemaah Umrah, Kantor Cabang Abu Tours Pekanbaru Sudah Tutup Berbulan-Bulan

PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau tengah menyelidiki keberadaan kantor cabang Abu Tours di

BERITA LAINNYA
Rabu,26 Februari 2020 - 17:19:41 WIB

Riau Raih Penghargaan Dari Arsip Nasional RI

SOLO - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berhasil meraih penghargaan dari Arsip Nasional Republik I

Rabu,26 Februari 2020 - 17:17:21 WIB

Kanwil DJP Riau Serahkan Tersangka Tindak Pidana Perpajakan ke Kejaksaan

PEKANBARU - Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kantor Wilayah DJP Riau melalui Korwas PPNS Kepolisian Dae

Rabu,26 Februari 2020 - 17:00:36 WIB

DHL Express is a Top Employer in Asia Pacific for Sixth Consecutive Year

World leader in express logistics is certified in 63 countries worldwide -- more countries than an

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI