• Follow Us On : 

Diancam Dibunuh, Mantan Pacar Dipaksa ke Wisma Buat Ngintim Berdua


Lidya Anggraini | Sabtu,18 Maret 2017 - 12:22:54 WIB
Dibaca: 1123 kali 
Diancam Dibunuh, Mantan Pacar Dipaksa ke Wisma Buat Ngintim Berdua Ilustrasi

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Seorang wanita umur 20 tahun, sebut saja Gadis (identitas disamarkan, red) melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya ke Polresta Pekanbaru, Provinsi Riau. Ia diperlakukan tak manusiawi oleh lelaki bekas kekasihnya.

Dengan langkah gontai dan pipi yang memar Gadis datang ke Mapolresta Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani, melaporkan kejadian yang ia alami. Korban mengaku dianiaya mantan pacarnya berinisial ALS, bahkan dipaksa melayani nafsu birahi pria 21 tahun itu.

Menurut data kepolisian, kejadian ini bermula Kamis (16/3/2017) menjelang malam lalu. Gadis yang baru pulang dari sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Ahmad Yani tiba-tiba dihampiri sang mantan, ALS. Pelaku menarik wanita tersebut agar ikut dengannya.

Tentu saja Gadis menolak mentah-mentah. Dalam fikiran korban sudah terlintas bahwa ALS bakal berniat tak baik kepadanya. Ini tampak dari sikap kasar yang ia tunjukkan saat itu. Benar saja, penolakan tersebut membuat pelaku marah besar.

Plaak..! Korban langsung digampari. Dalam kondisi yang tertekan, ALS lalu memaksa Gadis untuk ikut bersamanya. Korban pun akhirnya pasrah. Dia tak berani melawan lagi karena takut pelaku bakal main tangan untuk kali keduanya.

Ternyata benar firasat Gadis. Rupa-rupanya korban dibawa ke sebuah wisma yang lokasinya hanya beberapa ratus meter dari tempat mereka bertemu tadi. Kemudian dirinya dipaksa masuk ke dalam kamar yang sudah dipesan ALS.

Di dalam kamar itu Gadis kembali dikasari. Pipinya digampar dan lehernya dicekik. Dalam keadaan seperti ini, korban kemudian dipaksa berhubungan badan layaknya suami istri. Tentu saja Gadis menolak ajakan mantannya tersebut.

Ini membuat ALS naik pitam. Pelaku yang sudah gelap mata itu akhirnya mengancam bakal menghabisi nyawa korban jika berani menolak ajakan intim tersebut. Tentu korban takut. Mau tidak mau, ia harus merelakan tubuhnya dinikmati lelaki itu.

"Korban mengaku dianiaya dengan cara ditampar. Kejadian diawali saat korban didatangi pelaku dengan maksud untuk diajak ke suatu tempat," ungkap Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino, Sabtu (18/3/2017) siang.

"Kasusnya sudah dilaporkan kemarin (Jumat) dan sudah kita terima, selanjutnya akan diproses," benar Dodi Vivino. (goriau)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,12 Juni 2017 - 22:14:33 WIB

Naas...! Mojok di TPI Purnama Dumai, Digrebek, Diancam Pakai Parang dan Diperkosa

DUMAI - Peringatan bagi remaja Dumai yang biasa menaruh kasih dilokasi sepi dan gelap yang rawan aka

Sabtu,25 Oktober 2014 - 06:49:12 WIB

Diancam Tak Naik Kelas, Guru Cabuli 20 Siswa SMP

AMBON - Oknum guru olahraga berinisial JL, tersangka pencabulan terhadap 20 siswanya di salah satu

Jumat,03 Oktober 2014 - 00:15:36 WIB

Beberkan Aset Ketua DPR, Wartawan 'Tempo' Diancam

KUPANG - Gara-gara menulis berita tentang gurita bisnis Ketua DPR terpilih Setya Novanto di Nus

Jumat,01 Juli 2016 - 16:34:19 WIB

Barter Tilang dengan Ohok-Ohok, Polisi Cabul ini Diancam Pemecatan

Wahanariau - Kasus barter denda tilang dengan hubungan intim yang diduga dilakukan oleh oknum polant

BERITA LAINNYA
Rabu,15 Agustus 2018 - 00:28:28 WIB

More than 400 IT Professionals Joined CLOUDSEC Hong Kong 2018

CHINA - 14 August 2018 - More than 400 professionals from Hong Kong and Macau today joined CLOUDSEC

Rabu,15 Agustus 2018 - 00:22:40 WIB

Avnet Memperluas Jaringan dengan Microchip

Dinobatkan sebagai Mitra Pemasaran Global bagi Microsemi Portfolio   PHOENIX - 14 AGUSTUS 201

Selasa,14 Agustus 2018 - 00:01:23 WIB

Sihuan Pharmaceutical’s Self-Developed Innovative Oncology Drug Pirotinib Commenced Phase II Clinical Trial in China

Led by Top Oncologist Professor Wu Yilong Expected to Commence Phase III Clinical Trial in 2H2019. D

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI