• Follow Us On : 

Dugaan Korupsi Sekda Dumai, KPK Geledah Kantor PUPR Bengkalis


Redaksi | Selasa,08 Agustus 2017 - 20:44:05 WIB
Dibaca: 809 kali 
Dugaan Korupsi Sekda Dumai, KPK Geledah Kantor PUPR Bengkalis

BENGKALIS (Wahanariau) - Terkait kasus dugaan korupsi melibatkan Sekretaris Kota (Sekko) Dumai Muhammad Nasir, Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis, Jalan Pertanian Bengkalis, Selasa (8/8/2017). 

Informasi yang berhasil dirangkum wartawan, Tim Penyidik KPK diperkirakan berjumlah 5 sampai 6 orang tiba di Kantor PUPR sekitar pukul 13.30 WIB dan memperoleh pengawalan dari Polres Bengkalis.

Tim KPK diinformasikan menggeladah sejumlah ruangan yang berada di lantai satu dan dua. Diantaranya, ruang sekretariat dan bidang. Dalam pemeriksaan tersebut petugas KPK didampingi sejumlah staf PUPR.

"Ada sekitar lima atau enam orang sepertinya tadi. Dibagi dua di bawah dan lantai dua, mereka datang sekitar jam 13.30 tadi," ungkap salah seorang Staf PUPR Bengkalis yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Pemeriksaan KPK ke Kantor PUPR menyusul dugaan keterlibatan Sekdako Dumai Muhammad Nasir ketika menjabat sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis dan juga sebagai Pengguna Anggaran (PA) terhadap sejumlah proyek.

Sementara itu, awak media yang berusaha mengikuti jalannya proses pemeriksaan tersebut tidak dibenarkan memasuki Kantor PUPR. Hingga berita ini diterbitkan Tim KPK masih melakukan pemeriksaan di Kantor PUPR Bengkalis.

Walikota Dumai, Zulkifli AS sebagai atasan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Muhammad Nasir mengaku prihatin usai mendengar kabar yang dialami Muhammad Nasir.

Muhammad Nasir mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis ini batal berangkat ke Tanah Suci, lantaran paspornya dicekal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pencekalan itu diduga karena ia terlibat dalam dugaan korupsi sejumlah proyek di Kabupaten Bengkalis. Kasus ini sudah bergulir saat dirinya masih berada di Kabupaten Bengkalis. Bahkan saat dirinya menjalani serangkaian seleksi terbuka sebagai Calon Sekda Kota Dumai.

"Sebagai rekan dan pimpinan kita prihatin mendengar kabar itu. Apalagi sempat berbincang dengan beliau di Embarkasi Batam," ujar pria disapa Zul AS saat ditemui di Media Centre Dumai, Selasa (8/8/2017).

Walau demikian, Zul AS tidak tahu tentang proses hukum yang diduga terkait dengan Nasir. Bahkan ia masih menanti informasi pasti perihal proses hukum, yang diduga menjerat Nasir. Sebab saat berbincang, dirinya cuma mengetahui bahwa Nasir batal berangkat akibat permasalahan dokumen. (rdk/rhc)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,11 September 2017 - 14:20:18 WIB
Masih Berstatus Saksi

Proses Hukum Dugaan Menghina Agama Islam di Facebook Dipertanyakan, Ini Penjelasan Waka Polres Dumai

DUMAI (Wahanariau) - Puluhan massa tergabung dari berbagai Organisasi Massa Islam dan Organisasi Kep

Kamis,23 Maret 2017 - 15:32:53 WIB

Dugaan Korupsi ADD, Kades dan Bendahara Desa Tanjung Punak Rupat Utara Kab Bengkalis Ditahan

BENGKALIS - Kejaksaan Negeri Bengkalis menahan tersangka IS (51) kepala desa (kades) dan SY bendahar

Senin,20 Maret 2017 - 15:34:55 WIB

Dugaan Penjualan 3 Unit Kapal, Kejari Bengkalis : Belum Ada Laporan 

BUKIT BATU - Kejaksaan Negeri (Kejari)  Bengkalis hingga saat ini belum ada menerima lapor

Kamis,25 Mei 2017 - 19:32:30 WIB

Dugaan Lecehkan Agama Islam, Kapolres : Sudah Ditangani Polres Dumai

DUMAI - Menindak lanjuti postingan di media sosial Facebook atas nama akun Reren yang diduga meleceh

Jumat,17 Maret 2017 - 09:45:20 WIB

Panitia Pemasangan Listrik Desa Bukit Kerikil Diperiksa Tim Saber Pungli Terkait Dugaan Mark Up

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Bengkalis Provinsi Ria

Jumat,07 Juli 2017 - 12:11:57 WIB

Dugaan Menggarap Diluar Izin, Polda Riau Akan Ukur Lahan PT Hutahean

PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau terus mendalami tindak pidana yang diduga

BERITA LAINNYA
Kamis,13 Juni 2019 - 03:40:54 WIB

A first for Taiwan, BIO Asia-Taiwan 2019 to be Held in Taipei, 24 July, with BIO’s President Jim Greenwood to Attend

As a sign of its international importance, the BIO Asia-Taiwan 2019 exhibition will feature 18 natio

Kamis,13 Juni 2019 - 03:37:39 WIB

WWPKG Announces its Cornerstone Investment in Feiyang International Holdings Group Limited

HONG KONG, CHINA - 12 June 2019 - WWPKG Holdings Company Limited ("WWPKG&qu

Rabu,12 Juni 2019 - 03:32:18 WIB

IKEA Crafts Cosy Bedroom for Better Sleep in Summer

100-day trial for quality mattress; Beat the heat with cooling humidity-proof materials; Natural tac

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI