• Follow Us On : 

Dugaan Korupsi Sekda Dumai, KPK Geledah Kantor PUPR Bengkalis


Redaksi | Selasa,08 Agustus 2017 - 20:44:05 WIB
Dibaca: 946 kali 
Dugaan Korupsi Sekda Dumai, KPK Geledah Kantor PUPR Bengkalis

BENGKALIS (Wahanariau) - Terkait kasus dugaan korupsi melibatkan Sekretaris Kota (Sekko) Dumai Muhammad Nasir, Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis, Jalan Pertanian Bengkalis, Selasa (8/8/2017). 

Informasi yang berhasil dirangkum wartawan, Tim Penyidik KPK diperkirakan berjumlah 5 sampai 6 orang tiba di Kantor PUPR sekitar pukul 13.30 WIB dan memperoleh pengawalan dari Polres Bengkalis.

Tim KPK diinformasikan menggeladah sejumlah ruangan yang berada di lantai satu dan dua. Diantaranya, ruang sekretariat dan bidang. Dalam pemeriksaan tersebut petugas KPK didampingi sejumlah staf PUPR.

"Ada sekitar lima atau enam orang sepertinya tadi. Dibagi dua di bawah dan lantai dua, mereka datang sekitar jam 13.30 tadi," ungkap salah seorang Staf PUPR Bengkalis yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Pemeriksaan KPK ke Kantor PUPR menyusul dugaan keterlibatan Sekdako Dumai Muhammad Nasir ketika menjabat sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis dan juga sebagai Pengguna Anggaran (PA) terhadap sejumlah proyek.

Sementara itu, awak media yang berusaha mengikuti jalannya proses pemeriksaan tersebut tidak dibenarkan memasuki Kantor PUPR. Hingga berita ini diterbitkan Tim KPK masih melakukan pemeriksaan di Kantor PUPR Bengkalis.

Walikota Dumai, Zulkifli AS sebagai atasan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, Muhammad Nasir mengaku prihatin usai mendengar kabar yang dialami Muhammad Nasir.

Muhammad Nasir mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkalis ini batal berangkat ke Tanah Suci, lantaran paspornya dicekal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pencekalan itu diduga karena ia terlibat dalam dugaan korupsi sejumlah proyek di Kabupaten Bengkalis. Kasus ini sudah bergulir saat dirinya masih berada di Kabupaten Bengkalis. Bahkan saat dirinya menjalani serangkaian seleksi terbuka sebagai Calon Sekda Kota Dumai.

"Sebagai rekan dan pimpinan kita prihatin mendengar kabar itu. Apalagi sempat berbincang dengan beliau di Embarkasi Batam," ujar pria disapa Zul AS saat ditemui di Media Centre Dumai, Selasa (8/8/2017).

Walau demikian, Zul AS tidak tahu tentang proses hukum yang diduga terkait dengan Nasir. Bahkan ia masih menanti informasi pasti perihal proses hukum, yang diduga menjerat Nasir. Sebab saat berbincang, dirinya cuma mengetahui bahwa Nasir batal berangkat akibat permasalahan dokumen. (rdk/rhc)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,07 Desember 2016 - 23:08:50 WIB

Dugaan Melakukan Fitnah, Kasat Reskrim Polres Dumai Laporkan Oknum Wartawan

DUMAI (WAHANARIAU) - Ricky Hutagalung, oknum wartawan kota Dumai harus berurusan dengan pihak berwaj

Senin,11 September 2017 - 15:51:56 WIB

Dugaan Lahan Ilegal PTPN V Menunggu Keterangan Ahli

PEKANBARU (Wahanariau) - Direktorat Kriminak Khusus Kepolisian Daerah Riau menyatakan telah menaikka

Selasa,10 April 2018 - 12:47:20 WIB

Korban Dugaan Penipuan Oknum Polwan Terus Bertambah

MEDAN - Korban dugaan penipuan oknum Polwan, Briptu AHH, yang disebut-sebut bertugas di Satres Narko

Kamis,18 Oktober 2018 - 00:50:50 WIB

Warga Laporkan Dugaan Korupsi di Kota Sungai Penuh ke KPK

JAKARTA - Sejumlah warga Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, Provinsi J

Sabtu,03 September 2016 - 18:08:10 WIB
Terbitkan SPMK Baru Tanpa Pemberitahuan

Dugaan Penipuan Proyek PL, Kadis Disbudparpora Rohil Dipolisikan

ROKAN HILIR (WR) - Saherman, Direktur CV Sawitto melaporkan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemud

Kamis,25 Mei 2017 - 19:25:34 WIB

Warga Bumi Ayu Digiring ke Mapolres Dumai Atas Dugaan Lecehkan Agama Islam

DUMAI - Seorang pemuda bernama Yandi (23) warga Jalan Gunung Merapi, Kelurahan Bumi Kecamatan Dumai

BERITA LAINNYA
Senin,19 Agustus 2019 - 14:16:59 WIB

Komisi Dakwah MUI Nilai UAS Tak Bermaksud Mencela Agama Lain

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Fahmi Salim merespon soal isi cer

Senin,19 Agustus 2019 - 14:03:14 WIB

Polisi Negosiasi dengan Massa Manokwari

MANOKWARI - Kepolisian Daerah Papua Barat sudah turun melakukan pengamanan terkait aksi unjuk rasa m

Senin,19 Agustus 2019 - 13:55:10 WIB

Rusuh di Manokwari Dipicu Insiden Surabaya - Malang

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI