• Follow Us On : 

Tim WFOR 1.6 Lanal Dumai Gagalkan Penyeludupan Tringgiling ke Malaysia


Redaksi | Selasa,24 Oktober 2017 - 20:12:19 WIB
Dibaca: 569 kali 
Tim WFOR 1.6 Lanal Dumai Gagalkan Penyeludupan Tringgiling ke Malaysia

DUMAI - Tim WFOR 1.6 Lanal Dumai dibantu dengan Tim WFOR Armabar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan dan perdagangan secara ilegal satwa liar dan dilindungi jenis Tringgiling sebanyak 100 ekor di perairan Bukit Batu Bengkalis, Riau, Selasa (24/10/2017) sekira pukul 02.00 WIB.

Dengan menggunakan modus sebagai nelayan jaring, sebanyak 100 ekor Binatang Trenggiling dengan berat keseluruhan diperkirakan 500 KG rencananya akan dibawa ke negera Malaysia.

Dua orang awak kapal berinisial Aw (25) dan Be (22) yang beralamat di Selat Liung, Kabupaten Bengkalis diamakan dari atas kapal, sementara pemilik barang masih dalam penyelidikan.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino ketika dikonfirmasi mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa akan ada kegiatan pengiriman trenggiling diwilayah Kabupaten Bengkalis menuju Malaysia dengan menggunakan perahu.

"Atas informasi warga itu kita melaksanakan operasi tertutup dengan membagi dua tim, yaitu tim darat dan tim laut. Dimana tim darat bertugas melaksanakan observasi dan pengembangan informasi sekitar perairan Bengkalis kecil serta perairan Pakning. Sementara tim laut bergerak dengan menggunakan Patkamla Bengkalis dan Patkamal combat boat mengapung diperairan Siak Kecil dan perairan pakning," ujar Danlanal.

Setelah melakukan penyelidikan tim yang berada di darat, katanya lagi, mengidentifikasi sebuah kapal yang digunakan untuk mengangkut Trenggiling, dan kapal tersebut sedang melintas di depan pasar baru Pakning.

Informasi yang diperoleh kemudian disampaikan kepada Tim Laut, selanjutnya Tim Laut melaksanakan pengejaran. Dan benar saja, perahu bermuatan binatang Trenggiling tertangkap di depan perairan Bukit Batu untuk akhirnya diamankan petugas dilapangan.

Saat ini kapal pengangkut sudah di amankan di pos Lanal Dumai untuk penyelidikan lebih lanjut. Pelaku nantinya akan dijerat dengan undang undang nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam pasal 40 ayat 2, dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

"Sementara untuk keberadaan hewan dilindungi akan di serahkan ke BKSDA untuk dilepaskan dan dikonservasi di alam liar," pungkasnya. (Riauaktual)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,26 Desember 2016 - 15:58:44 WIB

Karyawan PT BDL Meninggal Dunia Tertimpa Pohon Akasia

INDRAGIRI HILIR (WAHANARIAU) -- Kembali kecelakaan kerja terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir, kali

Selasa,20 Maret 2018 - 14:02:55 WIB

Amnesty International Minta Polisi Harus Turun Soal Intimidasi Media

JAKARTA - Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid meminta kepolisian mengambil sikap te

Sabtu,07 Januari 2017 - 15:46:26 WIB

OTT 3 Oknum PNS Kehutanan, Tim Saber Pungli Polda Riau Sita Amplop Rp5 Juta

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Tiga oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas kehutanan, Sabtu (7/1/2017) sia

Senin,04 September 2017 - 15:03:43 WIB

Pekerja Pembangunan Disdikbud Dumai Tertimpa Bangunan

DUMAI (Wahanariau) - Salah seorang pekerja pembangunan gedung Dinas Pendidikan Kota Dumai di timpa b

Jumat,08 Juli 2016 - 22:06:47 WIB

Terkait Helikopter yang Jatuh di Sleman, TNI AD Bentuk Tim Investigasi

Jakarta - Sebuah helikopter jenis bell milik TNI AD jatuh menimpa rumah warga di Dusun Kowang, Kalas

Kamis,06 April 2017 - 15:29:38 WIB

Berhubungan Intim dengan Pacar, Bocah SMP di Meranti Malah Pingsan

RANGSANG BARAT (WAHANARIAU) -- SN (14), bocah wanita warga Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepula

BERITA LAINNYA
Senin,22 Oktober 2018 - 04:53:48 WIB

Pasca Penemuan Mayat Gantung Diri, Ratusaan Massa Datangi Polsek GAS Pertanyakan Hasil Visum

TEMBILAHAN - Ratusan massa sejak tadi sore sekira pukul 16.00 Wib mengepung Kantor Polsek Gaung Anak

Senin,22 Oktober 2018 - 01:07:55 WIB

Catat... Ini Lokasi Ujian CAT Peserta CPNS di Riau

PEKANBARU - Pelaksanaan ujian Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) d

Sabtu,20 Oktober 2018 - 02:37:50 WIB

Korupsi Pipa Transmisi Inhil, Tiga Ditahan dan Satu Tersangka Bakal Dijemput Paksa

PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, menahan tiga tersangka kasus korupsi pipa

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI