• Follow Us On : 

Bandar Pilkada

''Investasi'' Ijon Politik dalam Pencaturan Pilkada


Redaksi | Selasa,27 Maret 2018 - 12:23:54 WIB
Dibaca: 384 kali 
''Investasi'' Ijon Politik dalam Pencaturan Pilkada

JAKARTA - Peneliti Transparency International Indonesia (TII), Muji Kartika Rahayu mengingatkan bahwa perbedaan yang tajam antara kekayaan calon kepala daerah dengan biaya politik yang harus ditanggung membuka ruang bagi para pemodal untuk menanam saham dalam percaturan politik.

“Fiscal gap antara kekayaan calon kepala daerah dan biaya politik (pilkada/pilgub). Akibatnya, ada ruang bagi pengusaha untuk investasi,” kata pengacara antikorupsi itu di Jakarta beberapa waktu lalu.

Investasi yang sering dilakukan oleh para bandar tersebut berupa ijon politik yang kelak harus dibayar oleh politisi ketika menjabat.

BACA : Pembatalan Penetapan Calon Kepala Daerah Cukup dengan Peraturan KPU

“Pengusaha memberikan modal kepada kepala daerah, yang akan dibayar dengan izin usaha atau pembiaran kasus hukum,” katanya.

Salah satu izin usaha yang paling rawan dipakai dalam ijon politik tersebut adalah di sektor pertambangan, yakni IIzi Usaha Pertambangan (IUP).

“IUP di Kabupaten Kutai Kartanegara periode 2009-2014, dari 429 IUP yang keluar, hanya 4 IUP yang dinyatakan clean and clear oleh Kementrian ESDM,” bebernya.

BACA : Sejumlah Model Kampanye Hitam Diprediksi Terjadi di Pilkada 2018


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Minggu,20 Mei 2018 - 14:24:17 WIB

Tahun Ini PNS Tidak Dapat THR

PACITAN - Sirna sudah harapan pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Pacitan menikmati tunjanga

Sabtu,19 Mei 2018 - 22:10:24 WIB

Kuasai Pasar Dunia, Ekspor Batik Nasional Lampaui 58 Juta Dollar

JAKARTA - Industri batik Indonesia dinilai telah menguasai pasar dunia sehingga mampu menjadi pengge

Sabtu,19 Mei 2018 - 21:52:02 WIB

Pasukan Khusus Gabungan Dibentuk Jika Situasi di Luar Kapasitas Polri

JAKARTA - Selain berusaha menyelesaikan revisi Undang-Undang Terorisme, Presiden Joko Widodo (Jokowi


BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI