• Follow Us On : 

Bandar Pilkada

''Investasi'' Ijon Politik dalam Pencaturan Pilkada


Redaksi | Selasa,27 Maret 2018 - 12:23:54 WIB
Dibaca: 619 kali 
''Investasi'' Ijon Politik dalam Pencaturan Pilkada

JAKARTA - Peneliti Transparency International Indonesia (TII), Muji Kartika Rahayu mengingatkan bahwa perbedaan yang tajam antara kekayaan calon kepala daerah dengan biaya politik yang harus ditanggung membuka ruang bagi para pemodal untuk menanam saham dalam percaturan politik.

“Fiscal gap antara kekayaan calon kepala daerah dan biaya politik (pilkada/pilgub). Akibatnya, ada ruang bagi pengusaha untuk investasi,” kata pengacara antikorupsi itu di Jakarta beberapa waktu lalu.

Investasi yang sering dilakukan oleh para bandar tersebut berupa ijon politik yang kelak harus dibayar oleh politisi ketika menjabat.

BACA : Pembatalan Penetapan Calon Kepala Daerah Cukup dengan Peraturan KPU

“Pengusaha memberikan modal kepada kepala daerah, yang akan dibayar dengan izin usaha atau pembiaran kasus hukum,” katanya.

Salah satu izin usaha yang paling rawan dipakai dalam ijon politik tersebut adalah di sektor pertambangan, yakni IIzi Usaha Pertambangan (IUP).

“IUP di Kabupaten Kutai Kartanegara periode 2009-2014, dari 429 IUP yang keluar, hanya 4 IUP yang dinyatakan clean and clear oleh Kementrian ESDM,” bebernya.

BACA : Sejumlah Model Kampanye Hitam Diprediksi Terjadi di Pilkada 2018


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Jumat,21 September 2018 - 09:31:43 WIB

Southco Launches Global Brand Refresh Initiative

CHINA - Media OutReach - 20 September 2018 - Southco Asia launched a global bran

Kamis,20 September 2018 - 20:52:29 WIB

Bawaslu Riau Minta KPU Percepat Verifikasi DPT

PEKANBARU - Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, meminta KPU Riau memaksimalkan waktu 2 bulan untuk me

Kamis,20 September 2018 - 20:38:44 WIB

Surat Cinta Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Berujung Kantor Polisi

ROHUL - Apes memang nasib RN (22) warga asal Sumatera Utara (Sumut) ini harus menahan pesakitan di h

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI