• Follow Us On : 

Dugaan Pasir Ilegal dari Rupat

Kapal Pembawa Pasir Membangkang, Aparat Tak Dipandang


Redaksi | Senin,28 Mei 2018 - 23:51:11 WIB
Dibaca: 2127 kali 
Kapal Pembawa Pasir Membangkang, Aparat Tak Dipandang

BENGKALIS - Sepertinya, aktivitas penambangan Pasir Laut di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis yang selama ini diduga ilegal, terus saja berlanjut. Kapal pembawa Pasir itu terus membangkang, aparat tak dipandang!.

"Saya dapat informasi pada Jum'at tanggal 25 Mei yang lalu, kapal pembawa Pasir dari Rupat ditangkap di perairan Dumai. Informasinya kegiatan tersebut ilegal," kata salah seorang warga Dumai yang enggan disebutkan namanya, Senin (28/5/2018).

Ia menyebut, hingga kini kapal yang tertangkap membawa Pasir dari Rupat itu masih berada di Lanal Dumai. Dan Ia tidak mengetahui apakah kapal itu akan dilepas atau bagaimana.

Namun menurutnya, kalau sudah berurusan dengan masalah ilegal, petugas tidak akan semudah itu untuk melepaskan. Karena semua berhubungan dengan dokumen dan legalitas.

Sementara, pantauan dilapangan, kendati kapal pembawa Pasir dari Rupat salah satu sudah ada yang tertangkap aparat, namun tetap saja para kapal pembawa Pasir yang dimotori cukong dari Rupat inisial AT membangkang.

Buktinya, pasca tertangkapnya salah satu kapal pembawa Pasir, para kapal tetap melancarkan aksinya membawa pasir dari Rupat dengan tujuan Bengkalis.

Sehingga, dengan perilaku membangkang itu, hingga kini Senin (28/5/2018) setidaknya ada Tujuh kapal pembawa Pasir yang diduga ilegal dari Rupat itu antri di Pelabuhan milik Awi (toke) Pasir Bengkalis, mengharap dibongkar.

Tetapi, pada kenyataannya, kabarnya Awi enggan membeli, lantaran tidak ingin mengambil resiko.

"Kemarin wartawan dan LSM banyak datang ke tempat bos, makanya beliau takut beli Pasir dari Rupat, banyak masalah katanya. Tak faham kita masalahnya apa," ujar Ijal, seorang tukang gerobak yang biasa membawa Pasir milik Awi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang, tentang nasib kapal yang berhasil ditangkap di dumai, dan kejelasan terhadap kapal yang bermuatan Pasir dari Rupat yang tengah antri di pelabuhan Awi, Desa Kelapapati Laut, Bengkalis.***

[had/had]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,10 April 2017 - 18:30:42 WIB

Bukan Hanya Miliki Dua Jet Ski, Rumah, Mobil, ER Juga Miliki Kapal Pesiar di Malaysia

BENGKALIS - Tersangka ER warga desa Jangkang Kecamatan Bantan yang diringkus oleh jajaran Polres Ben

Senin,20 Maret 2017 - 15:34:55 WIB

Dugaan Penjualan 3 Unit Kapal, Kejari Bengkalis : Belum Ada Laporan 

BUKIT BATU - Kejaksaan Negeri (Kejari)  Bengkalis hingga saat ini belum ada menerima lapor

Selasa,18 Juli 2017 - 13:06:25 WIB

Kru Kapal Penyelundup Sabu 1 Ton Dibayar Rp 5 Miliar

JAKARTA (WR) - Sindikat narkotika menyewa kapal untuk mengangkut sabu seberat satu ton ke Pantai Any

Senin,26 November 2018 - 05:31:23 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Dua Karung Sabu dan Exstasi dari Kapal Nelayan

JAKARTA - Polisi menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu dan ekstasi di Pelabuhan Rakyat, Keca

Senin,22 Agustus 2016 - 02:13:00 WIB

Kapal Karam Setelah Dihantam Gelombang, 10 Penumpang Meninggal

TANJUNG PINANG (WR) - Sebuah pompong (kapal kayu) bermuatan 17 penumpang, yang berangkat dari Tanjun

Sabtu,25 Februari 2017 - 16:04:02 WIB

Tebarkan Kupon Berhadiah Palsu Mengatasnamakan Kopi Kapal Api, Dua Warga Sulsel Dibekuk Polres Inhu

RENGAT (WAHANARIAU) -- Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh jua ketanah. Pribahasa ini pan

BERITA LAINNYA
Selasa,21 Mei 2019 - 03:10:22 WIB

Alibaba Cloud, China Telecom, Google Cloud, HUAWEI CLOUD & McAfee – Catch them All In One Place at Cloud Expo Asia, Hong Kong

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 20 May 2019 - With just two days to go until

Selasa,21 Mei 2019 - 03:07:03 WIB

Atradius Reveals Fear of Rising Insolvencies Drives up Demand for Credit Insurance in Asia Pacific

Over 44% of businesses in the region will increase bad debt reserves, given the challenging business

Selasa,21 Mei 2019 - 03:02:59 WIB

Luzheng Futures & Guohai Liangshi Capital Management Selected for Cotton Options Market Making, Powered by Horizon

Zhengzhou Commodity Exchange chooses Luzheng Futures and Guohai Liangshi Capital Management to provi

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI