• Follow Us On : 

Ternyata Ini Penyebab Keracunan Massal di Kampar


Redaksi | Minggu,15 Juli 2018 - 05:05:44 WIB
Dibaca: 589 kali 
Ternyata Ini Penyebab Keracunan Massal di Kampar Ilustrasi

KAMPAR - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau telah menerima informasi terkait hasil uji laboratorium terhadap 21 sampel makanan yang menyebabkan sekitar 130 warga di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, keracunan massal dan 30 orang lainnya dirawat inap.

Dilansir Media Center Riau, Hasil uji lab tersebut menunjukkan, bahwa makanan yang dihidangkan dalam sebuah pesta di daerah tersebut diantaranya mengandung bakteri staphylococcus, bacillus bacteria dan Escherichia coli (e.coli).

"Bakteri-bakteri ini ditemukan dalam uji lab bakteriologi dan kimiawi terhadap 21 sampel makanan yang sempat dimakan oleh warga," kata Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Jumat (13/7/2018) malam.

Menurut keterangan Mimi, hasil lab tersebut akan dikaji oleh Diskes Kabupaten Kampar sebagai bahan pertimbangan untuk menindaklanjuti kasus ini. Kendati demikian, Mimi mengaku belum mengetahui secara pasti apakah kasus keracunan massal ini akan berlanjut ke jalur hukum atau tidak.

"Semua yang keracunan kemarin kondisinya sudah membaik. Paling lama dirawat sehari sampai dua hari saja. Sepertinya kalau informasi mau dibawa ke jalur hukum belum ada, tapi kita lihat saja bagaimana kelanjutannya," ungkapnya.

Ia pun mengimbau supaya Diskes Kabupaten Kampar memberikan pembinaan terhadap penjamah makanan atau orang-orang yang secara langsung berhubungan dengan makanan dan peralatan mulai dari tahap persiapan, pembersihan, pengolahan, pengangkutan, sampai dengan penyajian. Salah satunya terkait sanitasi dan makanan yang higienis.

"Jadi penjamah makanan dan katering-katering itu harus diberi pembinaan. Sebab, masalah keamanan pangan itu prioritas. Ini menyangkut kesehatan masyarakat," tuturnya.

Sebagi pengingat, warga di Desa Koto Perambahan mulai muntah-muntah sejak Sabtu (30/6/2018) sore sampai malam. Puncaknya pada Minggu sore ketika warga terpaksa dilarikan ke Puskesmas karena muntah tidak kunjung berhenti.

Mulai dari anak-anak sampai dewasa yang tubuhnya lemas dirawat di Puskesmas. Ada juga yang sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang dan rumah sakit di Pekanbaru.

"Habis pulang dari pesta itulah. Mulai muntah-muntah semua. Mungkin keracunan," kata Ocu yang meminta identitasnya tidak dipublis, Ahad malam. (mcr/mcr)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,01 Mei 2017 - 17:01:29 WIB

Sebelum Ditangkap, Ternyata Buronan KPK Sudah Diikuti Hingga ke Bandung

JAKARTA - Polisi telah menangkap anggota DPR, Miryam Haryani yang merupakan buronan KPK. Sebelum d

Kamis,17 Agustus 2017 - 10:23:20 WIB

Mayat Perempuan Hangus Terbakar di Rumbai Ternyata Hamil 6 Bulan, Ini Pelakunya...!

PEKANBARU (Wahanariau) - Warga Pekanbaru digegerkan dengan penemuan mayat wanita yang tewas dengan k

Selasa,29 Agustus 2017 - 12:20:20 WIB

Dikira Saus Tomat, Ternyata Darah, Setelah Ditelusuri Ada Jasad Bayi di Got

BANJARMASIN (Wahanariau) - Penemuan jasad bayi menggegerkan warga yang sedang jogging di kawasan Jal

Selasa,28 Februari 2017 - 21:11:53 WIB

Disegel BNN Riau, 4 Rumah di Kampung Dalam Ternyata Memiliki Akses Lorong Rahasia yang Saling Berhubungan

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Selasa (28/2/2017) siang tadi, petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau

Selasa,14 Februari 2017 - 08:21:36 WIB

Darah Menetes dari Kelamin 'Si Putih' Saat Pulang ke Rumah, Ternyata Jadi Korban Pencabulan

  TEMBILAHAN (WAHANARIAU) -- Warga Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau, dihebohkan pencabulan du

Kamis,20 April 2017 - 13:16:13 WIB

Selain Sebar Hoax, Ternyata Puji Anugrah Beberapa Kali Memposting Penghinaan Agama

BENGKALIS - Tersangka penyebar berita hoax di media sosial Puji Anugrah Laksono, warga kecamatan Ban

BERITA LAINNYA
Kamis,13 Desember 2018 - 16:32:36 WIB

WN Inggris Penampar Staf Imigrasi Bikin Onar Tak Hormati Hakim

DENPASAR - WN Inggris, Auj-e Taqaddas bikin onar di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar dalam menjalani

Kamis,13 Desember 2018 - 16:09:44 WIB

Yahoo Year in Review: JJ Lin, Kim Chiu and the FIFA World Cup Are Singapore’s Top Searches in 2018

Domestic and regional politics dominate national consciousness in 2018 while sports remain the leadi

Kamis,13 Desember 2018 - 16:04:43 WIB

Citi Hong Kong Releases Results of 2018 Residential Property Ownership Survey

HONG KONG, CHINA - Media OutReach - 13 December 2018 - Citi Hong Kong 

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI