• Follow Us On : 

Ternyata Ini Penyebab Keracunan Massal di Kampar


Redaksi | Minggu,15 Juli 2018 - 05:05:44 WIB
Dibaca: 676 kali 
Ternyata Ini Penyebab Keracunan Massal di Kampar Ilustrasi

KAMPAR - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau telah menerima informasi terkait hasil uji laboratorium terhadap 21 sampel makanan yang menyebabkan sekitar 130 warga di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, keracunan massal dan 30 orang lainnya dirawat inap.

Dilansir Media Center Riau, Hasil uji lab tersebut menunjukkan, bahwa makanan yang dihidangkan dalam sebuah pesta di daerah tersebut diantaranya mengandung bakteri staphylococcus, bacillus bacteria dan Escherichia coli (e.coli).

"Bakteri-bakteri ini ditemukan dalam uji lab bakteriologi dan kimiawi terhadap 21 sampel makanan yang sempat dimakan oleh warga," kata Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Jumat (13/7/2018) malam.

Menurut keterangan Mimi, hasil lab tersebut akan dikaji oleh Diskes Kabupaten Kampar sebagai bahan pertimbangan untuk menindaklanjuti kasus ini. Kendati demikian, Mimi mengaku belum mengetahui secara pasti apakah kasus keracunan massal ini akan berlanjut ke jalur hukum atau tidak.

"Semua yang keracunan kemarin kondisinya sudah membaik. Paling lama dirawat sehari sampai dua hari saja. Sepertinya kalau informasi mau dibawa ke jalur hukum belum ada, tapi kita lihat saja bagaimana kelanjutannya," ungkapnya.

Ia pun mengimbau supaya Diskes Kabupaten Kampar memberikan pembinaan terhadap penjamah makanan atau orang-orang yang secara langsung berhubungan dengan makanan dan peralatan mulai dari tahap persiapan, pembersihan, pengolahan, pengangkutan, sampai dengan penyajian. Salah satunya terkait sanitasi dan makanan yang higienis.

"Jadi penjamah makanan dan katering-katering itu harus diberi pembinaan. Sebab, masalah keamanan pangan itu prioritas. Ini menyangkut kesehatan masyarakat," tuturnya.

Sebagi pengingat, warga di Desa Koto Perambahan mulai muntah-muntah sejak Sabtu (30/6/2018) sore sampai malam. Puncaknya pada Minggu sore ketika warga terpaksa dilarikan ke Puskesmas karena muntah tidak kunjung berhenti.

Mulai dari anak-anak sampai dewasa yang tubuhnya lemas dirawat di Puskesmas. Ada juga yang sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang dan rumah sakit di Pekanbaru.

"Habis pulang dari pesta itulah. Mulai muntah-muntah semua. Mungkin keracunan," kata Ocu yang meminta identitasnya tidak dipublis, Ahad malam. (mcr/mcr)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Sabtu,01 April 2017 - 14:33:32 WIB

Remaja Lulusan SMP Retas Tiket.com dan Keruk Rp4,1 Miliar, Ternyata Begini Caranya 

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Seorang remaja 19 tahun bernama Haikal diringkus aparat Cyber Reskrim Polri

Senin,07 Agustus 2017 - 20:46:40 WIB

Ternyata Ini Penyebab Air Sungai Berubah Warna Merah Darah

SIANTAR (Wahanariau) – Warga kota Pematangsiantar mendadak dihebohkan air sungai Bah Bolon yan

Selasa,03 Januari 2017 - 22:54:11 WIB

Ternyata Penyelundupan Bawang Ilegal di Riau juga Disusupi Narkoba

PEKANBARU (WAHANARIAU) - Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyebut narkotika jenis sabu dan ekstasi ya

Jumat,24 Februari 2017 - 06:10:41 WIB

Tempat Penampungan Ratusan Satwa Liar yang Digerebek Polisi di Kerinci Kanan Ternyata Jual Organ Hewan Olahan ke Sumut

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Kepolisian Sektor (Polsek) Kerinci Kanan, Kabupaten Siak Provinsi Riau ber

Jumat,01 September 2017 - 23:55:47 WIB

Ada Tembakan dan Ledakan di Pendopo, Ternyata Ini Yang Terjadi

PURWAKARTA (Wahanariau) - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi diculik kelompok teroris. Aksi tembak-menem

Jumat,24 Februari 2017 - 06:47:15 WIB

Sita Ribuan Paket Sabu, Rumah yang Digerebek BNN Riau di Kampung Dalam Ternyata Milik Pecatan TNI

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Kepala Bidang Penindakan dan Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN)

BERITA LAINNYA
Rabu,20 Maret 2019 - 04:31:25 WIB

Asian Firms Are Better Prepared Than European Peers To Comply With Data-Privacy Regulations, According To New Eiu Study

Firms in China and South-east Asia are more confident than those in Europe to deal with potentiall

Selasa,19 Maret 2019 - 04:26:29 WIB

St John’s International School Breaks New Ground with New Campus Opening

MALAYSIA - 19 March 2019 - St. John's International School (SJIS) opens the doors to bright

Selasa,19 Maret 2019 - 04:22:30 WIB

Thai Night Returns to Hong Kong FILMART in 2019

CHINA - 19 March 2019 - The Department of International Trade Promotion (DITP), Minis

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI