• Follow Us On : 

Ini Kunci Perbaiki Ekonomi Syariah


Redaksi | Selasa,20 November 2018 - 19:07:23 WIB
Dibaca: 617 kali 
Ini Kunci Perbaiki Ekonomi Syariah

BENGKALIS - Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE) Syari’ah Bengkalis menggelar seminar internasional dengan mendatangkan narasumber Habib Shiekh Dr Omar Bin Muhammad Kalash Asyafie Dosen Internasional Isamic University Malaysia dan Drs. H. Tarmizi Tohor, MA Sekretaris Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Seminar digelar di gedung STIE Syariah Bengkalis, Senin (19/11/2018) diikuti ratusan Mahasiswa dan Dosen STIE Syariah Bengkalis. Seminar ini mengangkat tema halal life dan keberlansungan ekonomi syari’ah Indonesia.

Pembukaan oleh Bupati Bengkalis yang diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis, Jondi Indra Bustian. “Besar harapan kami melalui seminar ini, merupakan langkah awal kita dalam menata kehidupan umat islam kearah yang lebih baik ke depan, demi mewujudkan kesejahteraan dan kehidupan masyarakat yang halalan toyyiban,” ujar Jondi saat membaca sambutan tertulis Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Kata Jondi, Indonesia adalah salah satu Negara dengan  mayoritas penduduknya beragama islam. Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sehingga keadaan perekonomian muslim Indonesia sangat  berpengaruh dalam kemajuan dan kesejahteraan Bangsa Indonesia. Selain itu, ekonomi adalah salah satu penunjang bagi berdirinya sebuah negara.

Masih disampaikan Kepala Bappeda Bengkalis, perekonomian muslim mengalami peningkatan yang signifikan, seperti baitul maal dan berbagai koperasi serta bank syari’ah yang mulai menjamur tidak hanya di daerah perkotaan namun di desa-desa juga sudah mulai ada saat ini. Namun nilai islam pada sistem perekonomian saat ini tidak semua yang berpegang pada syari’at islam, malah banyak yang hanya berlebel syariah.

“Kami yakin jika sistem ekonomi syariah diberlakukan sesuai dengan syari’at islam, ekonomi dan keuangan syariah akan mampu menjadikan salah satu penyelamat ekonomi Indonesia di tengah ketidak stabilan pasar global, ekonomi  dan keuangan islam dapat menjadi sumber pertumbuhan baru dan dapat memperbaiki struktur neraca berjalan current account, ekonomi dan keuangan islam akan diarahkan untuk mendukung tidak hanya sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru tetapi juga untuk mengatasi masalah ekonomi Indonesia,” jelas Jondi.

Jondi juga menyingungkan, Kabupaten Bengkalis yang merupakan pintu gerbang perdangangan Nusantara dengan negara lain, seharusnya dapat mendukung upaya pengembangan ekonomi, khususnya ekonomi berbasis syari’ah.Pengembangan ekonomi syariah harus bersifat komprehensif dalam rangka mendukung hal tersebut.

Sementara itu H. Tarmizi Tohor, Sekretaris Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia mengatakan, salah satu cara untuk memberbaiki ekonomi di Indonesia saat ini, adalah yang pertama harus memperbaiki sistem zakat, yang dikelola oleh Baznas dengan cara terus aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pentingnya zakat tersebut.

“Rubah sistem zakat dari konsumtif menjadi produktif, sehingga dari bantuan zakat yang disalurkan kepada masyarakat dapat mengurangi angka kemiskinan yang ada di Indonesia,” ujar Tarmizi.

Sementara Habib Shiekh Dr Omar Bin Muhammad Kalash Asyafie, dosen Internasional Isamic University Malaysia, menyampaikan salah satu poin terpenting dalam memperbaiki ekonomi syariah yaitu perbaiki akhlak.

Acara dihadari Direktur Sekolah Ekonomi Syari’ah Bengkalis Khodijah Ishak, Ketua Yayasan Bangus Insani Isa Selamat, Ketua Baznas Bengkalis H Ali Ambar, Ketua DDII M Ashsubli, Kapolres Bengkalis, Kakan Imigrasi Kelas IIA Bengkalis, Ketua Pengadilan Agama Bengkalis dan sejumlah Kepala SOPD Kabupaten Bengkalis.

Sumber : Media Center Riau


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Kamis,26 Juli 2018 - 15:06:24 WIB

Ini Penyebab Harga TBS Sawit di Riau Kembali Turun

PEKANBARU - Harga tandan buah segar (TBS) kembali mengalami fluktuatif. Untuk periode 25 - 31 Juli 2

Jumat,20 Juli 2018 - 14:46:38 WIB

Hadiri Komite Advokasi Daerah, Ini Harapan Kadin Inhil

PEKANBARU - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Indragiri Hilir, Edy Indra Kesuma sang

Minggu,25 Desember 2016 - 19:57:12 WIB

Ini 4 Tips Pengelolaan Uang Untuk Orang Tua Baru

WAHANARIAU -- Anda mungkin termasuk salah satu newbie parents alias orangtua baru yang saat ini teng

Jumat,23 Maret 2018 - 11:29:54 WIB
Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2018

Dialihkan, Kini Pertamina Jadi Pemegang Saham PT PGN

JAKARTA - Seluruh saham Seri B milik Negara Republik Indonesia pada Perusahaan Perseroan PT Perusaha

Minggu,25 Desember 2016 - 20:50:40 WIB

Erwin Minta 3 Kepala Daerah Ini Bayarkan Gaji Guru Bantu

DUMAI (WAHANARIAU) -- Guru Bantu (GB) Provinsi Riau yang bertugas di Kabupaten Pelalawan, Kabupaten

Jumat,13 Januari 2017 - 16:25:45 WIB

Kenaikan Biaya Administrasi STNK Sumbang Lonjakan Inflasi Januari 2017

JAKARTA (WAHANARIAU) -- Bank Indonesia (BI) melihat adanya kemungkinan lonjakan inflasi pada bulan J

BERITA LAINNYA
Sabtu,25 Mei 2019 - 04:16:37 WIB

Yidan Prize Conference Series: The Americas Sets an Outlook for Innovation and Evidence-based Research in Education

EVANSTON - Media OutReach - 24 May 2019 - A diverse array of experts from leading universi

Sabtu,25 Mei 2019 - 04:12:14 WIB

Bid to Make Hong Kong a ‘Future-Proof’ Resilient City Launched at RICS Annual Conference 2019

Around 400 professionals gathered at leading built environment summit to address urgent climate chan

Jumat,24 Mei 2019 - 04:05:59 WIB

Klook and Merlin Entertainments Announce Strategic Global Partnership to Enhance Travel Experiences

HONG KONG,  CHINA - Media OutReach - 23 May 2019 - Klook, a world

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI