• Follow Us On : 

Ini Kunci Perbaiki Ekonomi Syariah


Redaksi | Selasa,20 November 2018 - 19:07:23 WIB
Dibaca: 335 kali 
Ini Kunci Perbaiki Ekonomi Syariah

BENGKALIS - Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE) Syari’ah Bengkalis menggelar seminar internasional dengan mendatangkan narasumber Habib Shiekh Dr Omar Bin Muhammad Kalash Asyafie Dosen Internasional Isamic University Malaysia dan Drs. H. Tarmizi Tohor, MA Sekretaris Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Seminar digelar di gedung STIE Syariah Bengkalis, Senin (19/11/2018) diikuti ratusan Mahasiswa dan Dosen STIE Syariah Bengkalis. Seminar ini mengangkat tema halal life dan keberlansungan ekonomi syari’ah Indonesia.

Pembukaan oleh Bupati Bengkalis yang diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis, Jondi Indra Bustian. “Besar harapan kami melalui seminar ini, merupakan langkah awal kita dalam menata kehidupan umat islam kearah yang lebih baik ke depan, demi mewujudkan kesejahteraan dan kehidupan masyarakat yang halalan toyyiban,” ujar Jondi saat membaca sambutan tertulis Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Kata Jondi, Indonesia adalah salah satu Negara dengan  mayoritas penduduknya beragama islam. Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sehingga keadaan perekonomian muslim Indonesia sangat  berpengaruh dalam kemajuan dan kesejahteraan Bangsa Indonesia. Selain itu, ekonomi adalah salah satu penunjang bagi berdirinya sebuah negara.

Masih disampaikan Kepala Bappeda Bengkalis, perekonomian muslim mengalami peningkatan yang signifikan, seperti baitul maal dan berbagai koperasi serta bank syari’ah yang mulai menjamur tidak hanya di daerah perkotaan namun di desa-desa juga sudah mulai ada saat ini. Namun nilai islam pada sistem perekonomian saat ini tidak semua yang berpegang pada syari’at islam, malah banyak yang hanya berlebel syariah.

“Kami yakin jika sistem ekonomi syariah diberlakukan sesuai dengan syari’at islam, ekonomi dan keuangan syariah akan mampu menjadikan salah satu penyelamat ekonomi Indonesia di tengah ketidak stabilan pasar global, ekonomi  dan keuangan islam dapat menjadi sumber pertumbuhan baru dan dapat memperbaiki struktur neraca berjalan current account, ekonomi dan keuangan islam akan diarahkan untuk mendukung tidak hanya sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru tetapi juga untuk mengatasi masalah ekonomi Indonesia,” jelas Jondi.

Jondi juga menyingungkan, Kabupaten Bengkalis yang merupakan pintu gerbang perdangangan Nusantara dengan negara lain, seharusnya dapat mendukung upaya pengembangan ekonomi, khususnya ekonomi berbasis syari’ah.Pengembangan ekonomi syariah harus bersifat komprehensif dalam rangka mendukung hal tersebut.

Sementara itu H. Tarmizi Tohor, Sekretaris Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia mengatakan, salah satu cara untuk memberbaiki ekonomi di Indonesia saat ini, adalah yang pertama harus memperbaiki sistem zakat, yang dikelola oleh Baznas dengan cara terus aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pentingnya zakat tersebut.

“Rubah sistem zakat dari konsumtif menjadi produktif, sehingga dari bantuan zakat yang disalurkan kepada masyarakat dapat mengurangi angka kemiskinan yang ada di Indonesia,” ujar Tarmizi.

Sementara Habib Shiekh Dr Omar Bin Muhammad Kalash Asyafie, dosen Internasional Isamic University Malaysia, menyampaikan salah satu poin terpenting dalam memperbaiki ekonomi syariah yaitu perbaiki akhlak.

Acara dihadari Direktur Sekolah Ekonomi Syari’ah Bengkalis Khodijah Ishak, Ketua Yayasan Bangus Insani Isa Selamat, Ketua Baznas Bengkalis H Ali Ambar, Ketua DDII M Ashsubli, Kapolres Bengkalis, Kakan Imigrasi Kelas IIA Bengkalis, Ketua Pengadilan Agama Bengkalis dan sejumlah Kepala SOPD Kabupaten Bengkalis.

Sumber : Media Center Riau


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,30 Maret 2018 - 19:34:38 WIB

Dapatkan Bensin Gratis di 10 SPBU Ini....! Ini Syaratnya...

JAKARTA – Sebanyak 10 SPBU membagikan bensin gratis. Hal ini diungkapkan Unit Manager Communic

Selasa,24 Januari 2017 - 22:43:45 WIB

Diam-diam Pertamina Gerah dengan Pertamini

WAHANARIAU -- Rupanya, diam-diam Pertamina gerah dengan Pertamini. "Pom bensin" mini yang kerap bera

Jumat,20 Juli 2018 - 14:46:38 WIB

Hadiri Komite Advokasi Daerah, Ini Harapan Kadin Inhil

PEKANBARU - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Indragiri Hilir, Edy Indra Kesuma sang

Kamis,26 Juli 2018 - 15:06:24 WIB

Ini Penyebab Harga TBS Sawit di Riau Kembali Turun

PEKANBARU - Harga tandan buah segar (TBS) kembali mengalami fluktuatif. Untuk periode 25 - 31 Juli 2

Jumat,06 April 2018 - 23:58:07 WIB

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Ini Langkah Mendag Stabilkan Harga Bahan Pokok

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyampaikan kesiapan pihaknya menjaga pa

Minggu,19 Agustus 2018 - 03:22:13 WIB

Ini yang Dilakukan UNRI Hadapi Revolusi Industri 4.0

PEKANBARU -- Menghadapi revolusi industri 4.0, kita harus memperkuat literasi lama yang hanya mengan

BERITA LAINNYA
Kamis,07 Februari 2019 - 14:03:48 WIB

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

Bupati Inhil Resmikan Parit Basirah Jadi Kampung Nelayan

Selasa,19 Februari 2019 - 13:53:48 WIB

Sepenggal Kisah Anak Sekolah di Pucuk Rantau Kuansing

KUANSING - Inilah sepenggal kisah sedih yang dialami sejumlah siswa dan masyarakat Kecamatan Pu

Senin,18 Februari 2019 - 23:16:52 WIB

Deutsche Post DHL Group and SF Holding Conclude Landmark Supply Chain Deal

RMB 5.5 billion (~ EUR 700 million) transaction saw DPDHL Group and SF Holding enter a 10-yea

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI