• Follow Us On : 

Insiden Tahanan Diseret dan Dipukul Petugas, Kalapas Narkotika Nusakambangan Dicopot


Redaksi | Kamis,02 Mei 2019 - 23:56:24 WIB
Dibaca: 335 kali 
Insiden Tahanan Diseret dan Dipukul Petugas, Kalapas Narkotika Nusakambangan Dicopot Narapidana dipindahkan ke Nusakambangan. ©2019 Istimewa

JAKARTA - Kementerian Hukum dan HAM memutuskan menonaktifkan Kalapas Narkotika Nusakambangan berinisial HM karena kekerasan terhadap narapidana. HM dianggap terbukti melanggar Standar Operasional Prosedur karena gagal mengendalikan 13 anggotanya melakukan kekerasan kepada 26 narapidana yang akan dipindahkan dari Bali ke Lapasnusakambangan.

Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Produksi Kemenkum HAM, Junaedi mengatakan HM dimutasi ke kantor Kemenkum HAM wilayah Jawa Tengah. Pihaknya telah menunjuk Kabid Pembinaan Lapas Batu Irman Wijaya sebagai pengganti HM.

"Kalapas Narkotika telah dinonatifkan, ditarik ke kantor wilayah. Dan kemudian Kepala Kantor Wilayah menunjuk pelaksana harian yaitu pejabat Kabid Pembinaan Lapas Batu saudara Irman Wijaya untuk melaksanakan tugas sebagai Kepala di Lapas Narkotika Nusakambangan," kata Junaedi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/5/2018).

Selain itu, kata Junaedi, ke-13 petugas yang diduga terlibat melakukan kekerasan telah diperiksa. Menurutnya, jika para petugas ini terbukti melakukan pelanggaran maka akan dijatuhi hukuman secara administrasi.

"Dan sampai dengan saat ini ke-13 petugas ini terus didalami oleh tim. Dan apabila pelanggaran ini kategori berat, ringan, sedang sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan maka akan dijatuhi hukuman secara administrasi kepegawaian didasarkan pada PP 53 dan untuk kemduian juga pertanggungjawaban secara hukum mereka harus dimintakan dan mereka harus lakukan," ujarnya.

Sebelumnya, proses pemindahan 26 narapidana dari Bali ke Lapas Nusakambangan pada 28 Maret lalu viral di media sosial. Dalam video terlihat petugas melakukan kekerasan terhadap para napi.

Total 10 orang napi dari Lapas Krobokan dan 16 orang dari Lapas Bangli. Terlihat para napi tangan dan kakinya diborgol. Mata mereka juga ditutup kaos. Ada napi dipukul dan diseret-seret oleh petugas. Napi lainnya berjalan jongkok menuju kapal.

Sebanyak 26 narapidana dipindahkan ke Lapas Narkotika Nusakambangan dengan keamananan super maksimum karena diduga masih mengendalikan peredaran narkoba dari dalam prodeo.

[Merdeka]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Senin,24 April 2017 - 10:23:31 WIB

Insiden Perkelahian Anggota DPR di Kuburan saat Pemakaman Mantan Wakil Wali Kota Makassar

MAKASSAR - Muhtar Tompo, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Hanura menyayangkan adanya ins

Senin,19 Agustus 2019 - 13:55:10 WIB

Rusuh di Manokwari Dipicu Insiden Surabaya - Malang

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui kerusuhan di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/

Sabtu,10 Desember 2016 - 18:48:38 WIB

9 Keputusan Pemkot Bandung Terkait Insiden Sabuga

BANDUNG (WAHANARIAU) -- Setelah rapat dengan pihak-pihak terkait, Pemerintah Kota Bandung akhirnya m

Jumat,18 Agustus 2017 - 13:18:30 WIB

2 Insiden Lomba 17-an yang Berujung Kematian!

Wahanariau - Banyak lomba yang biasanya diadakan di tempat kediaman setempat untuk memeringati Hari

BERITA LAINNYA
Minggu,08 September 2019 - 14:51:56 WIB

Ketua PWI Riau Jadi Ketua Tim Penilai KPU se-Riau

PEKANBARU - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau H Zulmansyah Sekedang SSos ditetapkan seba

Jumat,06 September 2019 - 13:54:04 WIB

Satgas Nasional Karhutla Dibentuk

PEKANBARU - Pusat bakal bentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Nasional Kebakaran Hutan dan Laha

Jumat,06 September 2019 - 13:47:05 WIB

Kamar Dagang Amerika Serikat Siap Kerjasama dengan Pemprov Riau

PEKANBARU - Kamar Dagang Amerika Serikat atau United States Chamber of Commerce (USCC) siap mel

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI