• Follow Us On : 

BPKAD Diminta Segera Wujudkan Transparansi Informasi Aset Pemprov Riau


Redaksi | Selasa,09 Juli 2019 - 17:30:29 WIB
Dibaca: 160 kali 
BPKAD Diminta Segera Wujudkan Transparansi Informasi Aset Pemprov Riau Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Zufra Irwan. [Foto : Media Center Riau]

PEKANBARU - Salah satu masalah menahun dan menjadi persoalan klasik di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau adalah persoalan aset yang banyak tidak terdata dengan baik. Sehingga amat banyak aset Pemprov Riau yang lost control bahkan disalahgunakan oleh oknum yang tidak berhak.

"Kami kira langkah dan tahapan yang sudah dimulai oleh Gubernur Riau sudah sangat tepat. Memang harus ada sikap tegas dari pimpinan daerah. Karena itu semangat ini harus diwujudkan secara teknis oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemprov Riau," kata Ketua Komisi Informasi Provinsi Riau, Zufra Irwan di Pekanbaru, Selasa (9/7/2019).

Menurut Ketua KI Riau, salah satu langkah penting yang semestinya dilakukan BPKAD adalah segera mewujudkan Transparansi Informasi Aset Daerah. "Baik aset bergerak maupun tidak, berupa tanah maupun rumah dinas dan jabatan, termasuk kendaraan. Harus tega tidak perlu ewuh pakewuh," sebut Zufra.

Ditegaskan Zufra, dalam upaya penertiban aset yang kita semua tahu sumber dananya adalah APBD, Pemprov Riau memang harus segera bersikap tegas.

"Sudah saatnya tidak lanjut penangan aset bagi yang tidak berhak ke kepolisian, bahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), publis saja secara terbuka kalau tidak bisa persuasif," tutur Zufra.

Dijelaskan Zufra, tidak saatnya lagi oknum- oknum main kucing-kucingan dengan aset pemerintah yang bukan jadi hak mereka. Karena itu, Ketua KI Riau sangat mengapresiasi langkah  cerdas dan strategis yang dilakukan oleh Kaban BPKAD Prov Riau yang saat ini tengah mempersiapkan program transparansi aset pemerintah.

"Program Riau Elektronik Sistem Aset Manajemen (RESAM) yang saat ini sedang dimatangkan oleh Kepala BPKAD Riau semestinya dapat dukungan oleh semua pihak untuk segera diwujudkan. Jika ini bisa dijalankan akan sangat luar biasa, transparansi aset.akan segera terwujud di Riau. Bahkan Riau akan bisa dicontoh oleh daerah lain," ujar Zufra.

Satu hal yang tak kalah penting, menurut Zufra, tidak hanya soal aset, transparansi insya allah akan menyelamatkan aparatur dari tindakan mal administrasi dan nepotisme.

"Yakinlah jika udah transparan, aparatur akan terhindar dari jerat hukum dan korupsi. Lebih dari itu jika pengelolaan aset ini udah transparan, akan membuat Pemprov Riau lebih baik dan dipercaya oleh rakyat. Kami dapat informasi Kaban BPKAD Riau akan membawa Program RESAM ini di seminar Diklat di Jakarta. Inilah langkah cerdas dan cemerlang untuk kebaikan daerah," tukas Zufra. (MCR/rat)

[Source : Media Center Riau]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,09 Maret 2018 - 14:07:29 WIB

Mobil Dinas Digadaikan, BPKAD Bengkalis Langung Bertindak

BENGKALIS – Terkait pemberitaan tentang tindakan penggadaian fasilitas negara oleh salah

Sabtu,10 Maret 2018 - 20:25:00 WIB

Kepala BPKAD Sebut Pelunasan Tunda Bayar Sesuai Regulasi

BENGKALIS – Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkalis, Aul

BERITA LAINNYA
Kamis,18 Juli 2019 - 15:22:28 WIB

Malaysia Leads Asia Pacific in Showing Returns from Digital Transformation Projects

MALAYSIA - 18 July 2019 - A study by Workday, a global leader in enterprise technology for finance a

Kamis,18 Juli 2019 - 15:17:14 WIB

POND'S Launches World's First AI-Powered Skin Diagnostic Chatbot

New Skin Advisor Live (SAL) bot integrates rich clinical research data with diagnosis technology to

Rabu,17 Juli 2019 - 15:12:37 WIB

DHL Partners With Teach For Uganda to Create Greater Employability Among Youth

* This marks the logistics group's first partnership in Africa with the Teach For All network *

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI