• Follow Us On : 

Waspada 5 Penyakit Terdampak Kabut Asap Mengintai Anda!


Redaksi | Kamis,19 September 2019 - 12:41:50 WIB
Dibaca: 11093 kali 
Waspada 5 Penyakit Terdampak Kabut Asap Mengintai Anda!

PEKANBARU - Kabut asap hasil dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memiliki partikel besar dan kecil. Partikel berukuran besar akan tertahan pada saluran pernafasan atas, sedangkan ukuran kecil akan masuk ke paru-paru dalam waktu cukup lama.

Demikian disampaikan Paramedis RS Tabrani, dr Susiana Tabrani, Kamis (19/9/2019). "Partikel dengan diameter di bawah 10 μm (PM10). PM10 diketahui dapat meningkatkan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung dan pernafasan," katanya.

Sementara kata dia, pada konsentrasi 140 μg/m3 dapat menurunkan fungsi paru-paru pada anak-anak, sementara pada konsentrasi 350 μg/m3 dapat memperparah kondisi penderita bronkhitis.

"Ada sejumlah penyakit yang mengintai akibat paparan kabut asap karhutla berdasarkan Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan. Pertama adalah Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)," kata Susiana.

Walau penyebabnya adalah virus, lanjutnya, paparan kabut asap yang intens dapat melemahkan kemampuan paru dan saluran pernapasan untuk melawan infeksi. Sehingga meningkatkan risiko seseorang terkena ISPA, terutama anak-anak dan lansia.

Kedua adalah Asma. Salah satu penyebab asma ialah buruknya kualitas udara. Kabut asap akibat karhutla membawa partikel berukuran kecil yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu sistem pernapasan. Partikel itu dapat membuat asma muncul atau bertambah parah.

Ketiga adalah Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) PPOK merupakan penyakit radang paru, salah satu jenisnya ialah bronkitis. Kabut asap dapat memperburuk kinerja paru-paru dan dalam jangka panjang dapat memunculkan PPOK.

Keempat adalah Penyakit jantung. Kabut asap mengandung partikel mini yang dikenal dengan PM2,5. Saking kecilnya, partikel ini bisa masuk ke saluran pernapasan. Jika terus-terusan terpapar, penelitian menunjukkan seseorang dapat mengembangkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Penyakit ke-lima adalah iritasi. Tak perlu waktu lama, paparan kabut asap dapat berpengaruh langsung dan menyebabkan iritasi pada mata, tenggorokan, hidung. Termasuk memicu timbulnya sakit kepala hingga alergi. Iritasi ditandai dengan kemerahan, gatal, kering, hingga radang. (rhc/rhc)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Minggu,12 Maret 2017 - 17:26:18 WIB

Waspadai Fenomena PSK Kalangan ABG di Pekanbaru, 3 Hal Berikut Ini Diduga Jadi Pemicunya

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Warga Kota Pekanbaru Provinsi Riau dibuat kaget, setelah Direktorat Resers

Rabu,09 November 2016 - 11:35:37 WIB

Nyaris Dijambret, Masyarakat Duri Diminta Waspada

BENGKALIS (WR) - Bagi seluruh masyarakat Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Duri agar lebih berhat

Kamis,16 Februari 2017 - 17:49:40 WIB

Waspada!! Maling Ojol Gentayangan di Bengkalis

  BENGKALIS (WAHANARIAU) -- Para petani karet di Bengkalis mulai bernafas lega, sejak sebulan t

Minggu,26 Februari 2017 - 00:17:55 WIB

Waspada, Enam Daerah di Riau Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

PEKANBARU (WAHANARIAU) -- Bagi masyarakat di enam kabupaten/kota Se-Provinsi Riau saat berada di lua

Sabtu,04 Maret 2017 - 15:40:39 WIB

Bupati dan Wabup Kuansing Imbau Warga Tetap Waspada Banjir dan Tanah LongsorĀ 

TELUK KUANTAN (WAHANARIAU) -- Meskipun banjir yang merendam ratusan rumah masyarakat, terjadi sejak

Jumat,10 Oktober 2014 - 09:53:04 WIB

Waspada Peredaran Uang Palsu!

PEKANBARU - Warga Pekanbaru dan sekitarnya mesti mewaspadai peredaran uang palsu. Pasalnya 

BERITA LAINNYA
Senin,20 Januari 2020 - 21:06:13 WIB

Future-ready with 5G: Speed for Consumers, Innovation for Advertisers in South East Asia

New Verizon Media study finds excitement spreading for 5G in the region Consumers looking forward

Senin,20 Januari 2020 - 20:59:05 WIB

Angola Shadow State Executives Imperil Privatisation Agenda

Specialist risk intelligence firm EXX Africa publishes a new report looking into the background of t

Jumat,17 Januari 2020 - 20:55:19 WIB

China Dongxiang Announces Operational Results for Q3 and the First Nine Months of FY2019/20

Accumulated Retail Performance Recorded Sustained Growth Implementation of Direct-franchise Operatio

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI