• Follow Us On : 

Pemkab Siak Temui Calon Investor, Limbah Sawit di Siak Bakal Jadi Sumber Bioenergi


Ingatan | Kamis,27 April 2017 - 14:58:04 WIB
Dibaca: 1630 kali 
Pemkab Siak Temui Calon Investor, Limbah Sawit di Siak Bakal Jadi Sumber Bioenergi Wakil Bupati Siak H. Alfedri saat memimpin pertemuan dengan calon investor dari Taiwan dan Malaysia, di ruang rapat Pucuk Rebung, (25/4/17) lalu.

SIAK - Limbah sawit yang biasanya dibuang begitu saja karena dinilai tidak berguna, saat ini sudah dapat diolah untuk dijadikan sumber energi baru jenis bioenergi.

"Keberadaan limbah cair sisa produksi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Siak, berpotensi merusak lingkungan sekitar areal perusahaan apabila tidak tertangani dengan baik. Namun sebaliknya, apabila sisa limbah tersebut dapat ditingkatkan nilai gunanya menjadi bioenergi, dapat mendatangkan keuntungan yang tidak sedikit dan berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah, " ujar Wakil Bupati Siak H. Alfedri saat memimpin pertemuan dengan calon investor dari Taiwan dan Malaysia, di ruang rapat Pucuk Rebung, (25/4/17) lalu.

Saat ini di Kabupaten Siak ada 23 PKS (Pabrik Kelapa Sawit) yang tersebar di 14 kecamatan, 15 di antaranya berpotensi menghasilkan limbah yang dapat diolah menjadi biodiesel. Untuk itu sebut Alfedri., Pemkab mendukung perusahaan daerah dan OPD terkait untuk memaksimalkan peluang bisnis ini, di antaranya melalui persiapan areal KITB sebagai persiapan lahan pembangunan pabrik.

“Untuk urusan power plan, Pemkab akan berkerjasama dengan Bumi Siak Pusako (BSP) untuk menjamin ketersediaan pasokan gas bagi pabrik yang beroperasi di KITB nantinya,” jelasnya.

PT. Bosowa Indonesia sebagai mitra kerja Pemkab Siak dalam mengembangkan KITB, mempertemukan Pemkab dan calon investor dua negara itu, dengan harapan potensi limbah B3 di Kabupaten Siak dapat tergarap dengan baik sebagaimana di negara tetangga.

“Saat ini calon investor juga sudah membangun pabrik yang sama di kawasan Sinai Johor Malaysia. Mereka mengambangkan limbah sawit menjadi biodiesel, pupuk dan sabun,” sebut Salman, perwakilan manajemen Bosowa Group untuk KITB.

Untuk itu Salman berharap, jaminan pasokan bahan baku dari 15 PKS yang ada dikabupaten siak menjadi daya tarik bagi calon investor untuk berinvestasi.

“Kalaupun tidak, pasokan tetap bisa kita ambil dari Pelalawan dan Kampar,” ujar Salman.

Sementara itu Chang Chihyue calon investor asal Taiwan mengatakan, untuk mendirikan pabrik pengolahan limbah sawit dibutuhkan 4.000 ton limbah B3 per tahun. Bahkan jika pasokan bahan baku terpenuhi, pihaknya dapat mengembangkan sektor usaha lain seperti pemanfaatan cangkang sawit.

“Lahan yang dibutuhkan untuk pendirian pabrik berkisar antara 8 - 10 Hektar. Untuk proses pembangunan infrastruktur pabrik hanya butuh waktu 10 bulan saja,” sebut Chang.

Namun sebagai calon investor,  kondisi akses jalan menuju kepelabuhan TJ Buton yang memprihatinkan tak luput dari perhatiannya.

Kekhawatiran Chang langsung dijawab Wabup Alfedri. Menurut dia akses jalan menuju KITB sejauh 163 Km tersebut merupakan aset milik nasional, dan sudah diusulkan perbaikannya untuk pengerjaan tahun anggaran 2018.*** (halloriau)


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Selasa,06 Maret 2018

Maksimalkan Pencegahan Karhutla, Pemkab Bengkalis Gelar Rakor

BENGKALIS - Sebagai upaya memaksimalkan pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan la

Rabu,06 Juni 2018

Pemkab Inhil, Polres Serta Kodim Persiapkan Kedatangan Kapolda Riau Dan Danrem 031/Wirabima

  Tembilahan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), Polres Kabupaten Inh

Senin,10 April 2017

Wujudkan Keluarga Sakinah, Pemkab Bengkalis Adakan Pelatihan

BENGKALIS – Bupati Bengkalis diwakili Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan, Umi Kalsum, membuk

Senin,13 Maret 2017

Dari APBD Kabupaten Inhil, Pemkab Alokasikan Rp. 23,4 Milyar Dana Bantuan Bagi Madrasah Dan Ponpes

Tembilahan - Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indragiri H

Minggu,08 Januari 2017

Ini Nama - nama Pejabat Eselon II Pemkab Meranti yang Telah Dilantik

SELATPANJANG (WAHANRIAU) - Memasuki tahun 2017, di Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, telah diberlaku

Selasa,13 Juni 2017

Pemkab Inhil Raih WTP BPK Riau, Ketua DPRD Inhil Nyatakan Ada Peningkatan Kinerja

TEMBILAHAN - Prestasi gemilang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) mendapatkan opi

BERITA LAINNYA
Jumat,26 Februari 2021

Hong Kong Productivity Council Theme of the Year 2021: Make Smart Smarter

Smarter Era of Intelligent Manufacturing Launch Ceremony Witnesses New Milestone for Reindustrial

Jumat,26 Februari 2021

Vivocom Group Game Changer - Multi-Billion Sand Project Secured

Initial contract worth RM3.79 billion for three years spires to be a major industry player 'w

Jumat,26 Februari 2021

Green Future for The Self-Storage Industry: Extra Space Asia Goes The Extra Mile for Clean Energy with LYS Energy Group

Together with LYS Energy Group, Extra Space Asia advances its solar energy initiatives with two extr

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI