JAKARTA (Wahanariau) - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menyebutkan bahwa penyidik KPK Novel Baswedan memang sempat maju untuk menjadi Direktur Pengawas Internal di lembaga anti rasuah tersebut.
Namun, pimpinan KPK yang memunyai hak veto akhirnya memutuskan Novel tidak cocok untuk posisi tersebut.
"Karena nalurinya memang di penyelidikan dia, nalurinya di situ," kata Saut dalam program acara Aiman, yang ditayangkan Kompas TV, Senin (28/8/2017).
Menurut Saut, kalau Novel ditempatkan di pengawasan, hanya akan mengawasi orang di internal KPK saja. Hal itu dinilai tidak akan efisien dengan kemampuan Novel.
Saut menilai, kalaupun menjadi direktur di KPK, Novel lebih cocok menjadi direktur penyidikan.
"Kalau menurut saya dia lebih cocok sebenarnya direktur penyidikan sebenarnya," ujar Saut.
