• Follow Us On : 

Meluas Seperti Lapangan Bola

PT Bukara Dumai Tumpuk Limbah Produksi Bleaching Earth


Redaksi | Rabu,20 November 2019 - 21:14:38 WIB
Dibaca: 2714 kali 
PT Bukara Dumai Tumpuk Limbah Produksi Bleaching Earth Tumpukan limbah produksi bleaching eart PT Bukara Dumai yang sudah meluas seperti lapangan bola.

DUMAI - PT Bumi Karyatama Raharja (Bukara) Dumai salah satu perusahaan beroperasi di Kawasan Industri Dumai (KID) di Keluarahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, diduga lakukan penumpukan limbah padat tanpa izin.

Limbah produksi bleaching earth sebagai bahan penjernih Crude Palm Oil (CPO) di PT Bukara Dumai disebut-sebut mengandung Bentenit, Kapur Tohor, dan Asam Sulfat.

Tumpukan limbah padat yang menyerupai tanah kuning tersebut ditumpuk di kawasan operasi perusahaan. Terlihat tumpukan tersebut meluas seperti lapangan bola.

PT Bukara Dumai tak memiliki hak seenaknya membuang maupun menumpuk sisa produksi atau limbah padat berwarna kuning tersebur di sembarang tempat. Sedangkan sampah rumah tangga saja tidak bisa dibuang maupun ditumpuk di sembarang tempat.

Sementara itu, Manager Operasional PT Bukara Dumai, Syahruna Badrun ketika dikonfirmasi lebih memilih bungkam dan terkesan lepas tangan terkait tumpukan limbah tersebut.

Sudah beberapa kali dicoba untuk konfirmasi ke pihak manajemen PT Bukara Dumai melalui pesan singkat WhatsApp, diantaranya Jhonny dan Muzakir Sidik, mereka lebih memilih diam dan memblokir pesan masuk.

Terpisah HRD PT Bukara Dumai, Desi Anggraini saat dikonfirmasi membenarkan telah menumpuk limbah padat tersebut di area operasi PT Bukara Dumai. Desi mengatakan bahwa belum ada upaya pemindahan limbah tersebut ke tempat penampungan dan masih ditumpuk di area perusahaan. "Kita belum ada pindahin ke penampungan pak, masih dalam wilayah Bukara juga," katanya beberapa waktu lalu.

Lamanya limbah tersebut ditumpuk di wilayah operasional perusahaan, dan mengenai izin pengelolaan limbah yang ditumpuk, Desi Anggraini tak dapat menjawab secara pasti. "Kalo soal ini nanti kita tanyakan ke management dulu ya pak kita mau jawab apa. Nanti kita bicarakan lagi ya pak soal izinnya, soalnya ini kan tidak dibuang keluar pak," tutupnya.

Hingga berita ini terbit, Desi Anggraini tak kunjung memberikan informasi terkait limbah yang ditumpuk di kawasan operasional PT Bukara Dumai.

Menurut informasi yang didapat, PT Bukara Dumai tidak memiliki izin dalam melakukan operasional. Dalam produksi, bahan dasarnya adalah tanah liat kering (Bentonite) asal India dicampur Asam Sulfat (H2SO4) yang dimasak (Steam) selama 12 jam lalu dicuci (Washing) dengan air yang diendapkan.

Setelah itu, dilakukan pemisahan bahan produksi bleaching earth dan air yang dicampur dengan kapur tohor, selanjurnya dipress hingga menjadi limbah padat bewarna kuning. Kemudian limbah tersebut ditumpuk di area perusahaan dan dibiarkan tanpa pengelolaan yang baik dan benar.

Data tambahan, perusahaan harus mengelola limbah sesuai dengan undang-undang yang berlaku diantaranya, Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1999 Juncto Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

Kemudian Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 18 Tahun 2009 tentang Tata Cara Perizinan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, dan Keputusan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Nomor KEP-03/BAPEDAL/09/1995 tentang Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.***


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Rabu,09 Mei 2018

Peserta SBMPTN Bakal Ikuti Ujian Tertulis Berbasis Cetak

PEKANBARU - Setelah melakukan pendaftaran melalui daring atau online di laman http://pendaftaran.sbm

Selasa,05 Mei 2020

Kapolri Ganti Kepala BNPT, Ombudsman : Tidak Ada yang Salah

JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Aziz menugaskan Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar untuk menjadi Kep

Rabu,22 Januari 2020

Dugaan Pencemaran Lingkungan, Pelindo Dumai Bakal Panggil Managemen PT EDI

DUMAI - General Manager Pelindo I Cabang Dumai Jonedi Ramli akan memanggil managemen PT Eka Dura Ind

Rabu,28 Agustus 2019

PT Pertamina Patra Niaga Santuni Tiga Panti Asuhan di Dumai

DUMAI - Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, PT Pertamina Patra Niaga

Kamis,09 November 2017

PT SDS Bersama Jamaah Laksanakan Gotong Royong Semenisasi Areal Parkir Masjid Al-'Ala

DUMAI - PT Sari Dumai Sejati bersama jamaah masjid laksanakan gotong royong semenisasi halaman masji

Sabtu,31 Maret 2018

Ribka Tjiptaning Tantang Menkes Nila F Moeloek Makan Parasit Cacing di Makarel

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning menantang Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indon

BERITA LAINNYA
Senin,10 Agustus 2020

BPNB Sumbar Gelar Lomba Kesejarahan dari Rumah

PADANG - Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) di bawah naungan Direk

Selasa,28 Juli 2020

Amazon Singapore and National Volunteer & Philanthropy Centre Launch Wishlist Initiative to Deliver Smiles and Support Communities in Need this National Day

Amazon invites the public to support local charities Blessings in a Bag, Children’s Wishing We

Selasa,28 Juli 2020

Poly Leads Industry with the Most Microsoft Teams Certified Headsets Available

The choice is now yours - Poly offers 2X more Microsoft Teams certified headsets and personal speake

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI