• Follow Us On : 

Al Huda Syiar Islam dari Tanah Rencong


Redaksi | Rabu,22 Januari 2020 - 17:16:55 WIB
Dibaca: 619 kali 
Al Huda Syiar Islam dari Tanah Rencong Beberapa personal grup nasyid Al Huda. (Dok. Istimewa)

ACEH - Suasana keislaman yang kuat di Aceh melahirkan banyak pegiat nasyid, sehingga karya nasyid mudah memperoleh apresiasi dari masyarakatnya.

Al Huda, salah satu grup nasyid dari Tanah Rencong ini menggubah kembali lagu Saleum Pembukaan, videonya dirilis pada hari Senin 20 Januari 2020 di kanal YouTube Aceh Jampu 2 Pro - AlghazaliFahmy. 

"Lagu pembukaan yang biasa ditampilkan pada sebuah acara adalah lagu Salam Pembukaan, atau lagu Assalamualaikum, merupakan lagu doa untuk orang yang mengundang dan para kerabat sanak saudara." kata Fahmi, Pendiri grup nasyid Al Huda, saat diwawancarai melalui akun Whatsapp nya. Rabu (22/1/2020).

Dengan kata-kata pembukaan yang menarik dapat membuat siapa saja yang mendengarkannya menjadi tertarik. Jika salam pembukaan dengan kata penyampaian yang kurang tepat, bisa saja membuat pendengarnya jenuh dan tidak mau memperhatikan.

"Maka dari itu, kami patut menyusun lebih detail dan sesuai alur nada yang akan kami lantunkan. Kami menggunakan bahasa Aceh, bahasa daerah kami dalam lantunan Saleum Pembuka. Kedepannya, kami juga ingin mengemasnya dalam beberapa bahasa lainnya,” kata Fahmi.

Seperti yang dikatakan Fahmi, grup nasyid Al Huda didirikan pada tahun 2018, berasal dari Kelurahan Meunasah Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Saat ini Al Huda memiliki 4 orang personal; Fahmi, Sabri, Rusdi, dan Rachmat.

“Awal berdirinya karena setiap ada acara, grup Zikir sudah jadi adat untuk ditampilkan masyarakat Aceh, namun grub Zikir tersebut sudah lama ada. Tanpa sengaja saya mendirikan Al Huda, nama yang kami sepakati bersama, hingga mendapat dukungan dari orang-orang sekitar, maka berlanjutlah,” kata Fahmi.

Fahmi juga mengatakan, dengan adanya Al Huda semoga jadi media untuk syiar bagi generasimuda Indonesia, dan generasi masa depan. "Kami pencinta selawat, maka kami senang saja melantunkannya, karena sudah hobi kami juga. Sebelumnya kami juga telah merilis lagu Dinuna Ya na Sunur." katanya.

Menurut Fahmi, Filosofi Al Huda, berupa nama singkatan dari dayah, tempat didikan saat ini, Bustanul Huda, yang artinya kebun surga. "Pada dasarnya sempat bingung menamai sebuah grup, dari nama itulah dipersingkatkan, dan nama dayah tempat berdidik tidak terlewatkan. Kami juga ingin membawa nama dayah kami dimanapun kami tampil berselawat.” ungkapnya.

“Saat ini kami selalu rajin berlatih, dalam beberapa hari sekali. Untuk melatih vokal kami masing-masing, agar lebih maksimal, dan memuaskan saat tampil. Kami ingin terus mengembangkan syair-syair islami, dan selawat yang bermanfaat untuk semua orang,” kata Fahmi.***

[Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli]


Akses Wahanariau.com Via Mobile m.Wahanariau.com
Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : 085271472010
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Wahanariau.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
Jumat,18 Agustus 2017 - 16:28:06 WIB

Penelitian: Perempuan Lebih Rentan Biseksual Dibanding Pria

JAKARTA (Wahanariau) -- Seksualitas perempuan lebih adaptif daripada pria. Mereka lebih cenderung me

Selasa,21 Maret 2017 - 17:13:29 WIB
Wisata Paling Mahal di Dunia

Wisata ke Lokasi Kapal Titanic Tenggelam Naik Kapal Selam, Mau...?

TRAVEL - Mungkin ini paket wisata paling mahal di dunia. Seharga 86.000 Poundsterling atau setara Rp

Rabu,07 Agustus 2019 - 15:04:41 WIB

Bang Jali Record Angkat Dangdut Klasik Era 70-an di Lagu Rekonsiliasi Hati

PADANG – Keberadaan musik dangdut selalu mengisi musim sepanjang tahun, aliran musik yang berk

Rabu,28 November 2018 - 04:55:13 WIB

Gisella Anastasia Jual Mobil Usai Gugat Cerai Gading Marten

JAKARTA - Keputusan Gisella Anastasia untuk bercerai dari Gading Marten tampaknya sudah bulat. Setel

Senin,12 Maret 2018 - 13:03:15 WIB
Ada Dimana Naskah Supersemar...?

Misteri...! Supersemar Versi Jenderal M Jusuf & Debat Panas Pembubaran PKI

JAKARTA - Surat Perintah Sebelas Maret adalah titik awal kejatuhan Presiden Soekarno. Supersemar, be

Rabu,20 Mei 2020 - 17:25:28 WIB

Lagu Bripda Rauzy Iranda Polisi Asal Aceh Dilirik Netizen

PADANG – Di tengah rutinitas pekerjaannya di Kepolisian Negara Republik Indonesia, Brigadir Po

BERITA LAINNYA
Kamis,28 Mei 2020 - 14:47:30 WIB

Usia Remaja Rawan Terpapar Penyalahgunaan Narkoba

BANDUNG - Setiap orang tua pasti menghendaki anaknya lahir, tumbuh dan berkembang di lingkungan yang

Sabtu,23 Mei 2020 - 20:29:11 WIB

Ditengah Wabah Covid-19, Keluarga Besar IKMR Dumai Ajak Warga Sambut Idul Fitri dengan Bahagia

DUMAI - Ketua Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Kota Dumai Amrizal SH mengajak warganya untuk menya

Rabu,20 Mei 2020 - 18:03:19 WIB

Kompolnas Jelaskan Aturan Penggunaan Senjata Api Oleh Aparat

BANDUNG - Menanggapi beberapa kasus terkait dengan penggunaan senjata api oleh aparat, di media sosi

BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER
IKUTI BERITA KAMI